Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS CIPAGERAN CIMAHI cahyati, nanik
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.68

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah anugerah Tuhan untuk bayi yang tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi. ASI bermanfaat bukan hanya untuk bayi saja, tetapi juga untuk ibu, keluarga, dan negara. Dengan menyusui eksklusif dengan manajemen laktasi yang tepat bahkan akan menyebabkan penurunan BB ibu yang optimal. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap perubahan berat badan pada ibu postpartum di Puskesmas Cipageran Cimahi. Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional.Sample berjumlah 60 ibu post partum. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan wawancara.  Hasil Penelitian pemberian ASI ekslusif pada ibu postpartum ialah sebanyak 43 ibu postpartum (71,7%) menyusui secara eksklusif. Hasil penelitian perubahan berat badan pada ibu postpartum  didapatkan 43 ibu postpartum (81,7%) mengalami kenaikan berat badan setelah menyusui secara eksklusif. Hasil Uji  chi-square menunjukan tidak ada hubungan (p value = 0,279)  antara Pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi.Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Disarankan masyarakat terutama ibu postpartum lebih memperhatikan manfaat memberikan ASI eksklusif yaitu bagi ibu dapat menurunkan berat badan seperti sebelum hamil dan bagi bayi ASI bermanfaat untuk melindungi bayi dari infeksi
The effect of young papaya abon on breast milk expenditures of postpartum mothers 3–7 day Cahyati, Nanik; Waslia, Dede; Herawati, Nia
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 14 No 1 (2025): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v14i1.1353

Abstract

Background: The number of breastfeeding problems in early postpartum, one of which is not smooth breast milk, results in low exclusive breastfeeding coverage in West Bandung Regency in 2021 which is 72.76%, Rongga Health Center January - May 2023 only 29%. One of the efforts to increase breast milk production by consuming young papaya fruit, processed into abon because it is much favored by all circles of society.Objective: The purpose of the study was to determine the effect of young papaya abon on breast milk production of postpartum women on days 3-7, in the working area of the Rongga Health Center, West Bandung Regency.Methods: Quantitative method and quasi experiment design of one group pre and posttest, population of 90 postpartum women, 20 samples of postpartum women on days 3-7 with quota sampling technique. Data collection with observation sheet instruments, SOP and Wilcoxon test.Results: Statistical test results mean before intervention 2.20, mean after intervention 7.50 with p-value=0.0001 (α<0.05).Conclusion: It is concluded that there is an effect of giving shredded young papaya on breast milk production of postpartum women on days 3–7. It is recommended that midwives provide care during the lactogenesis period in order to achieve successful breastfeeding and make innovations that can increase exclusive breastfeeding coverage.
Pengaruh pijat bayi dengan essential oil lemongrass terhadap kenaikan berat badan bayi Lestari, Mega Dewi; Azizah, Febrianti Nur; Cahyati, Nanik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1711

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan optimal pada bayi usia 1-3 bulan penting untuk mencegah kegagalan tumbuh kembang, dengan kenaikan berat badan sebagai indikator utama. Pijat bayi dapat meningkatkan kenaikan berat badan, terutama jika menggunakan minyak pijat yang tepat. Essential lemongrass mengandung citral yang bermanfaat bagi saluran cerna dan penyerapan nutrisi.Metode: Penelitian quasi eksperimental dengan desain pretest-posttest kontrol melibatkan 22 bayi usia 1-3 bulan. Kelompok intervensi mendapat pijat dengan campuran minyak biji anggur dan essential lemongrass, kelompok kontrol dengan minyak biji anggur saja. Pijat dilakukan dua kali seminggu selama 21 hari. Data diAnalisis menggunakan uji independent t-test.Hasil: Rata-rata kenaikan berat badan pada kelompok intervensi adalah 728 gram, lebih tinggi dibanding kontrol. Hasil uji t-test menunjukkan p=0,01 (<0,05), berarti perbedaan signifikan.Kesimpulan: Pijat bayi dengan essential lemongrass berpengaruh signifikan terhadap kenaikan berat badan bayi usia 1-3 bulan. Metode ini dapat dijadikan alternatif stimulasi untuk mendukung pertumbuhan bayi.
HUBUNGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS CIPAGERAN CIMAHI cahyati, nanik
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 12 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.68

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah anugerah Tuhan untuk bayi yang tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi. ASI bermanfaat bukan hanya untuk bayi saja, tetapi juga untuk ibu, keluarga, dan negara. Dengan menyusui eksklusif dengan manajemen laktasi yang tepat bahkan akan menyebabkan penurunan BB ibu yang optimal. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap perubahan berat badan pada ibu postpartum di Puskesmas Cipageran Cimahi. Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional.Sample berjumlah 60 ibu post partum. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan wawancara.  Hasil Penelitian pemberian ASI ekslusif pada ibu postpartum ialah sebanyak 43 ibu postpartum (71,7%) menyusui secara eksklusif. Hasil penelitian perubahan berat badan pada ibu postpartum  didapatkan 43 ibu postpartum (81,7%) mengalami kenaikan berat badan setelah menyusui secara eksklusif. Hasil Uji  chi-square menunjukan tidak ada hubungan (p value = 0,279)  antara Pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Disarankan masyarakat terutama ibu postpartum lebih memperhatikan manfaat memberikan ASI eksklusif yaitu bagi ibu dapat menurunkan berat badan seperti sebelum hamil dan bagi bayi ASI bermanfaat untuk melindungi bayi dari infeksi