Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Lemak Susu Edamame dari Olahan Biji Edamame Sukiran, Nufan Muwafiq; Santoso, Hari; Syauqi, Ahmad
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v2i1.3368

Abstract

Edamame milk (Glycin max. L var. edamame) is one product with the advantages; easily produced and highly nutritious. This study aims was to determine the fat content of edamame milk prepared by edamame bean. The method used in this study is the experiment using a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. Fat analysis was done using the Gerber method. The fat levels of edamame milk at the first treatment, the average value of Edamame milk was 5.74% , the second 5.28%, the third 4.56% and the last treatment or the the fourth is fat at 2.0%. The results are compared with the other fat content of the other varieties, then it can be compared the fat content of Edamame varietes lower than the variants of Malika and Grobogan which are variants of Edamame fat content which is 5.74%, Malika fat content was 13.2%, and the Grobogan variance averaged 12.83%. The results of the analysis show that there are significant differences between treatments. For the average edamame fat content that is good is equal to 2.02% and the results close to the standard of soy milk that is equal to 2.0%.Keywords: fat content, edamame milk, Gerber method.ABSTRAKSusu edamame (Glycin max. L var. edamame) merupakan salah satu produk dengan kelebihan; mudah diproduksi dan bergizi tinggi. Penelitian ini bertujuan adalah menentukan kadar lemak susu edamame olahan biji Edamame. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Analisis lemak dilakukan menggunakan metode Gerber. Hasil penelitian kadar lemak susu edamame pada perlakuan pertama, nilai rata-rata ulangan lemak susu edamame yaitu sebesar 5,74%, kedua 5,28% ketiga 4,56% dan keempat 2,02% Jika hasilnya dibandingkan dengan kadar lemak varietes lainnya maka bisa di bandingkan kadar lemak varietes edamame lebih rendah dari varietes malika dan grobogan yang mana varietes edamame kadar lemaknya yaitu sebesar 5,74%. Malika kadar lemaknya sebesar 13,2%, dan varietes Grobogan rata-ratanya sebesar 12,83%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan diantara perlakuan. Rata-rata kadar lemak edamame yang baik yaitu sebesar 2,02%  dan hasilnya mendekati standar susu kedelai sebesar 2,0%Kata kunci: kadar lemak, susu edamame, metode Gerber.
Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Melalui Pemeriksaan Gula Darah Sebagai Upaya Deteksi Dini Wulandari, Desi; Sukiran, Nufan Muwafiq; Agustin, Cintiya
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3230

Abstract

Pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu (GDS) penting dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah dan mendeteksi risiko diabetes melitus sejak dini. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya terus meningkat setiap tahun. Salah satu Provinsi dengan jumlah penderita diabetes tertinggi urutan ke 5 yaitu Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Jember yang masuk provinsi Jawa Timur, memiliki prevalensi diabetes sebesar 1,4%. Hal ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang fokus pada pemeriksaan kadar gula darah sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan di Desa Rambipuji dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pre-test, penyuluhan interaktif, pemeriksaan glukosa darah sewaktu, dan post-test. Capaian kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan glukosa darah di Desa Rambipuji terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader PKK, menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pre-test 58,5% menjadi 83,2% pada post-test. Edukasi melalui media visual interaktif meningkatkan pemahaman peserta tentang diabetes, pemeriksaan glukosa, dan penggunaan glukometer. Selain edukasi, pemeriksaan glukosa darah POCT mendeteksi peserta dengan kadar glukosa di atas normal dan diberikan arahan tindak lanjut untuk ke fasilitas kesehatan. Pelatihan pencatatan hasil pemeriksaan juga memperkuat peran kader dalam deteksi dini dan pencegahan diabetes. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memberdayakan kader PKK sebagai agen pencegahan penyakit tidak menular di tingkat desa.