Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Budaya Membaca Melalui Literacy Cloud Afip Miftahul Basar
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol 5, No 1 (2022): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v5i1.10530

Abstract

The current era of globalization affects various sectors of life which are massively marked by the use of technology. As a result of globalization, many individuals who are capable of knowledge and insight are born, and produce individuals with the term digital native, namely where the internet is an integral part of the lives of generations living in the digital era. Within the setting of instruction, the advancement of innovation and the web ought to have had a positive affect on the learning handle as well as from the viewpoint of educator proficient development. Conditions at SDN 1 Karawang Wetan, SDN 1 Palubonsari, and SDIT MTA Karawang, where the culture of reading or digital-based literacy needs to be improved. The solution to overcome these problems is the reading movement program through the Literate School Ecosystem program, which is defined as a movement to motivate, mobilize, and cultivate reading digitally, which is carried out with a participatory persuasive approach. The method used is descriptive qualitative with data sources in the form of interviews, literature review, field notes and observations. This activity consists of three treatments in the form of training, assistance with digital information retrieval strategies, and application of fun reading to children. This activity program has succeeded in increasing digital literacy, where the evaluation results show teachers are able to search for digital information, and apply fun reading to students.
Problematika Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 : (Studi Kasus di SMPIT Nurul Fajri – Cikarang Barat – Bekasi) Afip Miftahul Basar
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.706 KB) | DOI: 10.51276/edu.v2i1.112

Abstract

Abstract: The learning process in schools during the Covid-19 pandemic had many problems to face. The Covid-19 pandemic that has hit the world, including Indonesia, requires taking a stand in preventing wider transmission, including the education sector. In this regard, the Ministry of Education and Culture has taken a firm stance through several circular letters relating to education policies in the emergency period of the spread of Covid-19. This paper examines the implementation of education policies during the Covid-19 pandemic related to distance learning policies. The distance learning process is a solution that is not yet optimal in its implementation. There are things that must be considered in this distance learning, among others, the quality of teacher resources must be improved, both in terms of content and methodology as well as in terms of the use of information technology. In addition, students are also less active in participating in this distance learning, both due to an unstable internet network and in terms of providing a limited internet quota. The purpose of writing this article is to study and understand the problems in learning activities during a pandemic, namely distance learning so that students can participate actively and interestingly. This study used a qualitative and observative approach. The results of this study prove that distance learning (PJJ) during the Covid-19 pandemic caused various responses and changes to the learning system that could affect the learning process and the level of development of students in responding to the material presented. Abstrak: Proses pembelajaran di sekolah pada masa pandemi Covid-19 mempunyai banyak permasalahan yang dihadapi. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia mengharuskan mengambil sikap dalam mencegah penularan yang lebih luas, termasuk sektor pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil sikap tegas melalui beberapa surat edaran berkaitan tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Tulisan ini mengkaji pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berkaitan dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran jarak jauh merupakan solusi yang dalam pelaksanaannya belum optimal secara keseluruhan. Ada hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran jarak jauh ini antara lain sumber daya guru harus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi konten maupun metodologi juga dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, peserta didik juga kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh ini, baik itu disebabkan jaringan internet yang kurang stabil maupun dari segi penyediaan kuota internet yang terbatas. Tujuan penulisan artikel ini untuk mempelajari dan memahami permasalahan dalam kegiatan pemebelajaran di masa pandemi yakni pembelajaran jarak jauh agar peserta didik bisa mengikutinya dengan aktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan observatif. Hasil kajian ini membuktikan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan pada sistem belajar yang dapat mempengaruhi proses pemebelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespon materi yang disampaikan.
Pentingnya Pembelajaran PAI Berbasis e-Learning Di Masa Pandemi Covid-19 Afip Miftahul Basar
The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization Vol 4 No 02 (2020): Islam Nusantara Dan Ulama Perempuan
Publisher : INC- Islam Nusantara Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4364.183 KB) | DOI: 10.51925/inc.v4i02.28

