Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI DI PEKANBARU maharani, lola
Jurnal Niara Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.417 KB) | DOI: 10.31849/nia.v11i2.2133

Abstract

This study aims to analyze the influence of competency factors on performance. The location of this research was conducted in Pekanbaru. While the time of the study was conducted January 1, 2016 until February 28, 2016. The source of this research data is the Construction Consultancy Services Employee in the city of Pekanbaru. With 87 respondents as the research sample. Data analysis techniques in the form of descriptive analysis, validity and reliability test, classic assumption test (normality test, autocorrelation test, multicollinearity test, heterokedacity test), and hypothesis testing namely t test (partially), F test (simultaneous test) and test coefficient of determination). The results of this study are partial; Knowledge (X1), Skills (X2), Self Concept (X3) and Personal Characteristics (X4) influence Employee Performance (Y) construction consulting services in Pekanbaru city. And Simultaneously Knowledge (X1), Skills (X2), Self Concept (X3) and Personal Characteristics (X4) affect Employee Performance (Y) construction consulting services in Pekanbaru city
Peningkatan Pengetahuan Siswa Terhadap Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Media Sosial di SMA Negeri 18 Pekanbaru Lilia, Wirda; Maharani, Lola; Alvi, Alvi; Azhari Putri, Geizy`; Patricia Belva, Tatia; Adara Nalani, Maritza
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.11074

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan remaja, khususnya siswa SMA, mengalami peningkatan yang signifikan seiring perkembangan teknologi digital. Media sosial memiliki dampak positif seperti memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, dan mempermudah komunikasi. Namun, jika tidak digunakan secara bijak, media sosial juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti kecanduan, penurunan prestasi belajar, serta paparan konten negatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 18 Pekanbaru terhadap dampak positif dan negatif penggunaan media sosial melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Optimalisasi Kesehatan Mental dan Kompetensi Digital Guru dalam meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan di Era Modern Alvi, Alvi; Lilia, Wirda; Maharani, Lola; Azhari Putri, Geizy; Tiur Mida Sitanggang, Alfina; Azis, Abdul
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 2 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i2.11998

Abstract

Transformasi pendidikan digital memberikan tekanan adaptasi yang masif bagi guru, kerap memicu technostress dan hambatan performa akibat kesenjangan kompetensi teknologi. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan kompetensi digital guru guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di era modern. Metode diterapkan dengan pendekatan sosialisasi interaktif dan psikoedukasi partisipatif oleh tim dosen. Intervensi dikemas ke dalam dua sesi terintegrasi, meliputi manajemen stres kerja dan pembekalan praktis platform digital instruksional. Keberhasilan program diukur secara kuantitatif melalui evaluasi kuesioner pre-test dan post-test terhadap 20 orang guru yang menjadi peserta aktif. Hasil analisis statistik menunjukkan perubahan yang sangat positif secara signifikan; skor rata-rata technostress guru berhasil diturunkan jadi 33,5% (dari 78,42 ke 52,15), sementara skor kompetensi digital guru melonjak sebesar 38,1% (dari 61,30 menjadi 84,65), Selain itu, pengukuran kualitas layanan Pendidikan menggunakan instrument SERVQUAL menunjukkan peningkatan skor rata rata dari 3,11 menjadi 4,11 (skala 1-5), meningkat +32,3% dengan peningkatan tertinggi dimensi empathy sebesar 44,1% mencerminkan dampak lansung program Kesehatan mental terhadap persepsi kepedulian guru. hal ini membuktikan bahwa integrasi ketangguhan psikologis dan kecakapan teknis mampu meningkatkan efikasi diri digital serta memitigasi risiko burnout. Pendekatan sosialisasi dua arah ini efektif membentuk tenaga pendidik sekolah vokasi yang adaptif, resiliens, dan profesional di era transformasi digital.