Cahyani, Indah Rachma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Librarians and Post Truth World: Peluang dan Strategi Perpustakaan di Tengah Crisis of Critical Thinking Cahyani, Indah Rachma
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol 10, No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.159 KB) | DOI: 10.20473/jpua.v10i1.2020.18-26

Abstract

Kemudahan akses informasi membuat masyarakat dengan mudah memproduksi informasi, post truth era membuat kita leluasa untuk memproduksi, menggunakan, menyimpan informasi, sekalipun informasi tersebut adalah sebuah kebohongan dan jauh dari kata benar, baik itu informasi yang bersifat daily life hingga informasi yang disajikan untuk akademisi. Artikel ilmiah ini menggunakan menggunakan metode analisis kajian pustaka, dengan mengumpulkan berbagai artikel ilmiah, penelitian yang berkaitan dengan tema kajian yang akan dibahas. Penulis memiliki tujuan untuk menggambarkan lebih jauh strategi pustakawan dalam tantangan menghadapi meluasnya kualitas informasi di era Post truth, selain itu penulis juga ingin menggambarkan tantangan serta peluang bagi pustakawan di era post truth. Artikel ilmiah ini mengungkapkan bahwa keberadaan perpustakaan dan pustakawan dipost truth era masih dan lebih dibutuhkan. Pustakawan mampu menjadi “penjernih” di dalam “keruhnya” informasi, kesalahan dalam informasi akan memengaruhi seseorang dalam pengambilan keputusan. Pustakawan dan perpustakaan akan terus digunakan sebagai jembatan informasi yang mampu memberikan alternatif-alternatif dalam pemilihan informasi yang tepat dan akurat.
Upaya Perpustakaan Universitas Airlangga dalam Mewujudkan Airlangga University Library Sustainable Development Goals (SDGs) -, Suhernik; Cahyani, Indah Rachma
JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan Vol 10, No 2 (2020): JULI - DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.914 KB) | DOI: 10.20473/jpua.v10i2.2020.83-93

Abstract

Saat ini perpustakaan umum, perpustakaan nasional, universitas, sekolah, dan khusus memastikan bahwa informasi dan keterampilan untuk menggunakan informasi tersedia untuk semua pemustaka dan  menjadikan institusi bagian dari revolusi era digital. Perpustakaan menyediakan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), membantu pemustaka mengembangkan kapasitas untuk menggunakan informasi secara efektif, dan melestarikan informasi untuk memastikan akses berkelanjutan bagi generasi mendatang. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi Perpustakaan Universitas Airlangga dalam dalam mewujudkan Airlangga University Library Sustainable Development Goals (SDGs), dengan metode studi literature, kajian ini mampu menampilkan konsep-konsep secara detail dan mampu membuat kerangka berfikir khususnya dalam hal mengatur dan memilih mana referensi yang relevan dengan kajian yang dibuat.
Sebuah Kajian Kolaborasi dan Graf Komunikasi Penulsi pada Jurnal IJEIS (Indonesian Journal of Electronic and Instrumentation System), Universitas Gadjah Mada Kriswanto, Y. Rudi; Erliyana, Ella; Adiguna, I Ketut Gunadi; Cahyani, Indah Rachma
Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan dan Kearsipan Vol. 22, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims among others; to know the level of author collaboration; the most prolific writer; the amount of information on the communication graph; the synthesis point; to know the relationship between productive authors with a synthesis point. Data collection is done by taking the author of the article in the journal IJEIS UGM in the 2015-2017 edition year. To find out the level of collaboration authors required the theory written Subramanyam. Then to map the relationship of collaboration between authors required communication graph. By applying Brillouin formulation, the communication graph can be determined synthesis point the calculation results show the writer's collaboration rate of 98%. The author with the highest productivity of 11 was obtained by author Raden Sumiharto. The total amount of information in the communication graph is 16.10 bits. Nodes 53 are the nodes that have the highest synthesis point, while nodes 53 are Raden Sumiharto. From the results of the study also known that the most productive writers also have the highest synthesis point value.