Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Budaya Literasi melalui Kegiatan Pojok Baca di SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu Hidayatulloh, Panji; Solihatul, Ayu; Setyo, Endah; Fanantya, Rosita Husna; Arum, Sekar Mustika; Istiqomah, Ririn Tri Utami Nurul; Purwanti, Shandy Novilia
Buletin Literasi Budaya Sekolah Vol. 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/blbs.v1i1.9301

Abstract

Membaca menjadi hal yang penting dalam proses belajar mengajar..membaca merupakan proses penyerapan ilmu melalui suatu bacaan atau tulisan. Setiap siswa mempunyai kemampuan yang bervariasi dari yang cepat, sedang dan lambat dalam hal membaca.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Perlu adanya pembiasaan pada siswa dalam meningkatkan minat membaca.dengan diadakannya literasi diharapkan mampu menikatkan minat baca pada siswa dan menambah ilmu yang dapat menjadi bekal di masa yang akan datang di SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan Colomadu. Obyek penelitian adalah Guru kelas beserta siswa kelas I-V dengan teknik pengumpulan data secara observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif menunjukan bahwa pertama kegiatan pojok baca merupakan progam evaluasi yang ada di SD Muhammadiyah Plus Malangjiwan. Kedua , Pelaksanaan kegiatan pojok baca dilakukan secara setiap hari.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media 21st VIDOKI Berbasis Modalitas Belajar pada Materi Fungsi Pencernaan pada Manusia Arum, Sekar Mustika; Desstya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1559

Abstract

Era kamajuan teknologi saat ini hampir semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan bantuan teknologi. Tidak terkecuali didunia pendidikan. Pendidik perlu mengadopsi perkembangan zaman kedalam pembelajaran, salah satunya menggunakan media pembelajaran bebasis ICT yang mampu memfasilitasi modalitas belajar. Namun kenyataannya banyak pendidik yang belum paham dan belum menggunakan media ICT dengan baik, akibatnya pembelajaran bersifat biasa dengan metode ceramah mutlak, dan juga media yang sudah ada belum memenuhi fasilitas modalitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran yang digunakan pendidik saat ini dan mendeskripsikan dari media pembelajaran berbasis ICT yang dibutuhkan oleh pendidik saat ini yaitu mampu memfasilitasi modalitas belajar. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Pada penelitian ini terbatas pada tahap pertama ADDIE yaitu tahap analisis kebutuhan. Hasil dari penelitian ini 75% media pembelajaran yang memfasilitasi gaya belajar visual saja dan 25% hanya menekankan pada visual dan auditorial saja serta belum ada media yang memfasilitasi gaya belajar kinestetik. Hasil desain pengembangan media yang dibutuhkan yaitu media pembelajaran berbasis ICT serta mampu memfasilitasi modalitas belajar, media ini mampu menyajikan fitur gambar, suara dan sentuhan yang mampu memfasilitasi gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media 21st VIDOKI Berbasis Modalitas Belajar pada Materi Fungsi Pencernaan pada Manusia Arum, Sekar Mustika; Desstya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1559

Abstract

Era kamajuan teknologi saat ini hampir semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan bantuan teknologi. Tidak terkecuali didunia pendidikan. Pendidik perlu mengadopsi perkembangan zaman kedalam pembelajaran, salah satunya menggunakan media pembelajaran bebasis ICT yang mampu memfasilitasi modalitas belajar. Namun kenyataannya banyak pendidik yang belum paham dan belum menggunakan media ICT dengan baik, akibatnya pembelajaran bersifat biasa dengan metode ceramah mutlak, dan juga media yang sudah ada belum memenuhi fasilitas modalitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran yang digunakan pendidik saat ini dan mendeskripsikan dari media pembelajaran berbasis ICT yang dibutuhkan oleh pendidik saat ini yaitu mampu memfasilitasi modalitas belajar. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Pada penelitian ini terbatas pada tahap pertama ADDIE yaitu tahap analisis kebutuhan. Hasil dari penelitian ini 75% media pembelajaran yang memfasilitasi gaya belajar visual saja dan 25% hanya menekankan pada visual dan auditorial saja serta belum ada media yang memfasilitasi gaya belajar kinestetik. Hasil desain pengembangan media yang dibutuhkan yaitu media pembelajaran berbasis ICT serta mampu memfasilitasi modalitas belajar, media ini mampu menyajikan fitur gambar, suara dan sentuhan yang mampu memfasilitasi gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik
Sampah jadi Berkah: Pemberdayaan Ibu-Ibu PCA Colomadu dalam Reduksi Sampah Rumah Tangga Hidayati, Yulia Maftuhah; Utami, Ratnasari Diah; Kholid, Muhammad Noor; Desstya, Anatri; Sayekti, Ika Candra; Ramadhan, Aldy Tri; Abdullah, Harits; Huda, Maskur; Augustin, Azzahra Nadia; Arum, Sekar Mustika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21264

Abstract

Background: Volume sampah rumah tangga di Kecamatan Colomadu terus meningkat dan menjadi masalah serius akibat rendahnya kemampuan warga dalam mengelola sampah. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PCA Colomadu melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengurangan serta pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Metode: Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, workshop, dan pendampingan langsung, dengan pendekatan community-based empowerment yang menekankan partisipasi aktif peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta dari 76,29% menjadi 97,41%, serta peningkatan perilaku pengelolaan sampah dari 49,43% menjadi 70,1%. Temuan ini membuktikan bahwa model pemberdayaan berbasis komunitas efektif dalam membangun kesadaran lingkungan, menumbuhkan budaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, serta berpotensi menjadi model replikasi dalam program pemberdayaan masyarakat menuju pola hidup zero waste.