Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Feminism Analysis of Forms of Domestic Violence Against Women in the Novel Heartbreak Motel By Ika Natassa Furqon, Hendrik; Santi, Alfika Tri Maya
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2023): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/AKSIS.070106

Abstract

Women are one of the literary objects that are always interesting to discuss. In this modern era, many women in real life experience oppression from men, so women are seen as weak by men because their lives depend on men. The focus of this research is violence against women in the household (domestic violence). Against this background, this study aims, namely (1) forms of physical violence against women; (2) forms of emotional violence against women; (3) the impact of physical violence and emotional violence on women. Method used in this study is the theory of feminism with qualitative descriptive research methods. The results of this study indicate that there are 6 analytical data on physical violence against women in Ika Natassa's novel Heartbreak Motel, 9 analytical data on emotional violence against women in Ika Natassa's novel Heartbreak Motel, and 13 analytical data on the impact of physical violence and emotional violence on women. in the novel Heartbreak Motel by Ika Natassa.
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL 3726 MDPL KARYA NURWINASARI KAJIAN PRAGMATIK SASTRA Amelya, Putri Dewi; Furqon, Hendrik; Lestari, Laila Tri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.972

Abstract

Sastra merupakan sebuah istilah yang sudah tidak asing lagi dan seringkali disebutkan serta banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan seiring berkembangnya zaman. Terdapat berbagai macam jenis karya sastra berupa tulisan, salah satunnya yaitu karya sastra dalam bentuk prosa dapat berupa novel, esai, dan artikel.. Novel sebagai salah satu jenis karya sastra yang mengisahkan suatu alur panjang dan membahas tentang kehidupan bersifat imajinatif. Tujuan penelitian ini adalah pada analisis nilai moral individu, sosial, dan religius dalam novel 3726 MDPL dengan menggunakan pendekatan pragmatik sastra. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu jenis riset yang menekankan pada deskripsi dan analisis mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan prakmatik yang menempatkan karya sastra sebagai sarana komunikasi antara pengarang dan pembaca. Data penelitian ini merujuk pada segala bentuk informasi yang dicatat oleh peneliti, baik dalam bentuk kata-kata, fakta, maupun angka. Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer berupa Novel 3726 MDPL, adapun untuk sumber data sekunder berupa buku-buku teori, jurnal ilmiah, artikel, dan karya ilmiah lainnya. proses analisis data dilakukan melaui empat tahap yaitu (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 macam nilai moral berupa nilai moral sosial, religius, dan individu.
PENERAPAN MEDIA CANVA BERBENTUK BUKU CERITA DIGITAL DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS XI-DKV SMK NU SUGIO Listianti, Ninis Putri Dwi; Lestari, Laila Tri; Furqon, Hendrik
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.977

Abstract

Tingkat minat siswa terhadap pembelajaran menulis cerpen masih tergolong rendah, hal ini disebabkan dengan pembelajaran menulis cerpen di SMK NU Sugio masih menggunakan metode konvensional yang hanya berfokus pada buku paket siswa dan bahan ajar pegangan, selain itu, pembelajaran menulis cerpen juga belum manfaatkan teknologi digital sebagai media. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji penerapan media Canva dalam bentuk bentuk buku cerita digital melalui model Project Based Learning dalam pembelajaran menulis cerpen, focus kajian meliputi: (1) aktivitas guru, (2) aktivitas siswa, dan (3) ketuntasan hasil belajar. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI-DKV SMK NU Sugio sebagai subjek. Jenis penelitian ini adalah metode mix method atau penelitian kuliatatif dan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawncara, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Canva berbentuk buku cerita digital melalui model Project Based Learning sangat efektif dalam pembelajaran menulis cerpen, terlihat dari: (1) hasil observasi aktivitas guru yang memperoleh presentase 94,7% dengan kategori sangat baik, (2) aktivitas siswa dengan persentase 90,2% dikategorikan sangat baik, dan (3) ketuntasan belajar siswa, terdapat 23 siswa dinyatakan tuntas dan 2 siswa tidak tuntas, dengan tingkat ketuntasan mencapai 92%. Seluruh hasil ini mengindikasikan bahwa penerapan media dan model pembelejaran tersebut efektif digunakan di kelas XI-DKV SMK NU Sugio.
BAHASA SEBAGAI CERMINAN IDENTITAS: DAMPAK BAHASA JAWA DIALEK LAMONGAN DAN MALANG DALAM PEMBENTUKAN BUDAYA MAHASISWA Winanto, Muhamad Fathur; Furqon, Hendrik; Huda, Khoirul
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.978

Abstract

Bahasa merupakan cerminan budaya dan identitas suatu kelompok masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana penggunaan bahasa Jawa dialek Lamongan dan dialek Malang memengaruhi pembentukan identitas budaya mahasiswa di UNISDA Lamongan dan Universitas Negeri Malang. Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi, diperoleh data bahwa penggunaan dialek lokal tidak sekadar sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi penanda jati diri dan kebanggaan terhadap daerah asal. Mahasiswa penutur dialek Lamongan memperlihatkan karakteristik tuturan yang tegas dan lugas, yang mencerminkan nilai-nilai kejujuran dan kerja keras. Sebaliknya, dialek Malang yang lebih santai mencerminkan sikap terbuka dan inklusif. Perbedaan ini memengaruhi cara mahasiswa berinteraksi, membangun relasi sosial, serta menjaga keterikatan dengan budaya daerah masing-masing. Temuan ini menunjukkan pentingnya mempertahankan bahasa daerah sebagai bagian dari pelestarian identitas budaya, terutama dalam lingkungan pendidikan tinggi yang multikultural.