Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jad.v10i1.653

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap bagaimana Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilakukan di SMP Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian analisis kualitatif deskriptif, yaitu peneliti mengamati dan berinteraksi langsung dengan kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, kepala tata usaha, waka bidang mutu dan pengembangan sumber daya manusia, waka kurikulum dan waka sarana prasarana di SMP Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen administratif kepala sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam sudah dilaksanakan dengan efektif, yang ditunjukkan dari seluruh unsur manajemen administratif sudah berjalan sesuai program mulai dari perencanaan sampai pada pengawasan. Manajemen operatif kepala sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam sudah dilaksanakan dengan efektif, yang ditunjukkan dari seluruh unsur manajemen operatif berjalan secara fungsional.Kata Kunci : Manajemen, Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan Agama Islam.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS GOOGLE CLASSROOM Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.073 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.480

Abstract

Proses pembelajaran menggunakan media google classrooom merupakan cara-cara proses pembelajaran yang mudah dengan menggunakan aplikasi google classroom, sehingga hasil yang dilakukan di kelas X TKJ 1 berjalan dengan baik, guna menunjang proses pembelajaran PAI hal tersebut sudah dipersiapkan oleh guru, mulai dari menyiapkan kegiatan rancangan pembelajaran dan media yang digunakan. Serta evaluasi proses dan hasil selama kegiatan pembelajaran sehingga dapat membantu dan mengoptimalkan proses pembelajaran PAI menggunakan media google classroom. Metode dalam penelitian ini adalah: penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian kualitatif studi kasus. Studi kasus dilihat dari yang mempelajarai keadaan serta perkembangan siswa secara mendalam juga lengkap. Studi kasus dilihat dari yang mempelajarai keadaan serta perkembangan siswa secara mendalam juga lengkap. Studi kasus ini dilakukan oleh guru atau pendidik yang bersangkutan untuk memahami siswa sebagai individu dengan lebih mendalam guna membantu perkembangan siswa tersebut kedepannya. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ SMKN 1 angkasbitung.Penggunaan media online berbasis classroom dilaksanakan pada siswa kelas X TKJ SMKN 1 Rangkasbitung. Dalam pelaksanaannya penggunaan media online berbasis classroom sering terkendala oleh beberapa faktor yang sangat krusial, dimana masalah kuota dan jaringan internet menjadi kendala yang paling dominan atas pembelajaran PJJ sangat ini. Pembelajaran menggunakan media online berbasis classroom disatu sisi sangat membantu, karena pembelajaran dilaksanakan secara daring untuk mengantisifasi dampak dari pandemi covid-19. Keefektivan media google classroom dalam pembelajaran PAI di kelas X TKJ SMKN 1 Rangkasbitung, berdasarkan hasil temuan dan tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa sebesar 65% siswa mengikuti pembelajaran secara daring melalui media online google classroom.
Konsep Pendidikan dalam Persfektif Al-Quran surat Al-A’raf Ayat 157 Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.65 KB) | DOI: 10.55171/jad.v2i1.236

