Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sekolah Perempuan Plus Berbasis Keterampilan dalam Memperkuat Kapasitas Perempuan Desa Kandangrejo Sarinah, Sarinah; Laily Muntasiroh; Muhammad Sam'an
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/sh.v3i2.304

Abstract

Program Sekolah Perempuan Plus diinisiasi sebagai solusi strategis untuk menjawab permasalahan keterbatasan kapasitas ekonomi perempuan perdesaan sekaligus belum optimalnya pemanfaatan komoditas hortikultura di Desa Kandangrejo, Kabupaten Grobogan. Sebagai sentra produksi bawang merah, sebagian besar hasil panen di wilayah ini masih dijual dalam bentuk mentah dengan nilai tambah yang rendah, sementara mayoritas perempuan usia produktif cenderung bertahan dalam aktivitas pertanian tradisional akibat keterbatasan akses keterampilan alternatif dan tingkat pendidikan. Pengabdian masyarakat berbasis pendekatan partisipatif ini dilaksanakan pada Juli–November 2025 dengan melibatkan 56 peserta. Intervensi terstruktur dilakukan melalui 20 pertemuan yang mengintegrasikan pelatihan tata rias, diversifikasi produk olahan bawang merah (termasuk pemanfaatan limbah kulit bawang menjadi pestisida nabati), serta akselerasi kewirausahaan berbasis pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan penguatan kapasitas kognitif peserta sebesar 24,05% berdasarkan selisih nilai pre-test dan post-test. Luaran program ini ditunjukkan melalui terbentuknya dua Kelompok Usaha Bersama (KUB Bangjo Foods dan KUB MUA Kandangrejo) berlegalitas NIB, serta dihasilkannya produk turunan olahan bawang merah dan portofolio tata rias sebagai modal usaha mandiri. Keberlanjutan program diperkuat oleh legalitas kelembagaan Kelompok Perempuan Berdaya (KPB) melalui Surat Keputusan Kepala Desa. Program ini mengindikasikan bahwa penguatan keterampilan adaptif yang selaras dengan penyelesaian masalah lokal mampu mendorong perluasan kapasitas serta kemandirian perempuan desa dalam sektor ekonomi produktif.