Ulfiana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 1 TORIBULU PADA MATERI KELILING DAN LUAS DAERAH LAYANG-LAYANG Ulfiana
Aksioma Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i1.46

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang upaya peningkatan hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah layang-layang di kelas VII A SMP Negeri 1 Toribulu. Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Toribulu tahun ajaran 2013/2014. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah layang-layang. Peneliti menerapkan metode pembelajaran penemuan terbimbing yang melalui beberapa langkah, yaitu perumusan masalah, pemrosesan data, penyusunan konjektur, pemeriksaan konjektur, verbalisasi konjektur dan umpan balik. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, lembar observasi, catatan lapangan, dan data hasil tes siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Kata kunci: metode pembelajaran penemuan terbimbing, hasil belajar, layang-layang
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 1 TORIBULU PADA MATERI KELILING DAN LUAS DAERAH LAYANG-LAYANG Ulfiana
Aksioma Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i1.46

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang upaya peningkatan hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah layang-layang di kelas VII A SMP Negeri 1 Toribulu. Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Toribulu tahun ajaran 2013/2014. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas daerah layang-layang. Peneliti menerapkan metode pembelajaran penemuan terbimbing yang melalui beberapa langkah, yaitu perumusan masalah, pemrosesan data, penyusunan konjektur, pemeriksaan konjektur, verbalisasi konjektur dan umpan balik. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, lembar observasi, catatan lapangan, dan data hasil tes siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Kata kunci: metode pembelajaran penemuan terbimbing, hasil belajar, layang-layang
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Karyawan PT Matlomb Aera Persada Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Ulfiana; Andi Mauliyana; Fandy Gatra
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v5i1.1222

Abstract

Stres kerja berdampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan kinerja karyawan. WHO (2020) melaporkan bahwa 80% pekerja di dunia mengalami stres kerja, yang dapat memicu penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lingkungan kerja, beban kerja, lama kerja, hubungan interpersonal dengan stres kerja pada karyawan PT Matlomb Aera Persada di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Jenis Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh karyawan aktif, dengan sampel ditentukan menggunakan total sampling sebanyak 41 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan semua variabel independen berhubungan signifikan dengan stres kerja: lingkungan kerja (p < 0,009), beban kerja (p < 0,020), lama kerja (p < 0,042), dan hubungan interpersonal (p < 0,049). Disimpulkan bahwa faktor internal (beban kerja, lama kerja) dan eksternal (lingkungan kerja, hubungan terpersonal) memengaruhi tingkat stres kerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT. Matlomb Aera Persada di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka pada bulan Juni Tahun 2025. Disarankan pihak perusahaan melakukan manajemen beban kerja, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, membangun budaya kerja harmonis, untuk menekan risiko stres kerja.