Abstract

Masalah pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam pembangunan manusia seutuhnya, karena kemampuan, kecerdasan dan  kepribadian suatu bangsa yang akan datang banyak ditentukan oleh pendidikan yang ada sekarang ini. Bahkan kemajuan suatu masyarakat atau bangsa banyak ditentukan oleh pendidikannya.Seiring berjalannya waktu, terjadi problem-problem yang mengiringi proses pendidikan. Salah satu problem dalam dunia pendidikan adalah Dichotomy dalam ilmu, yaitu ilmu agama dan ilmu umum. Akibat dari dichotomy ilmu  tersebut memunculkan pandangan yang  tidak seimbang antara keduanya, ada yang  lebih mengutamakan ilmu agama dan terdapat pula yang lebih mementingkan  ilmu umum, hasilnya lahir  kepribadian-kepribadian yang kurang utuh pada hakikatnya. Al -qur’an sebagai kitab petunjuk telah memberikan arahan-arahannya kepada manusia dalam segala aspek dalam kehidupan ini, tidak terkecuali petunjuknya dalam hal dunia pendidikan.Oleh karenanya, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prinsip-prinsip pendidikan yang terdapat dalam al-qur’an dengan menggunakan pendekatan metode tafsir maudhu’I yang di jelaskan secara  deskriptif analitis dan didukung oleh data-data baik yang bersifat primer maupun  sekunder. Setelah mengadakan penelitian, penulis menemukan prinsip-prinsip yang ditawarkan al-qur’an dalam pendidikan, yaitu : Tauhid, Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa setiap anak lahir diatas fitrah aqidah tauhid dan condong terfitrah mengenal penciptanya yang mengadakan sesuatu dari tidak ada menjadi wujud, tidak menyekutukanNya dan tidak menyembah kepada selainNya. Maka pendidikan harus mampu menanamkan nilai-nilai tauhid pada peserta didiknya. Tauhid sebgagai prinsip pendidikan berilmplikasi pada: 1. Tauhid Membentuk Kepribadian Utuh. 2. Tauhid Membentuk Kepribadian Terbuka. 3. Tauhid Membentuk Kepribadian Berani. 4. Tauhid Membentuk Kepribadian Bebas. 5. Tauhid Membentuk Kepribadian Optimis
PERAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI MTS AL-KANAWIAH Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.359 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i2.419

Abstract

Lembaga pendidikan Islam Al-Kanawiah  perkembangannya sangat pesat baik sarana prasarana maupun terutama manajemen pesertanya. Hal ini yang menjadi daya tarik peneliti untuk melakukan penelitian terkait dengan peranan masyarakat dalam meningkatakan mutu pendidikan islam di MTs. Al-Kanawiah Cikulur dalam penelitian ini penulis memiliki tujuan, diantaranya untuk mengetahui sejauh mana peran masyarakat dalam meningkatakan mutu pendidikan Islam, kondisi mutu pendidikan islam MTs Al-Kanawiah, dan peranan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Kemudian dari data dan sumber data yang sudah diperoleh dengan menggunakan tekhnik observasi, pengamatan, wawancara dan dokumentasi dianalisis secara mendalam dengan lebih mengedepankan materi kasus temuan. Selanjutnya dari materi temuan untuk mengetahuipertanyaan yang ada pada latar belakang masalah. Hasil penelitiannya adalah, (1) respon masyarakat yang sangat baik dan mendukung peningkatan mutu pendidikan islam (2) sarana dan prasarana yang cukup memadai dan terbilang lengkap, kurikulum yang digunakan ialah KTSP, manajemen kependidikan sudah bersetatus sarjana S1 dan rata-dara telah mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG), manajemen keuangan pihak sekolah bekerja sama dengan yayasan dan pemerintah, manajemen peserta didik sudah cukup baik terbukti dengan jumlah pendaptar yang setabil tiap tahunnya, manajemen hubungan dengan masyarakat dirasa sangat baik terbukti dengan respon dan anime masyarakat yang positif dengan berdirinya MTs. Al-Kanawiah (3) dukungan, respon yang positif dan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Islam di MTs. Al-Kanawiah, terbukti dengan masyarakat sedikit banyaknya ikut serta gotong royong dalam pembangunan yang ada di MTs. Al-Kanawiah, masyarakat ikut serta dalam kegiatan rapat, dan yang paling terpenting ialah masyarakat mempercayakan anaknya untuk menuntut ilmu di MTs. Al-Kanawiah atau masyarakat berperan dalam bidang manajemen peserta didik untuk peningkatan mutu pendidikan Islam MTs. Al-Kanawiah.
Pendidikan Perilaku Sosial Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Melalui Pola Asuh Orang Tua Di Rumah Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.547 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i2.549

