Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASIEKSKLUSIF TERHADAP MOTIVASI PEMBERIAN ASI ., Sulami; Anonyma, Pipi
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : ASI merupakan jenis makanan yang mencukupi kebutuhan bayi baik fisik, psikologi, sosial, maupun spiritual. Pemberian ASI eksklusif selain dipengaruhi oleh pengetahuan juga dipengaruhi oleh pendidikan dan sikap ibu menyusui tersebut yaitu pendidikan yang tinggi cenderung memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif sehingga cenderung akan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Bila seorang Ibu hamil mempunyai pengetahuan tentang ASI eksklusif maka Ibu akan memilih untuk memberikan  yang terbaik untuk bayinya dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Ada beberapa ibu kurang mengetahui pentingnya ASI Eksklusif.Tujuan : Meneliti hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap motivasi pemberian ASI.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Rancangan penelitian Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan Accidental Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 32responden. Analisis data menggunakan uji statistic kendall tau.Hasil: Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusifsebanyak 65,6% mempunyai pengetahuan yang sedang, 28,1% mempunyai pengetahuan yang tinggi, dan sebanyak 6,3% mempunyai pengetahuan yang rendah.Sedangkan hasil motivasi pemberian ASI sebanyak 40,6%) mempunyai motivasi tinggi, sebanyak 28.1% mempunyai motivasi tinggi, sebanyak 31,3% dengan motivasi rendah. Hasil uji statistic diperoleh nilai r = 0,306 dengan p = 0,026 pada signifikan5%.Kesimpulan : Ada  hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif dengan motivasi Pemberian ASI. Kata kunci:  ASI Eksklusif, Motivasi, Pengetahuan
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASIEKSKLUSIF TERHADAP MOTIVASI PEMBERIAN ASI ., Sulami; Anonyma, Pipi
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : ASI merupakan jenis makanan yang mencukupi kebutuhan bayi baik fisik, psikologi, sosial, maupun spiritual. Pemberian ASI eksklusif selain dipengaruhi oleh pengetahuan juga dipengaruhi oleh pendidikan dan sikap ibu menyusui tersebut yaitu pendidikan yang tinggi cenderung memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif sehingga cenderung akan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Bila seorang Ibu hamil mempunyai pengetahuan tentang ASI eksklusif maka Ibu akan memilih untuk memberikan  yang terbaik untuk bayinya dengan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Ada beberapa ibu kurang mengetahui pentingnya ASI Eksklusif.Tujuan : Meneliti hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap motivasi pemberian ASI.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Rancangan penelitian Cross Sectional. Pengambilan sampel dengan Accidental Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 32responden. Analisis data menggunakan uji statistic kendall tau.Hasil: Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusifsebanyak 65,6% mempunyai pengetahuan yang sedang, 28,1% mempunyai pengetahuan yang tinggi, dan sebanyak 6,3% mempunyai pengetahuan yang rendah.Sedangkan hasil motivasi pemberian ASI sebanyak 40,6%) mempunyai motivasi tinggi, sebanyak 28.1% mempunyai motivasi tinggi, sebanyak 31,3% dengan motivasi rendah. Hasil uji statistic diperoleh nilai r = 0,306 dengan p = 0,026 pada signifikan5%.Kesimpulan : Ada  hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif dengan motivasi Pemberian ASI. Kata kunci:  ASI Eksklusif, Motivasi, Pengetahuan
Optimalisasi Peran Kader Lansia Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Kader Dalam Deteksi Dini Penyakit Penyerta Pada Lansia Anonyma, Pipi; Sastrawijayah, Jemmi; Sulami, Amik
Wigneswara - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Wigneswara (Juli 2025)
Publisher : Ganesha Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembangunan bangsa. Tanpa kesehatan, manusia tidak bisa mengurus dirinya sendiri dan membantu serta membangun daerahnya masing-masing. Akan tetapi sebagian besar lansia di desa Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta belum mengetahui pengertian dan upaya menjaga kesehatan lansia yang salah satu penyebabnya karena kurangnya pengetahuan dari Kader tentang informasi kesehatan, sehingga dalam kegiatan ini akan melakukan pelatihan kepada kader untuk bisa mengoptimalkan perannya dalam deteksi dini penyakit pada lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat terutama lansia. Metode kegiatan ini yaitu dengan memberikan penyuluhan kepada kader lansia mengenai pengetahuan dan menjaga kesehatan lansia melalui deteksi dini serta pemeriksaan Kesehatan. Hasil kegiatan ini yaitu didapatkan hasil yang sangat berbeda dimana hasil pretest rata-rata 28,04 tetapi setelah dilakukan pelatihan dan penyuluhan didapatkan hasil post test rata-rata 94,23, dengan demikian peserta sangat baik dalam memahami materi yang telah diberikan. kegiatan penyuluhan pada kader lansia dan pemeriksaan gratis ini sangat diperlukan oleh semua peserta penyuluhan, karena dapat menurunkan angka terjadinya penyakit penyerta pada lansia.
Hubungan Pola Asuh Keluarga dengan Tingkat Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Pra Sekolah Anonyma, Pipi; Sastrawijayah, Jemmi
STETHOSCOPE Vol 4 No 1 (2023): STETHOSCOPE
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.994

Abstract

Abstrak Anak prasekolah memiliki masa keemasan (the golden age) dalam perkembangannya disertai dengan terjadinya pematangan fungsi-fungsi fisik dan psikis yang siap merespon dari berbagai aktivitas yang terjadi di lingkunganya. Pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak merupakan rangkaian perubahan yang mengatur dari satu tahap perkembangan ke tahap perkembangan. Desain penelitian digunakan dalam penelitian anak adalah studi deskriptif analitik yaitu penelitian ini bertujuan memaparkan informasi yang didapat dan pengujian atas hipotesis penelitian yang telah dilakukan. Variabel utama pada penelitian ini adalah pola asuh. Sampel dalam penelitian ini yang diambil adalah total populasi yaitu semua keluarga dan anaknya yang berusia pra sekolah berjumlah 55 orang. Kebanyakan pola asuh Keluarga terhadap anak adalah permissive dengan hasil pengukuran perkembangan motorik halus DDST II dalam kategori untestable (gagal) yaitu sebanyak 17 anak (28,3%), dengan p-value 0.045, maka p-value < 0,05 sehingga dikatakan ada hubungan pola asuh keluarga dengan tingkat perkembangan motorik halus pada keluarga dan anaknya dengan usia pra sekolah. Kata Kunci: Pola asuh Keluarga, perkembangan motorik halus. Family Parenting Pattern and Fine Motor Development Level on Pre-School Children Abstract Preschoolers have a golden age in their development accompanied by the maturation of physical and psychological functions that are ready to respond to various activities that occur in their environment. The growth and development experienced by children is a series of changes that regulate from one stage of development to another. The research design used was analytic descriptive study. This research aims to present the information obtained and test the research hypotheses. The main variable in this study is parenting style. Total sampling was used to take the sample of the study. The respondents were all families having children on pre-school age, totaling 55 people. Most family parenting styles are permissive with the results of the DDST II fine motor development measurement being in the untestable category (failure), for 17 children (28.3%). The p-value is 0.045 (<0.05). So, it can be concluded that there is a relationship between family parenting pattern and the level of fine motor development in families and pre-school age children. Keywords: Family Parenting Pattern, Fine Motor Development.