Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kimia pada budidaya ikan bandeng (Chanos chanos Forsskal) di tambak payau Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu (°C), pH, salinitas (ppt), oksigen terlarut (DO) (mg/l), dan kecerahan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali dalam seminggu yaitu pada pagi dan sore hari menggunakan alat ukur standar kualitas air, seperti termometer, pH meter, refraktometer, DO meter, dan cakram Secchi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif yaitu membandingkan parameter kualitas air hasil penelitian dengan parameter SNI (Standar Nasional Indonesia) beserta rujukan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, dan kecerahan air tambak payau Desa Reroroja secara umum berada dalam kisaran yang layak dan mendukung kegiatan budidaya ikan bandeng. Kondisi kualitas air tersebut menunjukkan lingkungan perairan tambak yang relatif stabil, produktif, dan mampu menunjang proses fisiologis ikan serta pertumbuhan pakan alami. Kualitas air tambak payau di Desa Reroroja masih memenuhi persyaratan untuk budidaya ikan bandeng. Pengelolaan kualitas air yang berkelanjutan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas lingkungan tambak dan meningkatkan keberhasilan produksi ikan bandeng.