Mardwiatmoko
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU BERBASIS LOCAL GENIUS HINDU KAHARINGAN Mardwiatmoko
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 29 No 2 (2024): Widya Aksara
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v29i2.273

Abstract

Salah satu kendala yang ditemui oleh para guru pendidikan Agama Hindu adalah sulitnya menyelenggarakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan efektif. Guru pendidikan Agama Hindu hendaknya dapat menerapkan model pembelajaran konstektual supaya materi pendidikan Agama Hindu yang bersifat abstrak dapat diubah menjadi real melalui contoh-contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Maksud dari pembelajaran kontekstual dalam artikel ini adalah pembelajaran pendidikan Agama Hindu yang berbasis local genius Hindu Kaharingan Kalimantan Tengah. Pembelajaran local genius dapat diterapkan dalam standar kompetensi panca yajña dengan kompetensi dasar contoh-contoh pelaksanaan yajňa dalam masyarakat sebab masyarakat Hindu Kaharingan juga melaksanakan ajaran yajña sesuai dengan kaidah-kaidah yang dimuat dalam susastra suci Hindu walaupun berbeda dalam hal penyebutannya. Dalam Standar Kompetensi asta aiswarya, Kompetensi Dasar yang relevan untuk dilakukan pembelajaran berbasis local genius adalah menemukan sloka dan mantram terkait asta aiswarya, sebab dalam Panaturan juga memuat tentang sifat-sifat kemahakuasaan Ranying Hatalla. Dengan mengakomodasi materi yang bersifat kearifan lokal, siswa cenderung lebih mudah dalam hal pemahaman konsep. Sebab materi pembelajaran dikaitkan dengan fenomena yang tidak asing baginya karena siswa sering bersinggungan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
KONTRIBUSI PURA TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU Mardwiatmoko
JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/japam.v5i1.4050

Abstract

The temple is one of the sacred buildings for Hindus to perform religious activities. Activitiesin the temple are closely related to learning Hindu Religious Education. Until now, there is still nooptimization of the use of temples as an alternative learning resource for students. All aspectscontained in the temple contribute to the achievement of student competence in learning HinduReligious Education. On the material of the form and structure of holy places in Hinduism, allbuildings contained in the tri mandala can function as a source of student learning. In dharma gitaand mantra materials, religious ritual activities in temples can support student learning activitiesthrough listening and practicing activities. In the panca yajñā material, students' practical activitiesthrough their participation in the yajñā ritual in the temple will support the concept of the materialobtained by students in class. In the tri kaya parisudha material, the temple can be a vehicle forstudents in training the application of the tri kaya parisudha concept. The material of prayer facilitiesis carried out through practical learning to make prayer facilities in temples, so that students can betrained in scientific ways of thinking by finding evidence of the truth of the theory of something theyhave learned in class. Teachers should be able to direct, guide, and be an example for students toplay an active role in temple activities.