Spiritual quality is the main requirement for Christian leaders in carrying out their duties. The essence of Christian leadership is only fulfilled with an adequate spiritual quality, according to biblical standards. Today the world of Christian leadership has been polluted by spiritual banality, namely conditions characterized by shallowness or spiritual decline due to the influence of worldly principles or philosophies. This study aims to provide an overview of the spiritual banality among Christian leaders by the Book of Malachi study and its implications. The study method uses descriptive qualitative through a literature study approach. The study results conclude that tolerance towards worldly principles and philosophies is the root of spreading spiritual banality among Christian leaders today. Spiritual banality has implications for God's punishment because this situation is interpreted as deceiving people and an unholy life. Several actions can be taken together to prevent and overcome spiritual banality, namely through preventive and curative actions by churches, families, educational institutions, and the wider Christian community. AbstrakKualitas spiritual menjadi syarat utama bagi para pemimpin Kristiani dalam menjalankan tugasnya. Tanpa kualitas spiritual yang memadai yaitu sesuai dengan standar Alkitab maka hakikat dari kepemimpinan Kristiani tidaklah terpenuhi. Faktanya, saat ini dunia kepemimpinan Kristiani telah tercemar oleh banalitas spiritual yaitu kondisi yang bercirikan pendangkalan atau kemerosotan spiritual sebagai pengaruh dari prinsip atau filosofi duniawi. Kajian ini bertujuan memberikan gambaran tentang banalitas spiritual yang terjadi di kalangan pemimpin Kristiani sesuai dengan kajian dari Kitab Maleakhi dan implikasi yang ditimbulkannya. Metode kajian menggunakan deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menyimpulkan bahwa toleransi terhadap prinsip-prinsip dan filosofi dunia menjadi akar dari merebaknya banalitas spiritual di kalangan pemimpin Kristiani dewasa ini. Banalitas spiritual berimplikasi kepada hukuman Tuhan sebab keadaan tersebut dimaknai sama dengan penyesatan umat dan kehidupan yang tidak kudus. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan secara bersama untuk mencegah dan mengatasi banalitas spiritual yaitu melalui tindakan preventif dan kuratif oleh gereja, keluarga, lembaga pendidikan maupun masyarakat Kristiani secara luas.