Abstract

Keluarga merupakan lembaga pertama dalam pembentukan pendidikan, orang tua berperan penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter pada diri anak. Orang tua harus melakukan pengasuhan, bimbingan, dan pendampingan, serta menjadi tauladan yang baik untuk anak. Bagi anak orang tua adalah model yang akan mereka tiru, apa yang dilakukan oleh orang tua akan sangat mudah untuk dicontoh oleh anak. Kegagalan dalam mendidik dan membina anak dalam keluarga, maka akan mempersulit lembaga-lembaga lain untuk memperbaiki kegagalan-kegagalan tersebut.Adapun yang mendorong untuk melaksanakan penelitian tentang pola asuh orang tua adalah untuk mengetahui pendidikan perilaku sosial siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah melalui pola asuh orang tua dirumah. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga jenis pola asuh yang biasa diterapkan orang tua diantaranya, Pola asuh otoriter, yaitu menekankan segala aturan orang tua harus ditaati oleh anak. Pola asuh permisif, yaitu segala aturan dan ketetapan keluarga berada ditangan anak. Selanjutnya pola asuh demokratis, yaitu Kedudukan antara anak dan orang tua sejajar, suatu keputusan diambil bersama dengan mempertimbangkan kedua belah pihak, anak diberi kebebasan yang bertanggung jawab, artinya apa yang dilakukan oleh anak tetap harus dibawah pengawasan orang tua dan dapat di pertanggung jawabkan secara moral. Orang tua siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta Mathla’ul Anwar Buyut Cileles dominan menggunakan pola asuh dengan pola asuh demokratis. Dan Perilaku sosial siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Swasta Mathla’ul Anwar Buyut Cileles sudah cukup baik, ini dapat dilihat dari berbagai perilaku sosial yang dilakukan oleh siswa setiap harinya dilingkungan sekolah
Upaya Guru Dalam Peningkatan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Fiqih Dengan Menggunakan Metode Jigsaw Pada Siswa Kelas Vii Pondok Pesantren Daar El-Qolam 4 Gintung, Jayanti, Tanggerang, Banten Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jad.v10i2.744

Abstract

Berhasil atau tidaknya suatu pendidikan, salah satunya adalah karena guru. Maka guru merupakan komponen yang menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan. Maka dari itu guru harus pandai memilih metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan yang di butuhkan anak didik supaya anak didik merasa senang dalam belajar saat kita mengajar. Guru yang baik adalah guru yang bisa membuat siswa nyaman dan senang ketika belajar di kelas.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas VII MTs Pondok Pesantren Daar el-Qolam 4. Siklus I, dan siklus II terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa menggunakan metode Jigsaw siswa dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami pelajaran fiqih.  Pada siklus I, diperoleh nilai rata-rata sebesar 56,28. Dari 35 siswa, ada 15 siswa yang mencapai nilai antara 35-45 yang berkatagori belum tuntas atau 43%. Dan sebanyak 20 siswa yang dapat nilai antara 50-80 yang berkatagori tuntas atau 57%.  Pada siklus II  dari 35 siswa ada 35 siswa yang mencapai nilai antara 60-85 yang berkatagori tuntas atau 100% dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 17% dari rata-rata siklus I yaitu menjadi 73,57, Penerapan metode Jigsaw juga memberi perubahan terhadap perilaku belajar siswa ke arah yang positif. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dapat disimpulkan bahwa menggunakan metode Jigsaw bisa meningkatkan pemahaman siswa.
Penerapan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (Lkp) Arsy Education Rangkasbitung Lebak-Banten Pupu Mahpudin
E-Jurnal Aksioma Ad Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jad.v11i1.912

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Penerapan Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa di LKP Arsy. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui Mengapa Metode Sorogan digunakan di LKP Arsy Education Rangkasbitung Lebak-Banten 2) untuk mengetahui Pelaksanaan Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran siswa di LKP Arsy Education Rangkasbitung Lebak-Banten 3) untuk mengetahui faktor penghambat Penerapan Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran siswa di LKP Arsy Education Rangkasbitung Lebak-Banten. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian adalah Alasan metode sorogan digunakan di LKP Arsy Education karena metode sorogan ini efektif dan tepat digunakan metode sorogan memudahkan anak untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan cepat, baik dan benar, bisa membaca Al-Qur’an sesuai dengan hukum-hukum tajwidnya, makhorijul hurufnya dan kefasihannya.