Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Minat Menjadi Jurnalis Media Online Pada Mahasiswa Jurnalistik Program Studi Komunikasi Universitas Nasional Haspiaini, Nurhasanah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.995 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1710

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar minat menjadi jurnalis online pada mahasiswa jurnalistik di universitas Nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survey dimulai dari observasi dan kuesioner. Hasil penelitian ditemukan minat kuat menjadi jurnalis online memotifasi aktifitas belajar menulis berita. Hal ini merupakan hal yang menarik bagi mahasiswa yang dianggapnya sangat sesuai dengan pilihannya memilih konsentrasi jurnalistik. Pernyataan ini dapat dilihat dari hasil angket 41,5 %. Artinya minat merupakan suatu kecenderungan hati atau kesukaan dan dorongan dalam diri mahasiswa dengan mencurahkan perhatian, perasaan dan kemauan pada suatu lingkungan yaitu konsentrasi jurnalistik yang mempunyai arti bagi dirinya (dapat menyenangkan hati) untuk menjadi jurnalis online, yang mana hal itu sangat tergantung dari bakat diri mahasiswa tersebut di lingkungan konsentrasi, sebagai motif sosial. Minat seseorang. dipengaruhi oleh faktor internal yang datang dari dalam dirinya sendiri sesuai dengan perkembangannya, dan faktor eksternal yakni hal-hal yang datang dari luar diri seseorang seperti keadaan lingkungan
Pengembangan Kompetensi Komunikasi dan Kepemimpinan Remaja dalam Pembangunan Komunitas Lokal Kecamatan Tigaraksa Tangerang Kulsum, Nieke Monika; Haspiaini, Nurhasanah; Salim, Agus
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3554

Abstract

Generasi muda memiliki peran strategis dalam membentuk dan menggerakkan pembangunan komunitas lokal. Namun, di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, masih ditemukan rendahnya keterampilan komunikasi formal serta kurangnya profesionalisme dalam berorganisasi dan berinteraksi sosial. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan berbasis masyarakat. Oleh karena itu, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kapasitas komunikasi formal dan profesionalisme guna memperkuat peran dan kontribusi pemuda dalam pembangunan komunitas lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan keterampilan komunikasi formal dan profesionalisme di kalangan pemuda Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Keterampilan sebagai Master of Ceremony (MC) dan pemahaman keprotokolan menjadi kompetensi penting dalam membentuk karakter pemuda yang percaya diri dan siap tampil sebagai pemimpin dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun profesional. Tujuan kegiatan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan memandu acara secara sistematis dan etis, serta memahami struktur dan prosedur keprotokolan secara komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan intensif yang berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Kegiatan dilakukan melalui sesi teori, lokakarya interaktif, simulasi praktis, serta mentoring dari praktisi MC dan protokol. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Aula Serbaguna Institut Teknologi Indonesia, Serpong, Tangerang. Sebanyak 30 peserta mengikuti program ini secara aktif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara di depan umum, pemahaman terhadap tata acara formal, serta kesiapan peserta untuk terlibat dalam kegiatan komunitas dan dunia kerja secara profesional. Kesimpulannya, program ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang komunikatif, profesional, dan siap menjadi agen perubahan positif di lingkungan sosial mereka.
Radio’s Role in Digital Information Dissemination Haspiaini, Nurhasanah; Widianti, Mira Aditia
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 9 No. 2. December (2025): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v9i2.51541

Abstract

The rapid development of digital audio platforms has challenged conventional radio broadcasting. Previous studies have largely examined radio and podcasts separately. This study addresses this gap by examining how Motion Radio utilizes podcasts as a strategy for disseminating information in the digital era. This research adopts a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews with key informants, direct observation, and documentation of podcast content and production practices at Motion Radio. The unit of analysis includes content curation, production processes, and distribution strategies of radio-based podcasts. Data analysis was conducted using an interactive model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Motion Radio strategically curates selected on-air broadcast content, particularly informative and educational programs, into podcast formats to overcome the temporal limitations of radio broadcasting. Podcast production is integrated with live radio programming, enabling efficient content repurposing, although it remains constrained by limited human resources. Podcasts are positioned not merely as broadcast archives but as digital information channels aimed at expanding audience reach beyond conventional radio listeners. In conclusion, the integration of radio broadcasting and podcasting demonstrates a functional transformation of radio within the digital audio ecosystem. This study contributes theoretically by strengthening discussions on media convergence and platformization in audio communication, and practically by providing insights for the radio industry in formulating sustainable digital strategies. Future research is recommended to conduct comparative studies across radio stations, quantitative analyses of podcast content, and audience behavior research in digital audio consumption.