M.A, Syofria Nisda
STAI YAPTIP Pasaman Barat Sumatera Barat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PRINSIP KETELADANAN DALAM PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT AL-QUR’AN Syofria Nisda M.A
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 1, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v12i1.1276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59. Dalam pendidikan keluarga, keteladanan sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia yang tak lepas dari fitrah manusia itu sendiri. Namun, pada dasarnya semua itu sudah di jelaskan Allah SWT dalam Alquran. Surat AlAhzab ayat 59 menjelaskan bagaimana prinsip keteladanan dalam keluarga dan tahap-tahap dalam keteladanan dalam pendidikan keluarga sekaligus peranan keteladanan dalam pelaksanaan pendidikan agama Islam. Metode penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan yaitu dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Allah SWT sudah menjelaskan konsep keteladanan dalam pendidikan keluarga yaitu prinsip keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59 yang menjelaskan peranan pemakaian jilbab yang disampaikan Rasululullah SAW kepada istri-istrinya, anak-anaknya dan ummat Islam yang dengan penyampaian pemakaian jilbab tersebut mengandung nilai-nilai keteladanan. Ummat Islam dituntut untuk selalu meneladani Rasullullah SAW yang rangkaian perilakunya mengandung nilai-nilai pendidikan. Tahap-tahap dalam pemberian keteladanan berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59, yaitu: dimulai dari sendiri, lingkungan keluarga, dan kaum muslimin (masyarakat). Peranan keteladanan dalam pelaksanaan ajaran Islam diantaranya sebagai metode dakwah dalam pelaksanaan ajaran Islam dengan berdasarkan Alquran. Kata Kunci : Keteladanan, Pendidikan Keluarga, Al-Ahzab
A PELATIHAN BACA TULIS AL-QURAN TERHADAP SANTRI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH (MDTA) AMANAH DI JORONG SIMPANG AMPEK NAGARI LINGKUANG AUA Syofria nisda M.A
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.454 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v2i2.1612

Abstract

Pengabdian Baca Tulis al-Qur’an ini didasarkan pada keinginan yang terdalam dari pengabdi bahwa pengabdi ingin mengaplikasikan keilmuan dalam hal mengajarkan membaca al-Qur’an yang baik bagi masyarakat terutama santri MDTA Amanah kejorongan Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat. target yang ingin dicapai dalam pengabdian ini adalah, ingin meningkatkan pengetahuan santi MDTA Amanah tentang bagaimana cara membaca al-Qur’an yang baik dan benar. Program yang ditawarkan pada pengabdian ini adalah metode praktis dalam membaca dan menulis al-Qur’an sehingga dengan metode ini seluruh santri bisa cepat membaca dan memahami ayat al-Quran yang mereka baca. dalam hal ini mereka dikelompokkan dari kategori sedang, rendah dan tinggi. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini adalah rata-rata 88, 2% dari santri yang mengikuti programini dinyatakan tuntas.
METODE PEMAHAMAN HADIS MODERNIS (Hadis Dalam Pemahaman Muhammad Al-Ghazali dan Yusuf Qardhawi) Syofria nisda
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/al fawatih.v3i1.5864

Abstract

Hadis merupakan sumber hukum kedua bagi ummat Islam setelah al-Qur’an, hadis dapat difahami dengan cara tekstual dan kontekstual, Penelitian ini didasarkan oleh berbagai macam bentuk persoalan dalam memahami sebuah hadis, dalam mengkaji sebuah hadis secara tekstual, dapat dilihat dari sisi lafalnya atau dari sisi kandungan hadis tersebut. Sedangkan secara kontekstual, dapat dilihat dari sisi sosio-historis hadis tersebut. Hal yang paling penting yang harus dimiliki oleh seorang pengkaji hadis adalah memahami tentang ilmu asbab al-wurud al-hadis. Di antara para pemikir kontemporer, Muhammad Al-Ghazali dan Yusuf Qardhawi telah memberikan penjelasan yang luas tentang bagaimana pemikirannya tentang hadis yang dikembangkan menjadi metode sistematis untuk menilai otentisitas hadis.
PRINSIP KETELADANAN DALAM PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT AL-QUR’AN M.A, Syofria Nisda
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v12i1.1276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59. Dalam pendidikan keluarga, keteladanan sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia yang tak lepas dari fitrah manusia itu sendiri. Namun, pada dasarnya semua itu sudah di jelaskan Allah SWT dalam Alquran. Surat AlAhzab ayat 59 menjelaskan bagaimana prinsip keteladanan dalam keluarga dan tahap-tahap dalam keteladanan dalam pendidikan keluarga sekaligus peranan keteladanan dalam pelaksanaan pendidikan agama Islam. Metode penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan yaitu dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Allah SWT sudah menjelaskan konsep keteladanan dalam pendidikan keluarga yaitu prinsip keteladanan dalam pendidikan keluarga berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59 yang menjelaskan peranan pemakaian jilbab yang disampaikan Rasululullah SAW kepada istri-istrinya, anak-anaknya dan ummat Islam yang dengan penyampaian pemakaian jilbab tersebut mengandung nilai-nilai keteladanan. Ummat Islam dituntut untuk selalu meneladani Rasullullah SAW yang rangkaian perilakunya mengandung nilai-nilai pendidikan. Tahap-tahap dalam pemberian keteladanan berdasarkan surat Al-Ahzab ayat 59, yaitu: dimulai dari sendiri, lingkungan keluarga, dan kaum muslimin (masyarakat). Peranan keteladanan dalam pelaksanaan ajaran Islam diantaranya sebagai metode dakwah dalam pelaksanaan ajaran Islam dengan berdasarkan Alquran. Kata Kunci : Keteladanan, Pendidikan Keluarga, Al-Ahzab