Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP KONTRAKSI UTERUS IBU POST PARTUM Bahriah, Yuli
Masker Medika Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (early initiation) atau permulaan menyusui dini adalah bayi mulai menyusu sendiri segera setelah lahir. Keuntungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bagi ibu diantaranya dapat membantu kontraksi uterus sehingga perdarahan pasca persalinan lebih rendah. Kontraksi pada Uterus (rahim) juga akan membuat rahim menjadi cepat bersih. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap kontraksi uterus ibu post partum di BPM Sri Nirmala Palembang tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian comparative. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas fisiologis yang ada di BPM Sri Nirmala Palembang pada bulan September sd November tahun 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian didapatkan dari 15 responden yang dilakukan inisiasi menyusu dini sebagian besar mengalami kontraksi uterus yaitu sebanyak 13 responden (86,7%), sedangkan dari 15 responden yang tidak dilakukan inisiasi menyusu dini sebagian besar tidak mengalami kontraksi uterus yaitu sebanyak 10 responden (66,7%). Ada perbedaan yang signifikan antara kontraksi uterus ibu yang dilakukan IMD dan kontraksi uterus ibu yang tidak dilakukan IMD diBPM Sri Nirmala Palembang dengan nilai p value = 0,002 < α (0,05). Saran diharapkan petugas kesehatan khususnya bidan dapat memberikan penanganan yang tepat pada ibu bersalin fisiologis dengan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) untuk meningkatkan kontraksi uterus ibu dan memperlancar peredaran darah ibu
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKSUAL PRANIKAH DI SMA BINA CIPTA PALEMBANG Bahriah, Yuli
Masker Medika Vol 7 No 1 (2019): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data World Health Organization (WHO) menunjukkan 44% wanita dan lebih dari 70% pria usia remaja mengaku pernah melakukan hubungan seksual.Permasalahan pada remaja di Indonesia makin memprihatinkan. Karena kurangnya pengetahuan reproduksi dan seksual yang benar, membuat banyak remaja sudah aktif melakukan hubungan seksual pranikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMA Bina Cipta Palembang Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan study comparative. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi pengetahuan responden sebelum penyuluhan tentang seksual pranikah yang berpengetahuan baik sebanyak 25 responden (26,9%), distribusi frekuensi pengetahuan responden setelah penyuluhan tentang seksual pranikah yang berpengetahuan baik sebanyak 57 responden (61,3%). Hasil uji statistik didapatkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMA Bina Cipta Palembang Tahun 2018 dengan nilai p value 0,002 < α (0,05). Saran penelitian hendaknya sekolah senantiasa aktif melakukan pendidikan kesehatan reproduksi kepada siswanya khususnya tentang seksual pranikah. The data from the World Health Organization (WHO) show that 44% of adolescent women and more than 70% of adolescent men said they had had sexual intercourse. The adolescent problems in Indonesia are increasingly alarming. Due to lack of correct sexual and reproductive knowledge, many adolescents have been active in premarital sexual relationships. This study aimed to find out the influence of reproductive health counseling on adolescent knowledge about premarital sex at BinaCipta Senior High School in Palembang in 2018. It is a comparative quantitative study. The results showed the frequency distribution of therespondent knowledge about premarital sex, in which 25 respondents (26.9%) had good knowledge before the counseling, while 57 respondents (61.3%) had good knowledge after the counseling. The results of the statistical tests showed that there was an influence of reproductive health counseling on adolescent knowledge about premarital sex at BinaCipta Senior High School in Palembang in 2018 with an obtained p value of 0.002 < α (0.05). It is suggested that schools should always be active to provide reproductive health education for their students, especially regarding the premarital sex.
HUBUNGAN FAMILY SUPPORT DAN BREASTFEEDING SELF EFFICACY PADA IBU MENYUSUI PMB YULI BAHRIAH Bahriah, Yuli; Yuni Kurniati
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v14i2.318

