Yusfina, Yusfina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Backward Walking Exercise Terhadap Nyeri Dan Kemampuan Fungsional Pasien Osteoarhtritis Genu Khumaerah, Aulia; Yusfina, Yusfina; Tenriola, Andi
Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a degenerative disease that mainly attacks the joints and surrounding tissues, causing progressive damage to cartilage, subchondral bone and synovial structures. Genu OA is the most common OA and can cause disabilities that interfere with daily activities, reduce quality of life and increase the risk of falls. Physiotherapy intervention for genu OA can be conducted using various methods, one of them is backward walking exercise. The study is a quasi experimental research using two group pre and post-test control group design. The aim of the research is to determine the effect of backward walking exercise on pain and functional ability in patients with genu OA. The pain scale was measured using the Visual Analog Scale (VAS) and the patient's functional ability was measured using the Physical Function using Western Ontario and McMaster Universities Arthritis Index (WOMAC). The samples were all patients who had been diagnosed with Genu OA and met the predetermined inclusion and exclusion criteria. The samples were divided into 2 groups, the intervention group and the control group. Each group will receive the same physiotherapy intervention, but the intervention group was given additional intervention in the form of backward walking exercises. Backward walking exercise was conducted 2 times a week for 4 weeks. Before administering the exercise, each patient measured their pain scale and functional capacity. The measurement was done again after 8 interventions. The results showed that patients in the intervention group experienced a significant increase in functional ability (p=0.003) and a significant reduction in pain (p=0.000). In the control group there was also a significant increase in functional ability (p=0.000) and pain reduction (p=0.000). However, there was no significant difference in results between the control group and the intervention group in terms of functional ability (p=0.135) and pain level (p=0.490)
Pengaruh Penerimaan Diri dan Kecerdasan Emosi Dengan Kecemasan Pada Pegawai yang Akan Menghadapi Masa Pensiun Yusfina, Yusfina
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 2 (2016): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i2.4006

Abstract

Pegawai yang akan menghadapi masa pensiun di pemerintahan kabupaten kutai timur tentunya memiliki kecemasan yang tinggi sehingga berdampak pada penerimaan diri dan kecerdasan emosi individu yang akan pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh antara penerimaan diri dan kecerdasan emosi dengan kecemasan pada pegawai yang akan menghadapi masa pensiun. Sampel penelitian ini adalah pegawai yang akan menghadapi masa pensiun di kabupaten kutai timur sebanyak 91 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Purposive sampling. Data penelitian ini di kumpulkan dengan skala penerimaan diri, skala kecerdasan emosi, dan skala kecemasan dengan model skala likert. Data yang dikumpul di analisis dengan uji regresi dengan bantuan program Statistical Package for Sosial Sciences (SPSS) 20.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh negatif antara penerimaan diri dan kecerdasan emosi dengan kecemasan pada pegawai yang akan menghadapi masa pensiun di Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur dengan nilai F hitung 14.167 > F tabel 3,25, nilai R sebesar 0,494, nilai Adjusted R2 sebesar 0.226 dan p 0.000. Kemudian dari hasil analisis regresi bertahap didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh negatif yangcukup antara penerimaan diri terhadap kecemasan t hitung = -3,693, nilai t tabel = 1,987, nilai Beta = -0,343, dan p = 0,000. Kemudian pada kecerdasan emosi terhadap kecemasan memiliki pengaruh negatif yang cukup t hitung = -3.949, nilai t tabel = 1,987, nilai Beta = -0.366, dan p = 0,000.