Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Remaja Sehat: Pencegahan Pergaulan Bebas dan HIV/AIDS di SMP Naena Muktipura Tuasela, Antje; Akbar, Muhammad; Tandidatu, Yosmiyanti; Fatimah, Wanya Sahdina; Rani, Rani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3425

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya pergaulan bebas dan penularan HIV/AIDS di SMP Naena Muktipura. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan sesi tanya jawab yang melibatkan 34 siswa, guru, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Limau Asri SP 5. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pergaulan sehat serta risiko penularan HIV/AIDS. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa agar lebih terbuka dalam berdiskusi terkait isu kesehatan reproduksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi secara langsung mampu meningkatkan pemahaman remaja serta menumbuhkan sikap preventif dalam menjaga kesehatan diri.
Revitalisasi Halte Kampung Naena Muktipura Melalui Kegiatan Pengecatan Sebagai Upaya Penguatan Fungsi Ruang Publik Tuasela, Antje; Jamaluddin, Muh Al-Azhar; Kurniawan, Nur Hikmah; Permatasari, Nurindah; Ilham, Nur Amaliya Atika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3771

Abstract

Fasilitas publik yang tidak terawat cenderung kehilangan fungsi sosialnya dan ditinggalkan oleh masyarakat. Salah satu contoh kondisi tersebut ditemukan pada halte di Kampung Naena Muktipura yang mengalami cat pudar, vandalisme, serta bangku berkarat sehingga jarang digunakan warga. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merevitalisasi halte melalui pembersihan, pengamplasan, dan pengecatan ulang dengan pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, kolaborasi mahasiswa–masyarakat, serta experiential learning. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan pada aspek fisik dan sosial: halte menjadi bersih, rapi, dan kembali dimanfaatkan warga hanya beberapa jam setelah pengecatan selesai. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi sederhana dengan biaya relatif kecil dapat menghidupkan kembali fungsi ruang publik serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat.