Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengelolaan Dana Wakaf Produktif Melalui Investasi Syariah Perspektif Hukum Islam Ziyad Ulhaq; Firda Anidiyah
Jurnal Al-Mizan Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/almizan.v4n1.105-120

Abstract

This study aims to analyze the strategy for managing productive waqf funds through sharia investments practiced in the ACT Global Waqf (Fast Action Response) and analyze whether the mechanism for managing productive waqf funds for the Global Waqf ACT (Fast Action Response) in Islamic investments is in accordance with Islamic law. The results showed that the practice of managing and utilizing ACT-GWF productive waqf funds was stated to have been made from the perspective of Islamic law, which can be seen in terms of management avoiding usury, and their utilization was in accordance with Islamic law, namely being able to distribute its benefits to the public interest, especially in the field of humanity and education.
INTERPRETATION OF THE QURAN IN ONLINE MEDIA Yuwapini, Hamdan; Ziyad Ulhaq; Ariyadi, Samsul
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.755

Abstract

The discussion of interpretation in online media today does not only cover the transition from print media to digital media, but can also include the development of direct interpretation studies. This reflects the diversity of approaches and perspectives in the discussion of interpretation on the internet today . This writing aims to identify ways the study and presentation and approaches applied to the study of interpretation are very diverse website tafsirq.com , and to understand the dominant interpretation ideology on this website . in explaining questions related to the study of interpretation on this website . This research applies descriptive-analytical method. This method is used to study and analyze sources on the study of interpretations available on the tafsirq.com website , with the aim of providing a clear and detailed picture of the interpretive approaches and ideologies used on the site. Presentation in site Tafsirq.com in data display, there are displays such as the Qur'an, the Medina mushaf, stories of wisdom, prayers, and recitations per verse, also equipped with the DSN Fatwa. on the Tafsirq.com site , there are two tafsir books Which use with discussion method​ use title (topic). This site is said to be credible because on its website , the administrator displays responsible for content and in interpreting the verses I have referred to the famous tafsir books from the Tafsir Al-Misbah and Tafsir Jalâlīn .
IMPLEMENTASI HADIST DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DI DESA SENDANGTIRTO: ANALISIS PEMBERDAYAAN UMKM SYARIAH BERDASARKAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Ziyad Ulhaq; Samsul Ariyadi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.1091

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.
AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik) Ziyad Ulhaq; Samsul Ariyadi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1244

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran. Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal.
THE CONCEPT OF DECISION MAKING IN LIFE (An Analytical Study of Narrative Verses in the Qur’an) Alfi Ridho Muftih; Ziyad Ulhaq; Ade Naelul Huda
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 12 (2025): NOVEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i12.1559