Abstract

Breast milk (ASI) is considered the best and most important food for babies up to 6 months of age without the addition of other foods. The success of breastfeeding is very dependent on the support provided, both from the family and from the mother's self-efficacy in breastfeeding. The mother's condition can also influence breastfeeding success, such as confidence in her breastfeeding ability (breastfeeding self-efficacy). This study aims to determine the relationship between family support and breastfeeding self-efficacy (breastfeeding self-efficacy) with the success of providing exclusive breastfeeding to breastfeeding mothers at PMB Yuli Bahriah. The method used is quantitative by designcross-sectional, and the sample consisted of 20 breastfeeding mothers in the PMB Yuli Bahriah Kertapati work area in 2024. Data collection was carried out using a questionnaire with specific questions regardingfamily support and the success of exclusive breastfeeding.Breastfeeding self-efficacy measured using a scaleBreastfeeding Self-Efficacy (BSE) and analyzed by testchi-square. The research results show that there is a significant relationship betweenfamily support, breastfeeding self-efficacy, and the success of exclusive breastfeeding. Family support plays an important role in the success of exclusive breastfeeding, because it helps babies and families understand the importance of breastfeeding. Mothers also need to increase their self-confidence and motivation to breastfeed as well as knowledge about correct breastfeeding techniques through health service counseling.
Interest and learning motivation with student participation Uyun, Muhamad; Bahriah, Yuli; Fitriani, Fitriani
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 7 No. 2 (2022): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i2.13794

Abstract

Many factors affect student participation in the learning process. According to the researcher, two (2) most dominant factors are interest and learning motivation. For that, researchers are interested in proving it empirically. This research aimed to determine the correlation between interest and motivation to learn with student participation. The analysis technique to test the hypothesis by using multiple regression. The data analysis results proved a significant positive relationship between interest and motivation to learn with student participation (r=0.521 :( p<0.01). There was a significant positive relationship between interest and student participation (r=0.516;(<0.01) , and there is a significant positive relationship between learning motivation and student participation (r=0.520; ( p<0.01). Furthermore, the variable of learning motivation is a variable that has a more significant influence on student participation which can be seen from the B value of 0.679 while the interest variable is 0.178.  
STUDI FENOMENOLOGI: PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DIPMB YULI BAHRIAH KERTAPATI TAHUN 2025 Bahriah, Yuli; Septiana, Maria; Sapitri, Ana; Anggraini, Gustika; Sapitri, Meishin
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v14i2.245

Abstract

Background: Prenatal discomfort is a common psychological issue for pregnant women, especially in first pregnancies due to a lack of experience. Providing information and education is an effective way to help reduce this anxiety.Objective: This study aims to evaluate the effect of providing education on the level of anxiety in first-time pregnant women in facing the birth process in the PMB Yuli Bahriah Kertapati work area in 2025.MethodThis study used a quantitative approach with a cross-sectional analytical design. Sixty-six first-time pregnant women were selected using a simple random sampling technique. Data were collected through a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test.Results: The research findings showed that the majority of mothers who received education experienced mild levels of anxiety (84.2%), while those who did not receive education mostly showed severe anxiety (64.3%). Statistical analysis showed a significant relationship between education provision and anxiety levels (p = 0.026).Suggestion: Health workers, especially midwives, are advised to actively provide information and maximum emotional support to first-time pregnant women to reduce anxiety leading up to childbirth. Furthermore, further research is recommended to determine the most effective educational methods.
EDUKASI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DIWILAYAH KERJA PMB YULI BAHRIAH KERTAPATI TAHUN 2024 Bahriah, Yuli; Zurizah, Yuhemi; Kartini, Clara Ayu; Ferismartasha, Aura; Bahri, Anisa Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27268

