Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Muhasabah as a Regulative Effort for Digital Natives who Identified Fear of Missing out (FoMO) Uasni, Zunea Farizka Azyza Harro; Uyun, Qurotul; Annatagia, Libbie
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2019: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.1319

Abstract

Digital native is known as the generation that is literate about digital technology and makes the internet a part of their life. Social media as a tool of connectedness on the internet for digital native can always be connected to each other. The high-level increase of social media usage causes digital native always wanting to know the circumstances and experiences accomplished by others through accessing social media. This desire has the possibility to become a fear when anxiety and worries intensively arise due to loss of news or events experienced by others. This fear is referred to as fear of missing out (FoMO). The method in this study is the study of literature (literature review). The data obtained are compiled, analyzed, and concluded so as to obtain conclusions regarding the study of literature. This study tries to illustrate that muhasabah as a regulative effort can help the digital native identified by FoMO in order to contemplate, introspect and understand the state of the self as a form of worship towards God and is determined to change the state of the self to be better than before with Islam way.
Posttraumatic Growth Pada Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Uasni, Zunea Farizka Azyza Harro
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2019): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i1.4700

Abstract

Dalam hubungan perkawinan, kekerasan dalam rumah tangga dapat terjadi terutama yang dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya. Wanita yang mengalami kekerasan dapat meningkat, berubah lebih positif dan mengalami pertumbuhan pasca-trauma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggambaran pertumbuhan pasca trauma korban kekerasan dalam rumah tangga di rumah tangga dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pasca trauma. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah empat wanita korban kekerasan dalam rumah tangga yang diidentifikasi sebagai pertumbuhan pasca trauma. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara terstruktur dan data dokumentasi terkait. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, tampilan data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil yang diperoleh menunjukkan penggambaran pertumbuhan pasca-trauma pada korban kekerasan dalam rumah tangga di mana keempat subjeknya adalah wanita dewasa awal yang menunjukkan perubahan positif dalam kehidupan dan mampu mengembangkan diri dibandingkan dengan sebelumnya sebagai hasil dari perjuangan untuk pengalaman kekerasan dan telah berhasil melewati peristiwa traumatis. Perjuangan dan perubahan ditandai dengan penghargaan terhadap kehidupan, koneksi dengan orang lain, kekuatan pribadi, perubahan spiritual, dan kemungkinan baru yang tercermin dalam diri masing-masing subjek. Faktor-faktor yang mempengaruhi semua faktor kesusahan (kesulitan yang dialami), dukungan sosial, pengungkapan emosi, karakteristik kepribadian, strategi koping (pemecahan masalah), karakteristik lingkungan, gaya ruminasi, dunia asumsi, spiritualitas dan optimisme yang membantu kebangkitan subjek.