Abstract

Phenomena in the modern era show that adolescents are in a phase of crisis. Many adolescents are involved in deviant behavior and criminality; this condition is caused by the lack of attention and guidance from families and significant others. Families and significant others are obligated to educate adolescents, especially in matters of decision making. The method employed in this study is qualitative research based on library research. This study examines decision making verses related to the adolescent phase. There are five thematic narratives discussed: the story of Prophet Yusuf who was seduced by his master’s wife; the story of Prophet Ibrahim in his search for God leading to the destruction of idols; the story of the Companions of the Cave (Ashabul Kahfi) who took refuge in a cave; the story of the sacrifice of Prophet Ismail; and the story of Qabil who killed his brother. Based on these verses, interpretations by Muslim scholars are presented and subsequently analyzed using decision making theory. The results of this study indicate that the narratives mentioned above do not apply all methods within decision making theory; some of them prioritize intuition. This is because they are prophets and the friends of Allah, who possess intuition aligned with the divine light (nur Allah). In contrast, adolescents in the modern era are not in the same condition; they require education due to differing family and environmental backgrounds. Educating adolescents on the concept of decision making becomes a solution to minimize failures in making decisions that may have fatal consequences for their future. Keywords: Tafsir, Narrative Verses, Decision Making, Adolescents
Ta’aruf Dan Khitbah Serta Relevansinya: Studi Tematik Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili Nadiyah Prisila Siregar; Romlah Widayanti; Ziyad Ulhaq
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ta’aruf dan khitbah dalam Al-Qur’an melalui penafsiran Wahbah Al-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir serta melihat relevansinya dalam konteks sosial masyarakat kontemporer. Latar belakang penelitian ini didasari fenomena meningkatnya perilaku pacaran di kalangan remaja yang kerap berujung pada penyimpangan moral dan maraknya perceraian di Indonesia, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep syariat Islam terkait pengenalan dan peminangan sebelum pernikahan. Urgensi penelitian ini terletak pada upaya menghadirkan solusi islami yang dapat meminimalisasi risiko keretakan rumah tangga serta memberikan alternatif bagi masyarakat modern dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, di mana data primer diperoleh dari kitab Tafsir al-Munir karya Wahbah Al-Zuhaili, sementara data sekunder berasal dari jurnal, buku, dan karya ilmiah terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas ta’aruf dan khitbah (antara lain QS. Al-Hujurat:13, QS. An-Nur:30–31, QS. Al-Baqarah:235, dan QS. An-Nisa:23) beserta penafsiran ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta’aruf diposisikan sebagai proses pengenalan yang menjaga kehormatan dan batas syariat, sedangkan khitbah sebagai ikatan awal yang diperbolehkan namun tetap diawasi agar tidak menjerumus pada perbuatan maksiat. Wahbah Al-Zuhaili menekankan bahwa tolok ukur utama dalam memilih pasangan adalah ketakwaan, bukan status sosial atau harta. Relevansi konsep ini pada masa kini tampak pada upaya mencegah praktik pacaran bebas, menjaga kesucian hubungan laki-laki dan perempuan, serta mengurangi angka perceraian yang terus meningkat.
Ad-Dakhil dalam Tafsir Al-Azhar : Studi Kritis terhadap Riwayat Israiliyyat pada Tafsir Ayat-Ayat Kisah M. Aufa; Ziyad Ulhaq; Ahmad Syukron
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v5i1.8498

Abstract

This study examines Ad-Dakhil in Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka, focusing on Israiliyyat narrations found in the interpretation of Qur’anic narrative verses in Juz 1–10. The research is motivated by the position of Israiliyyat as a form of infiltration (ad-dakhil) in Qur’anic exegesis that may affect the objectivity of interpretation, particularly in contemporary tafsir works. This study aims to identify the distribution of Israiliyyat narrations, classify their thematic patterns, and determine the status of each narration based on the critical framework of ad-dakhil fi at-tafsir. This research employs a qualitative library-based approach. The primary source is Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka (Gema Insani, 2017), supported by classical and contemporary tafsir literature as well as scholarly works on Israiliyyat. Data were analyzed using the theory of ad-dakhil fi at-tafsir, classifying narrations into three categories: accepted (maqbul), rejected (mardud), and suspended (tawaqquf). The findings reveal seventeen Israiliyyat narrations scattered throughout Juz 1–10, originating from the Old Testament, the New Testament, Wahb bin Munabbih, ‘Abdullah ibn Mas‘ud, and Tafsir Ibn Kathir. These narrations fall into nine major themes, including the creation and origin of humanity, the story of Prophet Adam and his descendants, Prophet Ibrahim, Prophet Ya‘qub, Prophet Musa and Bani Israil, Prophet Sulaiman, Prophet Zakariya, Prophet ‘Isa and his people, as well as accounts of previous nations. Of these seventeen narrations, eleven are classified as rejected (mardud), five as tawaqquf, and one as accepted (maqbul). These results emphasize the necessity of critical engagement with Israiliyyat narrations in tafsir literature to preserve the integrity of Qur’anic interpretation.