sholihah, maratush
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Tradition, Promoting National Health: Communal Jamu Drinking in Commemoration of Jamu Day 2025 Wibowo, Teguh Setiawan; Sholihah, Maratush; Alma, Fatika Al Yasmin
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 3 No 03 (2025): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v3i03.357

Abstract

Jamu Day, commemorated annually on May 27th, is a crucial moment to reflect on Indonesia’s rich cultural heritage in traditional medicine. In 2025, a communal jamu-drinking activity was held as both a preservation effort of ancestral heritage and a public health campaign. This activity aimed to raise awareness of the benefits of jamu as a health drink made from natural ingredients. It also served as an educational platform to promote national self-reliance in maintaining health through traditional approaches. Through collective participation and a spirit of togetherness, the event emphasized that jamu is not only a cultural legacy but also a relevant preventive health solution in modern lifestyles.
IMPLEMENTASI PJBL: INOVASI LILIN KULIT JERUK UNTUK EDUKASI SAINS ANAK USIA DINI Sholihah, Maratush; Siti Inganah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v5i2.4793

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menguji efektivitas Project Based Learning (PJBL) melalui pembuatan lilin alami dari kulit jeruk dalam meningkatkan pemahaman konsep sains pada anak usia dini. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman anak terhadap konsep perubahan wujud benda dan pembakaran, serta pentingnya menanamkan kesadaran konservasi lingkungan sejak dini. Penelitian dilaksanakan di TK ABA Percontohan Lamongan dengan 20 anak usia 5–6 tahun sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, observasi, wawancara, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 48 menjadi 82, dengan 85% anak memperoleh skor di atas 75, menandakan pemahaman konsep sains meningkat secara signifikan. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Hasil observasi juga mengungkapkan bahwa anak aktif berdiskusi (90%), antusias dalam praktik pembuatan lilin (100%), dan mampu bekerja sama secara efektif (95%). Anak mampu mengaitkan pengalaman langsung dengan konsep sains, seperti perubahan wujud benda, pembakaran, dan proses ekstraksi minyak dari kulit jeruk. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa PJBL melalui pembuatan lilin kulit jeruk efektif dalam meningkatkan pemahaman sains dasar, menumbuhkan keterampilan sosial, serta meningkatkan kesadaran konservasi lingkungan sejak usia dini.