Keluarga merupakan lembaga pertama dalam pembentukan pendidikan, orang tua berperan penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter pada diri anak. Orang tua harus melakukan pengasuhan, bimbingan, dan pendampingan, serta menjadi tauladan yang baik untuk anak. Bagi anak orang tua adalah model yang akan mereka tiru, apa yang dilakukan oleh orang tua akan sangat mudah untuk dicontoh oleh anak. Kegagalan dalam mendidik dan membina anak dalam keluarga, maka akan mempersulit lembaga-lembaga lain untuk memperbaiki kegagalan-kegagalan tersebut.Adapun yang mendorong untuk melaksanakan penelitian tentang pola asuh orang tua adalah untuk mengetahui pendidikan perilaku sosial siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah melalui pola asuh orang tua dirumah. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga jenis pola asuh yang biasa diterapkan orang tua diantaranya, Pola asuh otoriter, yaitu menekankan segala aturan orang tua harus ditaati oleh anak. Pola asuh permisif, yaitu segala aturan dan ketetapan keluarga berada ditangan anak. Selanjutnya pola asuh demokratis, yaitu Kedudukan antara anak dan orang tua sejajar, suatu keputusan diambil bersama dengan mempertimbangkan kedua belah pihak, anak diberi kebebasan yang bertanggung jawab, artinya apa yang dilakukan oleh anak tetap harus dibawah pengawasan orang tua dan dapat di pertanggung jawabkan secara moral. Orang tua siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta Mathla’ul Anwar Buyut Cileles dominan menggunakan pola asuh dengan pola asuh demokratis. Dan Perilaku sosial siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Swasta Mathla’ul Anwar Buyut Cileles sudah cukup baik, ini dapat dilihat dari berbagai perilaku sosial yang dilakukan oleh siswa setiap harinya dilingkungan sekolah
Copyrights © 2022