Abstract

أبستراك ڤيمبيلاجاران ڤ أ إي دي سيكولاه ڤادا ماسا ڤانديمي چوفيد-١٩ ممڤوۑاهي باۑاك ڤيرماسالاهان ياڠ ديهاداڤي. ڤادا سأت دونييا ڤنديديكان ديهاداڤكان ديڠان ڤانديمي, هال إيني ميماكسا ڤيمبيلاجاران هاروس ديلاكوكان سيچارا داريڠ (دالام جاريڠان). أدا هال ياڠ هاروس ديڤيرهاتيكان دالام ڤيمبيلاجاران داريڠ إيني أنتارا لإين سومبر دايا ڬورو ڤ أ إي هاروس ديتيڠكاتكان كواليتاسۑا, بإيك داري سيڬي كونتين مأوڤون ميتودولوڬي جوڬا دالم هال ڤيمانفأتان تيكنولوڬي إينفورماسي. سيلإين إيتو, ڤيسيرتا ديديك جوڬا كوراڠ أكتيف دالام ميڠيكوتي ڤيمبيلاجاران داريڠ إيني, بإيك إيتو ديسيبابكان جاريڠان إينتيرنيت ياڠ كوراڠ ستابيل مأوڤون داري سيڬي ڤيۑيديأن كوووتا إينتيرنيت ياڠ تيرباتاس. توجووان ڤنوليسان أرتيكل إيني أونتوك ممڤلاجاري دان ميماهامي ڤيڠڬونأن ميدييا داريڠ دالام كڬيياتان ڤيمبيلاجاران ڤ أ إي دي ماسا ڤانديمي يكني ڤيمبيلاجاران بيرباسيس أي-ليأرنيڠ أڬار ڤيسيرتا ديديك بيسا ميڠيكوتي ڤيمبيلاجاران داريڠ إيني ديڠان أكتيف دان ميناريك. ڤينيليتييان إيني ميڠڬوناكان ڤينديكاتان كوواليتاتيف دان أوبسيرفاتيف. هاصيل كاجييان إيني ميمبوكتيكان بهوا ڤيمبيلاجاران داريڠ (دالام جاريڠان) ديڠان ميڠڬوناكان ڤيمبيلاجاران بيرباسيس أي-ليأرنيڠ دي ماسا ڤانديمي چوفيد-١٩ إيني مينيمبولكان بيرباڬاي تاڠڬاڤان دان ڤيروباهان ڤادا سيستيم بيلاجار ياڠ داڤات ميمڤيڠاروهي ڤروسيس ڤيمبيلاجاران سيرتا تيڠكات ڤيركيمباڠان ڤيسيرتا ديديك دالام ميريسڤون ماتيري ياڠ ديسامڤيكان. Abstrak Pembelajaran PAI di sekolah pada masa pandemi Covid-19 mempunyai banyak permasalahan yang dihadapi. Pada saat dunia pendidikan dihadapkan dengan pandemi, hal ini memaksa pembelajaran harus dilakukan secara daring (dalam jaringan). Ada hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran daring ini antara lain sumber daya guru PAI harus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi konten maupun metodologi juga dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, peserta didik juga kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran daring ini, baik itu disebabkan jaringan internet yang kurang stabil maupun dari segi penyediaan kuota internet yang terbatas. Tujuan penulisan artikel ini untuk mempelajari dan memahami penggunaan media daring dalam kegiatan pembelajaran PAI di masa pandemi yakni pembelajaran berbasis E-Learning agar peserta didik bisa mengikuti pembelajaran daring ini dengan aktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan observatif. Hasil kajian ini membuktikan bahwa pembelajaran daring (dalam jaringan) dengan menggunakan pembelajaran berbasis E-Learning di masa pandemi covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan pada sistem belajar yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespon materi yang disampaikan. Abstract PAI learning in schools during the Covid-19 pandemic had many problems to face. At a time when the world of education is faced with a pandemic, this forces learning to be done online (online). There are things that must be considered in this online learning, among others, the quality of PAI teacher resources must be improved, both in terms of content and methodology as well as in the use of information technology. In addition, students are also less active in participating in online learning, either due to an unstable internet network or in terms of providing a limited internet quota. The purpose of writing this article is to study and understand the use of online media in PAI learning activities during a pandemic, namely E-Learning-based learning so that students can participate in online learning actively and attractively. This study used a qualitative and observative approach. The results of this study prove that online learning (online) using E-Learning-based learning during the Covid-19 pandemic has caused various responses and changes to the learning system that can affect the learning process and the level of development of students in responding to the material presented.
Strategy for Strengthening Religious Moderation in Vocational Higher Education through Project-Based Learning Basar, Afip Miftahul; Saepulmilah, Ceceng
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v7i1.3834

Abstract

Strengthening religious moderation is a strategic priority in Indonesian higher education, including vocational institutions that emphasize practical and workforce-oriented learning. However, the integration of religious moderation in vocational education is often limited to normative approaches and lacks effective pedagogical implementation. This study aims to examine the effectiveness of Project-Based Learning (PBL) in strengthening students’ religious moderation attitudes in vocational higher education. This study employed a mixed-methods approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design using a sequential explanatory strategy. The participants were 59 second-semester students from the D3 Electrical Engineering and Installation program. Quantitative data were collected using a religious moderation attitude scale and analyzed through paired-samples t-tests and ANCOVA. Qualitative data were obtained from reflective journals, semi-structured interviews, and classroom observations, and analyzed thematically. The results indicate that students who participated in PBL-based Islamic Religious Education showed a statistically significant improvement in religious moderation attitudes compared to those who received conventional lecture-based instruction. Qualitative findings reveal that collaborative project work, exposure to diverse perspectives, and structured reflection played key roles in facilitating the internalization of moderation values. These findings suggest that Project-Based Learning is an effective and contextually relevant pedagogical strategy for strengthening religious moderation in vocational higher education, with implications for curriculum design and instructional practice.
Integrasi Nilai Etika dan Keagamaan dalam Pendidikan Vokasi: Menjawab Tantangan Industri 4.0 Basar, Afip Miftahul; Saepulmilah, Ceceng
Journal of Nusantara Education Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v5i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, strategi implementasi, serta tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai etika dan keagamaan ke dalam pendidikan vokasi di era Industri 4.0, dengan studi kasus di Politeknik Industri Logam Morowali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 120 mahasiswa, 4 dosen pengampu mata kuliah keagamaan dan teknis, serta pengelola kurikulum atau pimpinan program studi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi sistematis terhadap proses pembelajaran dan pembinaan karakter, studi dokumentasi kurikulum dan silabus, serta survei terstruktur kepada mahasiswa dan dosen. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin konsistensi dan kredibilitas temuan. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan memperkuat temuan dari berbagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika dan keagamaan merupakan kebutuhan strategis dalam membentuk lulusan pendidikan vokasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat dan kesiapan menghadapi dilema etis dalam konteks industri modern. Sebanyak 92% mahasiswa menyatakan bahwa nilai etika dan keagamaan penting bagi kesiapan profesional. Namun, implementasinya masih cenderung bersifat teoretis dan belum sepenuhnya terintegrasi secara kontekstual dengan kebutuhan industri. Strategi efektif yang teridentifikasi meliputi integrasi lintas mata kuliah, penguatan kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler, serta keteladanan dosen. Tantangan utama meliputi keterbatasan kerangka kurikulum, rendahnya kompetensi dosen dalam pedagogi berbasis nilai, pengaruh budaya digital, serta lemahnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.