Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS HUKUM PRODUK KOSMETIKA YANG DI IMPOR UNTUK DIGUNAKAN SECARA PRIBADI OLEH KONSUMEN Sari, Nabila; Tan, Winsherly
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v9i3.40173

Abstract

Beredarnya produk kosmetika dari luar negeri ke Indonesia melalui transaksi e-commerce telah menimbulkan suatu permasalahan hukum dimana Pelaku usaha mendapatkan celah untuk memasukkan produk kosmetika asing tanpa mendaftarkan terlebih dahulu kepada BPOM. Adapun, Jenis penelitian yang penulis implementasikan dalam artikel ilmiah ini adalah penelitian yuridis normative. Penelitian ini ditujukan untuk menjawab permasalahan hukum yakni untuk mengetahui bentuk perlindungan konsumen terhadap produk kosmetika yang berasal dari luar negeri saat ini serta perlindungan hukum konsumen atas produk kosmetika yang di impor untuk digunakan sendiri/pribadi oleh konsumen. Maka, diketahui bahwa Perlindungan hukum bagi konsumen terhadap peredaran kosmetik impor tanpa izin edar di Indonesia diatur dalam Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yaitu pada Pasal 4 tentang hak-hak konsumen dan Pasal 7 tentang kewajiban pelaku usaha. Dan apabila suatu produk kosmetik tersebut tidak sesuai dengan standar dan persyaratan yang telah ditentukan, maka sesuai ketentuan Pasal 8 ayat (4) UUPK, produk kosmetik tersebut wajib ditarik dari peredaran. Dan dalam hal perlindungan konsumen atas produk kosmetik impor yang telah dikonsumsinya dan pada akhirnya menimbulkan kerugian maka hal tersebut merupakan tanggung jawab dari pelaku usaha yang harus bertanggungjawab memberikan ganti rugi terhadap konsumen sesuai dengan ketentuan Pasal 19 UUPK.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN BARANG GADAI NASABAH DIKANTOR PEGADAIAN CABANG SIGLI MENGGUNAKAN METODE FROFILE MATCHING BERBASIS WEB Sari, Nabila; Husaini, Husaini; Razi, Zulfa
Jurnal Real Riset Vol 5, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jrr.v5i3.1526

Abstract

 The Profile Matching method is profile matching, carried out to identify good and bad customers. These customers can be measured using several assessment criteria. In addition, in designing a decision support system, we must determine the feasibility of pawn goods according to the requirements. Therefore, we apply the Profile Matching Method to determine the feasibility of pawning the item. The database used is the MySql database which is stored on an online server so that it can be accessed by web-based system applications.Keywords : Profile Matching Method, Customers, Databases 
MENGURAI DAMPAK DIGITAL : TRANSFORMASI HUKUM BISNIS SYARIAH DI ERA EKONOMI DIGITAL Nadya, Anandhita; Tartila, Lisana; Sari, Nabila; Putri, Venotty Ananda
Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan Vol 3, No 2 (2025): Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbest.v3i2.313

Abstract

The digital revolution has transformed the global economy, with the use of information and communication technology. These changes have had an impacts on Sharia law. This research analyze the effect of digital transformation on Sharia business law, identifies challenges such as the validity of electronic contracts and transactions, and explores the potetial adaptation of sharia  e-commerce and fintech. Qualitative methods, were used with literature analysis. The findings show that digital transformation offers opportunities and challenges for Sharia law. Adaptation strategies, digital literacy,strong technological infrastructure, and a responsible development Sharia Fintech are important to maintain therelevance of  Sharia law in fair transactions. The study concludes that an appropriate response will empower Sharia law in creating  an inclusive digital economic ecosystem as per Islamic principles.Keywords : Digital transformation, Sharia business law, Digital economy era
Pengaruh Penggunaan ChatGPT terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Palangkaraya Sucerta, Sucerta; Hariatama, Fendy; Sari, Nabila; Ripli, Ripli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap kemandirian belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda pada sampel sebanyak 50 mahasiswa yang dipilih melalui metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r_hitung lebih besar dari r_tabel (0,361), yaitu pada variabel X1 sebesar 0,418; X2 sebesar 0,830; X3 sebesar 0,747; X4 sebesar 0,637; serta variabel Y1-Y4 berada pada rentang 0,381 hingga 0,728. Selain itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,696 yang berarti instrumen penelitian tergolong reliabel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara simultan penggunaan ChatGPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa dengan nilai F sebesar 4,313 dan signifikansi sebesar 0,005 (<0,05). Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,527 menunjukkan hubungan sedang, sedangkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,277 mengindikasikan bahwa kontribusi penggunaan ChatGPT terhadap kemandirian belajar sebesar 27,7%, sementara sisanya sebesar 72,3% dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi belajar. Secara parsial, hanya variabel X4 yang berpengaruh signifikan dengan nilai B sebesar 0,808; t sebesar 2,131; dan signifikansi sebesar 0,039. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig>0,05) dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT mampu meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa secara moderat. Oleh karena itu, disarankan adanya integrasi penggunaan ChatGPT secara etis dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) guna mendukung proses pembelajaran yang lebih mandiri, adaptif, dan berbasis teknologi.