Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menerapkan Metode Imla dalam Meningkatkan Maharah Kitabah Bahasa Arab di TPQ Nurus Sha’diyyah Al Bukhori, Sopi Fritamasari; Irvi Nurul Husna, Ade
Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jrpm.v4i1.2595

Abstract

Education is very important in Islam because seeking knowledge is mandatory for all Muslims. Maharah kitabah is one of the skills in Arabic which only focuses on one’s ability to write correctly, correctly and well in Arabic. One way to achieve Maharah Kitabah is by using the imla method. There we don’t only focus on writing, but we also pay for the correct Arabic pronunciation so that the writing is correct. Implementation is something that is rightly connected between maharah kitabah and the dictation method. Good and proper implementation will produce a good change towards the intended target. Pronunciation is good, will lead to writing in accordance with what is said.
EDUKASI PENGEMBANGAN UMKM GUNA MENINGKATKAN PROFITABILITAS MASYARAKAT DESA MARGALUYU Novianti Putri, Sri; Rizal Munir, Dede; Irvi Nurul Husna, Ade
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Pengabdian untuk Peningkatan Pemahaman Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v4i2.4606

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah diakui sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi lokal di banyak negara, termasuk di tingkat desa. Dalam konteks desa, UMKM seringkali menjadi tulang punggung ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat jaringan sosial serta budaya. Namun, untuk memaksimalkan potensi UMKM dalam meningkatkan profitabilitas desa, diperlukan upaya nyata dalam edukasi dan pengembangan keterampilan bagi para pemilik usaha di tingkat lokal. Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi lokal, terutama di wilayah pedesaan. Desa-desa seringkali menjadi tempat bersemayamnya beragam potensi ekonomi lokal yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, UMKM di tingkat desa sering menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap modal, keterampilan manajerial yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan tentang pasar dan teknologi. Edukasi dan pengembangan keterampilan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan profitabilitas UMKM di desa. Dengan meningkatkan kapasitas pemilik usaha dan pelaku ekonomi lokal, diharapkan UMKM dapat lebih kompetitif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi desa.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Melalui Pelatihan Literasi Mengembangkan Lingkungan Kaya Teks Multimodal Sutarjo, Sutarjo; Bahrum Kamil , Acep; Ma'shum, Sya'roni Ma'shum; Haifa Zahra , Wafa; Irvi Nurul Husna, Ade
Sivitas : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal SIVITAS | Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Muttaqien Publishing Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STAI DR. KH.EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/svs.05.1.02

Abstract

The program "Empowerment of Elementary School Teachers through Literacy Training to Develop a Multimodal Text-Rich Environment" aims to improve teachers' understanding and skills in integrating multimodal texts in learning. The methods used include preliminary studies, direct training, mentoring, and evaluation. The partner in this program is MIS Asasuttahdzibiyah in Tegalwaru District, Karawang Regency. The materials trained include the introduction of literacy and multimodal texts, the development of a multimodal text environment based on students, classes, and schools, as well as the formation of teacher study groups. The success factors of the program include comprehensive material delivery, interactive teaching methods, practical technical guidance, collaboration between teachers, and continuous evaluation. The results of the training showed a significant improvement in five main indicators of teacher skills, namely concept understanding, ability to integrate texts, use of technology, creativity in creating teaching materials, and collaboration. The outputs of this activity include improving teachers' skills, publishing training results, and forming a sustainable learning community to continue to support literacy development in elementary schools.
Menerapkan Metode BCM (Bermain, Cerita Dan Menyanyi) Terhadap Keaktifan Santri Dalam Proses Belajar Mengajar Di TPQ Nurussa’diyah Nur Altsar, Isty; Irvi Nurul Husna, Ade
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i1.518

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk mendeskripsikan pengembangan kecerdasan sosial emosional anak terutama untuk kemampuan memotivasi diri dan menjalin hubungan sosial melalui metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi). Subjek penelitian adalah 14 orang anak (6 perempuan dan 6 laki-laki) di TPQ Nurussa’diyah Cihanjawar Rt 05. Penelitian berlangsung dalam tiga siklus. Setiap siklus berlangsung dalam tiga kali pertemuan. Data dikumpilkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penerapan metode BCM (Bermain, Cerita Menyanyi) guru direkomendasikan untuk mempersiapkan hal-hal yang mendukung terlaksananya metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) seperti bentuk cerita, nyanyian, dan permainan yang menarik sesuai kebutuhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak. Hasil penghitungan pada setiap aspek pengamatan mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Hasil uji menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan memotivasi diri (t=8,8, p< 0,05) dan kemampuan menjalin hubungan sosial (t=7.5, p< 0,05). Terhadap hasil ini dilakukan pembahasan.