Misbakhuddin, Alfian Dhany
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Al-Qur’an, Hadis dan Hukum Internasional: Analisis Kebebasan Beragama Menurut Abdullah Saeed Misbakhuddin, Alfian Dhany
Jurnal Semiotika Quran Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v3i2.25019

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas kebebasan beragama dalam pandangan Abdullah Saeed dalam karyanya Human Right and Islam. Hal ini penting karena Saeed telah merelasikan al-Qur’an, hadis, hukum internasional dan negara- negara mayoritas Islam yang memberikan aturan tersendiri tentang kebebasan beragama. Penelitian ini melakukan kajian dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian kepustakaan dan teknik anlisis data berupa deskriptif-analitis. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Abdullah Saeed, terdapat banyak dukungan dalam tradisi keagamaan terhadap gagasan Hak Asasi Manusia yang berkaitan dengan kebebasan beragama. Saeed telah menekankan peneguhan dan perlindungan terhadap martabat kemanusiaan yang secara alamiah melekat dalam diri manusia, dan ini sudah mengakar dalam banyak budaya dan tradisi keagamaan. Hal ini sejalan dengan Islam yang menegaskan bahwa pemerintahan harus menjamin atas keadilan dan kejujuran, serta mencegah kekacauan, perpecahan, kebencian, permusuhan, dan ketidakadilan. Oleh karena itu, menurut Saeed, ada titik temu antara penjelasan al-Qur’an dan hadis tentang kebebasan beragama, negara-negara mayoritas Muslim, dan sistem hukum internasional. Hal ini menunjukkan bahwa hukum internasional, tradisi Islam, dan sejumlah sumber daya dalam tradisi Islam, dapat digunakan untuk mendukung standar Hak Asasi Manusia, terutama berkaitan dengan keyakinan yang dianutnya.
Zikir sebagai Terapi Penderita Skizofrenia Misbakhuddin, Alfian Dhany; Arofah, Siti
Spiritualita Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spr.v2i1.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena living al-Quran yang terdapat pada metode terapi penderita skizofrenia di unit pelaksana teknis rehabilitasi sosial ekspsikotik dinas sosial provinsi jawa timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi yang dilakukan untuk penderita skizofrenia adalah terapi olahraga, terapi sosial, dan terapi agama. Fokus penelitian ini adalah terapi agama yaitu terapi zikir yang dirujuk dari ayat al-Quran surat al Baqarah ayat 200 dan surat al-Ra’du ayat 28. Tidak semua penderita dan terapis mengetahui bahwa dasar tererapi zikir yang mereka lakukan adalah kedua ayat tersebut karena mereka hanya meyakini bahwa zikir yang mereka ikuti adalah kegiatan yang di anjurkan oleh Allah Swt. Adapun terapi zikir yang dimanifestasikan dari kedua ayat tersebut adalah zikir menyebut nama Allah, Bismillahirrahmanirrahim, Ya Latif, dan lailahaillallah berulang-ulang secara berjamaah dengan suara yang keras. Dengan berzikir maka hati akan tenang, tentram dan damai sehingga gejala-gejala penderita skizofrenia akan lebih baik dan insyAllah akan sembuh.