Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinansiswa di SMA Muhammadiyah Luwuk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 25 orang siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Luwuk. Instrumen dalam penelitian ini yakni: lembar observasi ini dilakukan untuk mengamati peran guru BK dan perilaku siswa-siswi yang ada di sekolah tersebut, dan pedoman wawancara untuk mendapatkan informasi lebih lanjut bagaimana peran Guru BK meningkatkan kedisiplinan dan studi dokumentasi adalah mencari literatur jurnal yang mendukung penelitian tersebut. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan kedisiplinan siswa di sekolah dengan cara memberikan contoh (role model), memberikan hukuman atau hadiah, konsisten, disiplin, kerjasama dengan semua stakeholder termasuk orang tua, tegas dalam melaksanakan tugas, memberikan bimbingan dan arahan kepada siswa agar bisa lebih baik (disiplin) serta cekatan.
Copyrights © 2023