Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Teknika

Perhitungan Jarak Nyata Antara Dua Objek Pada Suatu Foto Dengan Metode Edge Detection Vincentius Riandaru Prasetyo
Teknika Vol 7 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v7i1.83

Abstract

Gambar adalah sebuah artefak yang menggambarkan atau merekam persepsi visual. Gambar juga dapat diartikan sebagai pemetaan objek 3D ke media tertentu. Banyak informasi dapat ditemukan dari foto, misalnya: model kamera, perangkat lunak yang digunakan, kedalaman foto, fokus kamera, dan sebagainya. Ada beberapa informasi yang tidak dapat ditemukan dalam foto, yaitu jarak nyata antara objek dalam foto dan posisi kamera, dan jarak nyata antara 2 objek dalam foto. Sistem yang dibangun berguna untuk menghitung jarak nyata antara objek di foto dengan posisi kamera dan juga jarak nyata antara 2 objek pada suatu foto. Struktur data tree digunakan untuk menyimpan nilai-nilai abu-abu (hasil rata-rata nilai merah, hijau, dan biru). Edge detection dengan operator Sobel digunakan sebagai metode utama untuk mendapatkan margin (atas, bawah, kiri, dan kanan) dari objek dalam foto.
Penentuan Pembimbing Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya Dengan Metode Dice Coefficient Vincentius Riandaru Prasetyo; Budi Hartanto; Aldo Adhi Mulyono
Teknika Vol 8 No 1 (2019): Juli 2019
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v8i1.147

Abstract

Tugas Akhir (TA) adalah sebuah karya ilmiah yang harus dibuat oleh mahasiswa jurusan Teknik Informatika, Universitas Surabaya sebagai salah satu syarat kelulusan. Dalam mengajukan topik TA, mahasiswa wajib membuat dan mengumpulkan proposal TA tersebut. Setelah itu, ketua jurusan akan menentukan calon dosen pembimbing, dosen reviewer 1, dan dosen reviewer 2 sesuai dengan kompetensi untuk proposal tersebut. Dalam proses pengajuan proposal tersebut, terdapat beberapa masalah yang muncul, yakni adanya kemungkinan kesalahan penentuan pembimbing karena proses penentuannya berdasarkan pengetahuan pribadi dari ketua jurusan, kesulitan memantau perkembangan proses pengajuan proposal, dan kesulitan untuk melakukan pemerataan pembimbing TA. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibuatlah sistem untuk melayani administrasi pengajuan topik TA beserta penentuan pembimbing. Proses penentuan pembimbing akan menggunakan metode Dice Coefficient. Dari hasil pengujian sistem dengan metode K-Fold Cross Validation dengan nilai k = 100 untuk 1000 data TA yang ada, didapatkan nilai akurasi sistem sebesar 36,25%. Apabila diambil 100 data TA yang memiliki dosen pembimbing yang ideal, sistem memberikan nilai akurasi yang lebih baik yaitu sebesar 45,5%.
Implementasi Natural Language Processing Dalam Pembuatan Chatbot Pada Program Information Technology Universitas Surabaya Vincentius Riandaru Prasetyo; Njoto Benarkah; Vioni Jannet Chrisintha
Teknika Vol 10 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v10i2.370

Abstract

Program Information Technology di Jurusan Teknik Informatika, Universitas Surabaya, merupakan salah satu program yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar pada saat perkuliahan berlangsung. Akan tetapi, kurangnya informasi mengenai Program Information Technology menyebabkan kurangnya minat calon mahasiswa terhadap program tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi chatbot yang dapat membantu user untuk memperoleh informasi-informasi terkait dengan Program Information Technology pada Jurusan Teknik Informatika, Universitas Surabaya. Chatbot yang dibangun hanya akan memproses pertanyaan dengan bahasa Inggris saja. Chatbot yang dibuat pada penelitian ini menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP) untuk memproses pertanyaan yang disampaikan user dan untuk mendapatkan kata kunci dari informasi yang diinginkan user. Sistem akan melakukan pencarian informasi pada kamus informasi yang ada. Apabila informasi tidak ditemukan, maka sistem akan melakukan proses crawling untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan user. Pada penelitian ini, validasi sistem dilakukan dengan dua metode yaitu cross validation dan user validation. Berdasarkan validasi dengan metode cross validation didapatkan akurasi sebesar 83,33%. User validation dilakukan dengan cara meminta 10 user untuk melakukan uji coba sistem dan didapatkan akurasi sebesar 76%.
Sistem Berbasis Web Untuk Koreksi Soal Esai Dengan Association Rules Vincentius Riandaru Prasetyo; Monica Widiasri; Michael Marly Angkiriwang
Teknika Vol 11 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/teknika.v11i1.449

Abstract

Soal tipe esai banyak dipilih oleh pengajar pada ujian dikarenakan mampu mengeksplorasi pemahaman peserta didik akan suatu topik atau materi. Saat mengoreksi jawaban peserta didik, para pengajar akan membaca jawaban dengan cermat dan teliti, sehingga proses penilaian menjadi akurat. Salah satu cara yang dilakukan oleh pengajar dalam mengoreksi soal esai adalah melihat pola jawaban dan menemukan kata kunci dari jawaban tersebut. Akan tetapi, ketelitian dan kecermatan dalam mengoreksi tersebut akan menurun karena kejenuhan dan kelelahan yang terjadi, sehingga mengakibatkan kekeliruan dalam memberikan nilai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem berbasis web yang dapat mengoreksi jawaban peserta didik secara otomatis dengan association rules. Dengan menggunakan association rules, akan didapatkan pola-pola dari jawaban esai peserta didik berdasarkan kunci jawaban yang diberikan oleh pengajar. Selain itu, sistem juga menggunakan metode cosine similarity dalam mengoreksi jawaban, apabila tidak ditemukan pola-pola jawaban dengan metode association rules. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil koreksi sistem dengan koreksi manual yang dilakukan oleh pengajar. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, sistem memiliki akurasi tertinggi sebesar 62,5%.