Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rahmawati, Yana; Ismail, Yusuf; Anggraeni, Dewi
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 6, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.439 KB) | DOI: 10.17509/t.v6i1.19464

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the implementation of the curriculum of 2013 early childhood education (PAUD) in Islamic kindergarten Istana Dhuafa. In the implementation of this early childhood education, the curriculum of 2013 PAUD has a very important role as media to achieve educational objectives. But, in it’s implementation, it still has many obstacles. Scientific approach is used in the implementation of the curriculum of 2013 PAUD. Scientific approach is a process of instruction designed in such a way that student actively construct the competence of attitude, knowledge, and skills through observing, asking, gathering information, thinking, and communicating. This research uses a qualitative approach. Data collection technique is conducted through observation, interview, and documentation. This research produces some important things about the implementation of scientific approach.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini di TK Islam Istana Dhuafa. Dalam pelaksanaan pendidikan usia dini, Kurikulum 2013 PAUD berperan sangat penting sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Namun, dalam pelaksanaannya masih mengalami berbagai kendala. Pendekatan saintifik digunakan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 PAUD. Pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruksi kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan  mengomunikasikan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan beberapa hal penting mengenai implementasi pendekatan saintifik.
PRAKTIK POLIGAMI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI INDONESIA DALAM TEORI EMILE DURKHEIM Ismail, Yusuf
ADHKI: JOURNAL OF ISLAMIC FAMILY LAW Vol. 5 No. 1 (2023): ADHKI: Journal of Islamic Family Law
Publisher : Indonesian Association of Islamic Family Law Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37876/adhki.v5i1.124

Abstract

Studi ini meneliti hukum dan peraturan yang ada yang mengatur poligami di Indonesia yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975, Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983, Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 dan Kompilasi Hukum Islam dan menganalisis implikasinya terhadap PNS. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, dengan menggunakan wawancara dan observasi terhadap dua pasangan poligami. Hasil analisis menunjukkan bahwa hukum bertujuan untuk menjamin keadilan, pada kenyataannya banyak individu, terutama PNS, cenderung mengabaikan peraturan tersebut. Analisis fungsional struktural Emile Durkheim memberikan wawasan berharga dalam memeriksa institusi sosial dan norma-norma yang membentuk regulasi poligami di Indonesia. Tampaknya kerangka hukum yang ada kurang relevan dan tidak dihormati oleh masyarakat, termasuk PNS. Studi ini juga menyoroti kurangnya penerapan sanksi yang tegas dan pengawasan yang baik, yang berkontribusi pada ketidakpatuhan terhadap peraturan. Sebagai kesimpulan, makalah ini menyoroti adanya kesenjangan antara regulasi yang dimaksudkan dan implementasinya di di kalangan PNS yang terlibat dalam pernikahan poligami. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya komprehensif, termasuk reformasi hukum, penerapan sanksi yang lebih ketat, pengawasan yang ditingkatkan, serta kampanye edukasi dan kesadaran yang lebih efektif tentang pentingnya patuh terhadap peraturan yang ada.
Postmodernisme dan Perkembangan Pemikiran Islam Kontemporer Ismail, Yusuf
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Islamic Religious Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.015.2.06

Abstract

Modernism and postmodernism were born from mainland Europe and America. This philosophical thought penetrated religious issues. Postmodernism was born as an attempt to understand social conditions and phenomena, the term postmodernism appeared for the first time in literature in 1939. In the context of religion, Postmodernism in its aim so that religious understanding does not fall into the system of totalitarian interpretation in a religious context and the context of social systems, economics, culture, and politics. The topic of Postmodernism in this paper is presented based on its actuality and to stimulate our thinking which is generally still oriented to modern or even traditional concepts. By studying this relatively new concept we will be confronted with the basic question of which philosophical thinking results have correlation values ​​and relevance to the development and demands of contemporary society, not which ones are theoretically correct. The statement confirms the relativity of reason. The realm of absolute truth is not in humans, absolute truth is from and belongs to God. Keywords: Postmodernism, Contemporary Islam, Moderism Abstrak Modernisme dan postmodernisme lahir dari daratan Eropa dan Amerika Pemikiran filosofis ini merambah ke persoalan keagamaan. Postmodernime lahir sebagai usaha memahami kondisi dan fenomena sosial, istilah postmodernisme muncul untuk pertama kalinya dalam sastra pada tahun 1939. Dalam konteks keagamaan, Postmodernisme dalam bertujuannya agar faham keagamaan tidak jatuh pada sistem tafsir totaliter tunggal dalam konteks keagamaan dan dalam konteks sistem sosial, ekonomi, budaya dan politik. Topik Postmodernisme dalam tulisan ini disajikan berdasarkan pada aktualitasnya dan guna merangsang pemikiran kita yang pada umumnya masih berorientasi pada konsep-konsep modern atau bahkan tradisional. Dengan mempelajari konsep yang relatif baru ini kita akan dihadapkan pada pertanyaan dasar tentang hasil pemkiran filsafat yang manakah yang mempunyai nilai korelasi dan relevansi dengan perkembangan dan tuntutan masyarakat kontemporer, bukan yang manakah yang benar secara teoritis an sich. Pernyataan tersebut menegaskan relativitas kebenaran nalar. Wilayah kebenaran mutlak bukan ada pada manusia, Kebenaran mutlak adalah dari dan milik Tuhan. Kata kunci: Postmodernisme, Modernisme, Pemikiran Islam
Bridging the Gap: Policy Strategies to Align UIN Salatiga Research with Regional Needs Ismail, Yusuf
AMUYA: JOURNAL OF MANAGEMENT Vol 1 No 2 (2025): AMUYA: Indonesian Journal of Management Reviews
Publisher : POKJANAS PERENCANA KEMENTERIAN AGAMA RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61860/amuya.v1i2.19

Abstract

This policy paper describes that low utilization of UIN Salatiga's outputs by industry, society, and government is a pressing challenge that creates a gap between academic research and practical implementation. This phenomenon is rooted in a lecturer performance evaluation system that tends to be quantitative and publication-oriented, rather than focused on real impact. As a result, many high-quality research results remain merely theoretical documents, without making significant contributions to development or solving problems in the field. This policy article aims to comprehensively analyze this issue. The writing method used is qualitative policy analysis, with a diagnostic and prescriptive approach. The initial step is to identify the issue by formulating the problem, its causes, and its consequences based on secondary data and relevant theoretical frameworks, such as Agency Theory and the Goal Substitution Concept. Next, an analysis of policy alternatives is conducted to identify feasible and effective intervention options, using the William N. Dunn scoring method. This analysis yields a single recommendation, deemed the most optimal, namely a revision of the university's internal regulations. This recommendation focuses on changes to the incentive system, which are then formulated into specific policy proposals addressed to key stakeholders. The overall process aims to provide practical and theoretical guidance for transforming the research ecosystem at UIN Salatiga.