Wa Ode Nova Noviyanti Rachman
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Kunjungan Pasien ke Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Haspianti; Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.36

Abstract

Data Puskesmas Rate-Rate menunjukkan jumlah kunjungan ke Posbindu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Rate-Rate semakin menurun yaitu 127 orang (0.75%) dari kunjungan sebelumnya yaitu 340 (1.43%). jika dibandikan dengan kunjukan Posbindu Tababu 471 orang, menurun yaitu 1.52 % dari kunjungan sebelumnya yaitu 652 (2.43%). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan pasien ke pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular pada Kelurahan Rate Rate, Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 1.580 orang, dengan sampel adalah 94 orang. Analisis statistik hasil yang digunakan adalah uji chi square dan phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang pengetahuan pasien (φ = 0,499), sikap (φ = 0,483), dukungan keluarga (φ = 0,340) dan ada hubungan kuat antara peran petugas kesehatan (φ = 0,622) dengan rendahnya kunjungan pasien. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan rendahnya kinjungan pasien di Kelurahan Rate-Rate Kabupaten Kolaka Timur.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Rendahnya Kunjungan Pasien ke Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Haspianti; Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i2.36

Abstract

Data Puskesmas Rate-Rate menunjukkan jumlah kunjungan ke Posbindu penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Rate-Rate semakin menurun yaitu 127 orang (0.75%) dari kunjungan sebelumnya yaitu 340 (1.43%). jika dibandikan dengan kunjukan Posbindu Tababu 471 orang, menurun yaitu 1.52 % dari kunjungan sebelumnya yaitu 652 (2.43%). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan pasien ke pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular pada Kelurahan Rate Rate, Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 1.580 orang, dengan sampel adalah 94 orang. Analisis statistik hasil yang digunakan adalah uji chi square dan phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sedang pengetahuan pasien (φ = 0,499), sikap (φ = 0,483), dukungan keluarga (φ = 0,340) dan ada hubungan kuat antara peran petugas kesehatan (φ = 0,622) dengan rendahnya kunjungan pasien. Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan dengan rendahnya kinjungan pasien di Kelurahan Rate-Rate Kabupaten Kolaka Timur.
Pengaruh Keterampilan Mengelola Emosi terhadap Resiliensi Remaja Awal untuk Mencegah Perilaku Bullying di Kota Kendari : The Effect of Emotional Management Skills on Early Adolescent Resilience to Prevent Bullying Behavior in Kendari City Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nurdin; Abdul Rahim Sya'ban
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i5.3521

Abstract

Latar belakang: Bullying adalah suatu situasi dimana terjadinya penyalahgunaan kekuatan/kekuasaan yang dilakukan oleh individu atau kelompok. Perilaku bullying dapat diartikan sebagai melukai baik fisik maupun mental yang di lakukan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain secara berulang-ulang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ketrampilan mengelola emosi terhadap resiliensi remaja awal untuk mencegah perilaku bullying. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan 4,31% atau 13 siswa masukpada kategori sangat rendah, 48,1% atau 145 siswa masuk pada kategori rendah. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat keterampilan mengelola emosi siswa SMP masuk pada kategori rendah, yang artinya banyak siswa berpotensi memiliki kecenderungan yang tinggi untuk melakukan bullying.
Pemahaman Remaja dan Keluarga terhadap Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo: Understanding of Adolescents and Families on the Prevention of Drug Abuse in the Village of Kampung Salo Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nurdin; Abdul Rahim Sya'ban
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.3530

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang paling krusial. Penyalahgunaan NAPZA telah menjadi masalah global, yang mewabah hampir di semua negara di dunia, tidak terkecuali dengan Indonesia. KPAI menjabarkan bahwa jumlah pengguna narkoba di Indonesia pada usia remaja mencapai 14 ribu jiwa dengan rentang usia 12 – 21 tahun. Berdasarkan data BNNP Sulawesi Tenggara bahwa, pada tahun 2018 berjumlah 331 orang, tahun 2019 berjumlah 290 orang dan tahun 2020 berjumlah 433 orang. hampir 70% pengguna narkoba remaja yang telah menyelesaikan tahap rehabilitasinya kembali menggunakan narkotika. Hal tersebut terjadi karena adanya stigma negatif yang diterima oleh pengguna serta tidak adanya dukungan lingkungan terdekat, terutama keluarga dan faktor lingkungan pergaulan. Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) mempunyai dampak negatif yang sangat luas baik secara fisik, psikis, ekonomi, sosial, budaya, hankam, dan lain-lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman remaja dan keluarga terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kampung Salo pada bulan Agustus 2022 dengan metode wawancara mendalam terhadap 10 orang partisipan (5 orang keluarga dan 5 orang remaja), dimana partisipan tersebut merupakan keluarga dan remaja yang tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian: Penelitian ini menghasilkan 5 tema, yakni (1) kurang pengetahuan tentang NAPZA, (2) NAPZA dapat merusak masa depan remaja, (3) khawatir dan takut dengan pengedaran NAPZA, (4) tidak berani melaporkan penyalahgunaan NAPZA, (5) tema 5: peran orangtua dirumah sangat dibutuhkan remaja. Kesimpulan: Peran orang tua sangat dibutuhkan remaja sebab proses tumbuh kembang dan pengetahuan remaja tergantung dari pola asuh keluarga dan pengetahuan orang tua yang diberikan kepada remaja.