Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pernikahan Dini Suku Bajo di Desa Jayabakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai Mangerang, Faizah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1857

Abstract

Suku Bajo selain terkenal dengan sukunya yang hidup bebas, mengembara di lautan luas, sehingga sering disebut sebagai pengembara laut. Suku Bajo diidentikkan dengan berbagai julukan, termasuk manusia perahu, yang kehidupannya tidak bisa dipisahkan dari laut dan perahu. masyarakat Suku bajo khususnya di Desa Jayabakti kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah masih banyak terjadi pernikahan dini atau pernikahan dibawah umuryang sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan layanan atau penyuluhan. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuiapapenyebabpernikahan dini yang terjadi di DesaJayabakti.Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang pernikahan dini suku Bajo disebabkan oleh beberapa faktor: 1) pergaulan bebas, kebebasan bergaul tanpa ada arahan dari orang tua sehingga anak remaja yang belum bisa mengontrol diri dari segi emosional, kontrol diri dari hawa nafsu, kontrol diri dari pergauan bebas. 2) Pendidikan formal bukanlah hal yang terpenting dalam hidup mereka tapi bagaimana bisa bertahan hidup dalam kehidupan sehari-hari. 3) pola asuh orang tua suku Bajo dalam berbeda denga orang tua pada umumnya, suku Bajo sangat penyayang jika ada anak minta sesuatu maka orang tua mewajibkan dirinya untuk mengusahakan dan memenuhi permintaan anak tersebut.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU mangerang, faizah
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ibtidaiy Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol5.Iss1.75

Abstract

Masalah dalam penelitian ini bagaimanakah karakter siswa dan bagaimana penerapan penguatan pendidikan karakter siswa yang dilakukan oleh guru BK melalui layanan konseling individu di SMP Negeri 1 Pagimana. Pendekatan penelitian ini yakni pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi dan dokumentasi dengan analisis data triangulasi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian karakter yang dimiliki siswa yang rata-rata tergolong cukup baik yang dapat dilihat dari perilaku mereka sebelum dan sesudah diterapkan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter melalui layanan konseling individu, Guru BK memberikan layanan konseling individu terkait dengan penguatan pendidikan karakter kepada siswa baik yang dilakukan secara daring via whatsapp dan kunjungan rumah memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa, demikian juga dengan prestasi siswa. Pemberian penguatan pendidikan karakter melalui konseling individu ada beberapa tahap yakni tahap awal membangun hubungan konseling dengan siswa, memperjelas dan mendefinisikan masalah yang telah diutarakan siswa, menaksir masalah kemungkinan pengembangan yang mungkin timbul dari masalah siswa, dan membuat perjanjian atau kontrak waktu, tugas, dan kerjasama antara guru dan siswa, selanjutnya tahap inti yang terdiri dari mengeksplorasi masalah yang dialami siswa, melakukan penilaian kembali, dan menjaga hubungan konseling agar tetap stabil dan baik, dan tahap akhir yang terdiri dari guru dan siswa membuat kesimpulan dari proses konseling yang dilakukan, mengajak siswa untuk melakukan hasil konseling yang diperoleh, melakukan evaluasi
Pernikahan Dini Suku Bajo di Desa Jayabakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai Mangerang, Faizah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1857

Abstract

Suku Bajo selain terkenal dengan sukunya yang hidup bebas, mengembara di lautan luas, sehingga sering disebut sebagai pengembara laut. Suku Bajo diidentikkan dengan berbagai julukan, termasuk manusia perahu, yang kehidupannya tidak bisa dipisahkan dari laut dan perahu. masyarakat Suku bajo khususnya di Desa Jayabakti kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah masih banyak terjadi pernikahan dini atau pernikahan dibawah umuryang sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan layanan atau penyuluhan. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuiapapenyebabpernikahan dini yang terjadi di DesaJayabakti.Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang pernikahan dini suku Bajo disebabkan oleh beberapa faktor: 1) pergaulan bebas, kebebasan bergaul tanpa ada arahan dari orang tua sehingga anak remaja yang belum bisa mengontrol diri dari segi emosional, kontrol diri dari hawa nafsu, kontrol diri dari pergauan bebas. 2) Pendidikan formal bukanlah hal yang terpenting dalam hidup mereka tapi bagaimana bisa bertahan hidup dalam kehidupan sehari-hari. 3) pola asuh orang tua suku Bajo dalam berbeda denga orang tua pada umumnya, suku Bajo sangat penyayang jika ada anak minta sesuatu maka orang tua mewajibkan dirinya untuk mengusahakan dan memenuhi permintaan anak tersebut.
Hubungan Keharmonisan Keluarga dengan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk Mangerang, Faizah
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/j.linear.v8i2.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keharmonisan keluarga dengan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket kepada siswa sebagai sampel penelitian.  Analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) = 0,39242 adalah angka positif. Hal ini menunjukkan pengaruh keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar di SMA Negeri 1 Luwuk adalah positif. Adapun Nilai KD = 15,4% menunjukan besar pengaruh keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar di SMA Negeri 1 Luwuk sebesar 15,4%. Sedangkan nilai Thitung = 2,45, Dengan derajat kebebasan (db) = 35 – 2 = 33 dan taraf signifikansi 0,05 = 1,69 sehingga, Thitung  lebih besar dari pada  Ttabel atau  2,45 > 1,69, maka korelasi yang terjadi adalah adanya hubungan keharmonisan keluarga dengan  motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Luwuk  Dengan demikian hipotesis diterima karena Thitung lebih besar dari Ttabel.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk Mangerang, Faizah
Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53090/jlinear.v7i2.583

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinansiswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 25 orang siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Luwuk. Instrumen dalam penelitian ini yakni: lembar observasi ini dilakukan untuk mengamati peran guru BK dan perilaku siswa-siswi yang ada di sekolah tersebut, dan pedoman wawancara untuk mendapatkan informasi lebih lanjut bagaimana peran Guru BK meningkatkan kedisiplinan dan studi dokumentasi adalah mencari literatur jurnal yang mendukung penelitian tersebut. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan kedisiplinan siswa di sekolah dengan cara memberikan contoh (role model), memberikan hukuman atau hadiah, konsisten, disiplin, kerjasama dengan semua stakeholder termasuk orang tua, tegas dalam melaksanakan tugas, memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa agar bisa lebih baik (disiplin) serta cekatan.