Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KERAGAMAN ASUPAN PROTEIN HEWANI, POLA ASUH MAKAN, DAN HIGIENE SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN STUNTING Sari, Hesti Permata; Natalia, Imelda; Sulistyaning, Afina Rachma; Farida, Farida
Journal of Nutrition College Vol 11, No 1 (2022): Januari
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i1.31960

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan terhambatnya tumbuh kembang yang ditandai nilai Z-score indeks PB/U atau TB/U <-2SD. Stunting menjadi masalah utama di Indonesia dengan persentase balita stunting di tahun 2018 mencapai 30%. Banyumas merupakan kabupaten kedua dengan prevalensi balita stunting terbanyak di Jawa Tengah. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya asupan protein hewani, higiene sanitasi rumah yang buruk, dan pola asuh yang kurang tepat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keragaman asupan protein hewani, pola asuh makan, dan higiene sanitasi rumah terhadap kejadian stunting anak balita.Metode: Rancangan penelitian berupa observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 61 anak balita, ditentukan menggunakan simple random sampling pada balita berusia 12-59 bulan di Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah. Pengambilan data menggunakan kuesioner FFQ, CFQ, dan observasi rumah sehat. Data dianalisis menggunakan Pearson Product Moment, kemudian dilanjutkan dengan uji regresi linier berganda.Hasil : Keragaman asupan protein hewani pada responden tidak berbeda jauh (50,8% rendah dan 49,2% tinggi). Sebagian besar responden mendapatkan pola asuh makan tepat (98,4%), tetapi higiene sanitasi rumah masih rendah (70,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan keragaman asupan protein hewani terhadap kejadian stunting pada anak balita (p=0,024, r=0,289). Namun tidak terdapat hubungan pola asuh makan (p=0,327) dan higiene sanitasi rumah (p=0,103) terhadap kejadian stunting pada anak balita. Uji multivariat menunjukkan keragaman asupan protein hewani dan higiene sanitasi rumah secara bersama-sama mempengaruhi kejadian stunting (p=0,038, r2=0,102).Simpulan: Terdapat hubungan keragaman asupan protein hewani terhadap kejadian stunting. Keragaman asupan protein hewani dan higinene sanitasi rumah mempengaruhi kejadian stunting apabila terjadi bersama-sama.
IMPLEMENTASI SIKAP SOSIAL UNTUK MEMBENTUK KAKTER SISWA KELAS VIII SMP Natalia, Imelda; Tetep, Tetep; Setiawan, Yana
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i1.9397

Abstract

Attitude is how a person responds or reacts in responding to something. Attitude is used as a benchmark for human behavior in everyday life. The factors that influence a person's attitude are environmental factors and a person's beliefs. This is what sometimes determines a person's attitude in everyday life. Attitudes will only exist. if someone instills good behavior, both verbal behavior and one's deeds and behavior. This research aims to examine efforts to implement social attitudes to shape student character in the classroom. The problem raised is that the importance of character education cannot be separated from the emergence of several current social phenomena, which are shown by characterless behavior and the presence of symptoms that indicate its erosion. a nation. This research uses a qualitative approach with a qualitative descriptive study method, data collection techniques including observation, interviews and documentation through the media. The results of this research, the teacher has provided an example to students regarding the implementation of social attitudes to shape the character of class VIII students at SMPN 4 Tarogong Kidul where the students have succeeded in forming characters such as honest, responsible and tolerant. ABSTRAK Sikap murupakan bagaimana respon atau reaksi seorang dalam memberi respon terhadap suatu hal Sikap dijadikan patokan dari prilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari, faktor yang mempengaruhi sikap seseorang yaitu dari faktor lingkungan dan keyakinan seseorang inilah yang terkadang menjadi penentu sikap seseorang dalam keseharianya sikap hanya akan ada jika seseorang menanamkan prilaku yang baik, baik itu lisan prilaku maupun perbuatan serta tingkah laku seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya implementasi sikap sosial untuk membentuk karakter siswa di kelas.masalah yang di kemukakan adalah hal pentingnya pendidikan karakter tidak lepas dari munculnya beberapa fenomena sosial saat ini, yang di tunjukan dengan perilaku yang tidak berkarakter serta adanya gejala - gejala yang menandakan tergerusnya sebuah bangsa. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode setudi deskriptif kualitatif tenknik pengumpulan data meliputi observasi,wawancara dan dokumentasi  melalui media. Hasil dari penelitian ini guru telah memberikan contoh kepada siswa terkait Implementasisikap sosial untuk membentuk karakter siswa kelas VIII SMPN 4 Tarogong Kidul yang diamana para siswa sudah berhasil dalam pembentukan karater seperti jujur,bertanggung jawab dan sikap toleransi.