Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua dan Guru dalam Pengenalan Budaya Literasi untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Dian Mellyana Putri; Marwiyati, Sri
ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 5 No. 1 (2024): ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/abna.v5i1.8717

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguraikan peran orang tua dan guru dalam pengenalan budaya literasi untuk mengembangkan bahasa pada anak 5-6 tahun di TK BA Aisyiyah Dalangan Klaten dan juga faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua dalam pengenalan literasi kepada anak yaitu; 1) Mendampingi anak belajar; 2) Membacakan dongeng; 3) Mengenalkan huruf dan menulis; 4) Menyediakan media belajar; 5) Mengenalkan benda-benda disekitar anak dengan menulis dan menceritakan; 6) Kunjungan tempat. Peran guru dalam pengenalan literasi untuk mengembangkan keterampilan berbahasa anak antara lain: 1) Adanya kegiatan literacy time dengan 3 media, yaitu; AISMA, Kotak Suara, dan Alphabeth card; 2) Mendampingi dan memotivasi anak ketika belajar; 3) Menjadwalkan kegiatan literasi; 4) Menyediakan fasilitas untuk merangsang budaya literasi; 5) dan melakukan penilaian. Faktor penghambat budaya literasi adalah mood anak yang mudah berubah, lingkungan yang kurang mendukung dan juga fasilitas yang masih kurang dari orang tua untuk anak melakukan kegiatan membaca.
Peningkatan kompetensi pedagogik guru RA melalui pelatihan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka di Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang Latifah, Ibdaul; Marwiyati, Sri; Setiyarini, Budi; Azizah, Azza Nur; Rohmah, Taufiku
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 4 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v5i4.2452

Abstract

This community service program (PkM) aimed to provide mentoring for teachers across Pabelan Subdistrict in developing differentiated lesson modules to support the implementation of the Merdeka Curriculum. The program was delivered through training sessions that included lectures, discussions, hands-on practice, and guided support in module development. Participants included 53 RA (Islamic early childhood education) teachers from 14 early childhood education institutions in Pabelan Subdistrict. The program adopted a Participatory Action Research (PAR) approach, beginning with a needs assessment of the target group and then proceeding to participatory implementation with the teachers. Throughout the mentoring process, teachers were given greater opportunities and autonomy to apply their expertise in designing differentiated modules aligned with the Merdeka Curriculum. The results indicated an improvement in teachers' pedagogical competence, reflected in a stronger understanding of the Merdeka Curriculum, particularly in child-centered lesson planning, formulating learning objectives aligned with RA learning outcomes, and designing contextual, flexible modules that respond to students' needs.