Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon siswa sekolah dasar terhadap perubahan pembelajaran daring ke luring bagi kesehatan psikososial selama pandemi covid-19 Pratiwi , Ayu; Purnama Sari , Meily; Wibisono , H.A.Y.G
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v12i2.188

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus disease 2019 pertama kali menyebar di kota Wuhan pada bulan Desember 2019, sedangkan di Indonesia pertama kali kasus ini ditemukan pada bulan Maret 2020. Dikarenakan jumlah covid yang semakin menurun sampai 65% , pemerintah dalam Kemendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 memperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dalam jumlah terbatas, yaitu dilaksanakan sebanyak 50% peserta didik dari kapasitas ruangan yang telah ditetapkan. Desain Penelitian : dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi transcendental, menggunakan tehnik indept interview atau wawancara mendalam sebanyak 10 partisipan dengan menggunakan tehnik analisa Colaizzi. Hasil Penelitian : didapatkan 4 tema yang telah peneliti konversikan melalui pengolahan data manual dan menganalisa data menggunakan tehnik Colaizzi. Tema yang ditemukan peneliti, diantaranya hambatan Pembelajaran daring, perubahan emosional, manajemen adaptasi dan kemandirian belajar. Kesimpulan :dapat disimpulkan terdapat masalah kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar dikarenakan perubahan dari pembelajaran daring ke luring dimasa pandemi Covid-19. Saran : Kesehatan psikososial pada siswa sekolah dasar sebaiknya harus segera dikonsultasikan kepada orangtua atau guru agar tidak menghambat psikologi dan sosial dari para partisipan. Kata Kunci : Psikosososial, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran Daring, Pembelajaran Luring
Hubungan Karakteristik Individu Dan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Di Kampung Bolang Desa Ranca Gede Napiyah; Puspita Sari, Rina; Pratiwi , Ayu
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1441

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan keperawatan komunitas berfokus pada kelompok masyarakat dengan hipertensi. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah ≥140/90 mmHg. Pada tahun 2023, hipertensi dialami oleh sekitar 1,3 miliar orang di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 30,8%, dengan 2,3 juta kasus di Provinsi Banten dan 729.628 kasus di Kabupaten Tangerang. Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, merokok, dan kebiasaan gaya hidup yang buruk. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Kampung Bolang Desa Ranca Gede. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasi dan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 123 orang. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,000), jenis kelamin (p = 0,011), riwayat keluarga (p = 0,000), dan gaya hidup (p = 0,001) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Karakteristik individu dan gaya hidup berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat Kampung Bolang Desa Rancagede. Masyarakat disarankan untuk menjaga kebiasaan hidup sehat guna mencegah atau mengendalikan hipertensi, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki riwayat keluarga.