Enteding, Almustari
Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, Universitas Tompotika Luwuk

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Komunikasi Orang Tua dengan Sikap Sopan Santun Anak dalam Pergaulan pada Peserta Didik Wigawati G Rinti; Almustari Enteding
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v6i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi orang tua dengan sikap sopan santun anak dalam pergaulan pada peserta didik di SDN Inpres Saiyong Kabupaten Banggai Kepulauan. Populasi dalam penelitian ini adalah 33 peserta didik di SDN Inpres Saiyong. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = 0,8753 atau 87,53% adalah angka positif. Hal ini menunjukkan hubungan komunikasi orang tua dengan sikap sopan santun anak dalam pergaulan pada peserta didik adalah positif dan berada pada interpretasi antara 0,80 - 1,000 yang dimaknai dengan tingkat hubungan  sangat kuat. Adapun nilai KD = 76,61% yang menunjukan besarnya hubungan komunikasi orang tua dengan sikap sopan santun anak dalam pergaulan. Sedangkan nilai thitung = 10,07, dengan derajat  kebebasan (db) = 33 – 2 = 31 dan taraf signifikansi  0,05 = 2,00, sehingga thitung  lebih besar dari ttabel atau 28,61 > 2,02, sehingga korelasinya signifikan. Dengan demikian adanya hubungan komunikasi orang tua dengan sikap sopan santun anak dalam pergaulan pada peserta didik.
Pengaruh Pembelajaran Online Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Djamil Sulaya; Almustari Enteding; Gafarudin Saharudin; Abdi Yalida
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap minat belajar peserta didik sekolah dasar di Luwuk Kabupaten Banggai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Maahas Luwuk Kabupaten Banggai pada bulan Juli hingga Agustus 2022. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB yang masing-masing berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Angket dan Metode Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar peserta didik yang diajarkan dengan Pembelajaran onlinelebih tinggi dari minat belajar peserta didik yang diajarkan dengan pembelajaran langsung. Adanya perbedaan minat belajar peserta didik dapat dilihat dari hasil perhitungan rata-rata minat belajar pada masing-masing kelompok perlakuan bahwa kelompok eksperimen dimana peserta didik dibelajarkan dengan Pembelajaran online lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dimana peserta didik dibelajarkan dengan pembelajaran langsung. Dari hasil tersebut, maka kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran online berpengaruh terhadap minat belajar pesertra didik sekolah dasar.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI WHATSAPP DI SDN INPRES TOMPUDAU KECAMATAN TINANGKUNG KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Abdi Yalida; Arifah Abd; Alif Dunggio; Almustari Enteding
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3094

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan Efektivitas pembelajaran daring Menggunakan aplikasi whatsapp di SDN Inpres Tompudau Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif dan di ungkap secara deskriptif. Metode kualitatif dipilih peneliti dengan alasan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini tidak berkenaan dengan angka–angka tapi mendeskripsikan, menguraikan dan menggambarkan mengenai Efektivitas pembelajaran daring Menggunakan aplikasi whatsapp. Guru dan siswa dan dukungan orang tua dalam menfasilitasi anaknya dengan HP Android sehingga proses pembelajaran daring di SDN Inpres Tompudau berjalan lancar. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya kesadaran peserta didik tentang pentingnya pengunaan HP android dengan menggunakan aplikasi WhatsApp dalm pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 dan telah semangat belajar untuk memperoleh prestasi yang baik.
Deskripsi Pemahaman Peserta Didik dalam Profil Pelajar Pancasila pada Dimensi Bergotong Royong Hasanah, Nur; Enteding, Almustari; Ilham, M Jayadin; Ahmadin; Tahengo, Spentri
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.584

Abstract

Peneliti mendapati bahwa ada beberapa peserta didik yang belum memahami profil pelajar pancasila yang diterapkan. Oleh karena itu, melalui penerapan profil pelajar pancasila pada peserta didik, peserta didik akan mampu memahami, menghayati dan melaksanakan nilai pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi pemahaman peserta didik pada dimensi bergotong royong dalam profil pelajar pancasila. Penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Luwuk. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dimensi bergotong royong dalam profil pelajar pancasila sudah diterapkan, peserta didik mampu menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama di lingkungan sekolah serta memberi semangat kepada teman lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama, tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan sekolah serta mengupayakan hal yang dianggap penting dan berharga kepada temannya di lingkungan sekolah yang membutuhkan bantuan. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik dapat memahami dan menerapkan profil pelajar pancasila pada dimensi bergotong royong di SMP Negeri 3 Luwuk. Nilai karakter gotong-royong sangat  penting dimiliki oleh peserta didik  karena peserta didik yang tidak memiliki pengalaman berpartisipasi dalam kegiatan gotong-royong  akan berdampak kurang baik terhadap perilaku di lingkungan sosialnya.
Penguatan Karakter Cinta Damai melalui Iklim Sekolah dan Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Agresif Siswa SMP Asnarita Nento; Patima M. Usman; Suhartini Salingkat; Chandra M. Lisabe; Arifah Abd. Latif Dunggio; Abdi Yalida; Almustari Enteding
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter cinta damai pada peserta didik melalui interaksi antara iklim sekolah dan peran guru dalam menghadapi perilaku agresif siswa di sekolah menengah pertama. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih munculnya perilaku agresif verbal seperti ejekan, penggunaan bahasa kasar, dan konflik interpersonal yang telah menjadi bagian dari pola interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 6 Luwuk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter cinta damai dipengaruhi oleh hubungan antara budaya interaksi siswa, iklim sekolah, dan peran guru dalam mengontrol perilaku sosial peserta didik. Guru berperan sebagai mediator konflik dan pembentuk norma sosial melalui keteladanan, nasihat, dan pembinaan perilaku, namun pendekatan yang dilakukan masih cenderung reaktif. Selain itu, iklim sekolah melalui aturan dan pengawasan belum sepenuhnya mampu membentuk budaya damai yang terinternalisasi dalam perilaku siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa karakter cinta damai merupakan hasil konstruksi sosial yang terbentuk melalui pengalaman interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.