Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis kesalahan Jawaban Siswa Kelas VIIA pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat yang Menggunakan Konsep Debet dan Kredit di SMPK St. Paulus Karuni Lepa, Yosefina; Moza, Florida; Bulu, Marlince Sridorce
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Juli -Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1339

Abstract

Dalam penyelesaian soal matematika, sering terjadi kekeliruan dan kesulitan dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep matematika sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat serta mencari faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPK St. Paulus Karuni yang berjumlah 15 orang. Metode pengumpulan data berupa hasil tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data (data reduction), (2) paparan data (data display), dan (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh siswa: (1) Kesalahan memahami (2) Kesalahan membaca (3) Kesalahan penulisan (4) Kesalahan proses
Analisis kesalahan Jawaban Siswa Kelas VIIA pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat yang Menggunakan Konsep Debet dan Kredit di SMPK St. Paulus Karuni Lepa, Yosefina; Moza, Florida; Bulu, Marlince Sridorce
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1339

Abstract

Dalam penyelesaian soal matematika, sering terjadi kekeliruan dan kesulitan dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep matematika sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat serta mencari faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPK St. Paulus Karuni yang berjumlah 15 orang. Metode pengumpulan data berupa hasil tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data (data reduction), (2) paparan data (data display), dan (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh siswa: (1) Kesalahan memahami (2) Kesalahan membaca (3) Kesalahan penulisan (4) Kesalahan proses
Komunitas Belajar Matematika Kreatif Bagi Siswa SMP–SMA Asrama Putri Seraphine Bulu, Sesilia Irmaya; Lubur, Dorothea Novia Ludo; Bulu, Marlince Sridorce; Jelalu, Brigita Stefania
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dan tingginya kecemasan matematika siswa. Tujuan kegiatan ini adalah membentuk Komunitas Belajar Matematika Kreatif bagi siswa SMP–SMA di Asrama Putri Seraphine. Subjek kegiatan berjumlah 18 siswa yang dilibatkan dalam pendampingan intensif selama dua bulan dengan mengintegrasikan pendekatan guided discovery learning, problem-based learning, dan math talk learning community. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest untuk mengetahui kemampuan awal siswa, kemudian dilanjutkan dengan aktivitas pembelajaran kolaboratif berupa diskusi kelompok, pemecahan masalah kontekstual, permainan edukatif, serta tutor sebaya. Evaluasi dilakukan melalui posttest dan observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa, dengan rata-rata skor meningkat dari 14,06 (38,0%) menjadi 27,83 (75,23%). Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, kepercayaan diri, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Namun, kemampuan penalaran matematis siswa masih belum berkembang secara optimal, terutama dalam menjelaskan langkah penyelesaian secara sistematis. Dengan demikian, pembentukan komunitas belajar matematika kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa. Namun, diperlukan upaya lanjutan untuk mengembangkan kemampuan penalaran matematis secara lebih optimal.