Abstract

Pemberian MPASI di Indonesia belum sepenuhnya relevan. Banyak ibu yang memberikan MPASI terlalu dini karena ibu tidak mengetahui pentingnya pemberian MPASI yang yang tepat sesuai dengan usia anak. Menurut laporan organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), permasalahan gizi dapat ditunjukan dengan besarnya angka kejadian gizi buruk yang menunjukan kesehatan masyarakat Indonesia terendah di ASEAN, dan menduduki peringkat ke 142 dari 170 negara. Edukasi ini dilakukan diwilayah kerja PMB Yuli Bahriah Kertapati pada tanggal 26 Februari Tahun 2024. Tujuannya untuk menambah pengetahuan ibu tentang MPASI sebagai bentuk persiapan dan penimbangan berat badan anak. Jenis penyuluhan ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penyampaian meteri dilakukan dengan pembagian leaftlet dan metode ceramah. Sampel yang digunakan sebanyak 10 orang ibu menyusui. Peningkatan informasi tersebut diharapkan dapat menjadi Upaya pengembangan perilaku sehat untuk meningkatkan berat badan ideal anak atau sesuai kurva pertumbuhan.
EFEKTIVITAS PELATIHAN ANTI PERUNDUNGAN ISLAMI PADA GURU DAN DOSEN Uyun, Muhamad; Ningsih, Ike Utia; Bahriah, Yuli; Damayanti, Sulpa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36846

Abstract

Abstrak: Fenomena perundungan (bullying) masih menjadi persoalan serius di sekolah dan perguruan tinggi karena berdampak pada kesehatan psikologis, rasa aman, dan kualitas pembelajaran. Mitra kegiatan menghadapi beragam kendala, antara lain ketiadaan SOP anti bullying berbasis nilai Islam, rendahnya kemampuan deteksi dini pendidik, serta belum tersedianya mekanisme pelaporan dan dukungan psikososial. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pendidik dalam pencegahan dan penanganan bullying melalui Pelatihan Pendidikan Anti-Bullying berbasis Islam. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan interaktif, diskusi kasus, dan latihan identifikasi tanda bullying yang melibatkan 66 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Evaluasi dilakukan melalui pretest posttest serta pemantauan partisipasi sebanyak 20 pertanyaan pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan peserta, kelompok dosen mengalami peningkatan paling tinggi sebesar 3,23%, diikuti oleh guru SMA sebesar 1,14%. Sementara kelompok lainnya tidak menunjukkan perubahan nilai rata rata. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas pendidik dan pembentukan lingkungan pendidikan yang lebih aman, empatik, dan humanis.Abstract: Bullying remains a serious issue in schools and universities due to its impact on psychological well being, safety, and overall learning climate. The partner institution faces several challenges, including the absence of Islamic-based anti-bullying SOPs, limited early detection skills among educators, and a lack of reporting mechanisms and psychosocial support. This community service program aims to enhance educators’ knowledge, attitudes, and skills in preventing and managing bullying through Islamic-based Anti-Bullying Education Training. The methods consisted of interactive lectures, case discussions, and practical identification exercises, involving 66 participants across educational levels. Evaluation was conducted through pretest posttest assessments and participation monitoring. The results indicate an improvement in participants’ competencies, particularly in understanding bullying concepts, identifying risks, and applying Islamic values such as active sabr, adl, ihsan, and qaulun ma’ruf in intervention practices. The program strengthens educators’ capacity and promotes the development of safer, more empathetic, and humanistic educational environments.
Implementasi Pendampingan Ibu Nifas Berbasis Budaya dalam Upaya Peningkatan Asi Eksklusif: Pengabdian Yuli Suryanti; Wijayanti, Adhika; Bahriah, Yuli
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6104

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting yang sangat menentukan keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Namun, praktik pemberian ASI eksklusif masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama aspek sosial dan budaya yang berkembang di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu nifas dalam pemberian ASI eksklusif melalui pendekatan pendampingan berbasis budaya. Kegiatan dilaksanakan di PMB Ferawati Palembang pada bulan April 2025 dengan melibatkan 25 ibu nifas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi, serta dilakukan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta observasi perilaku. Pendampingan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai budaya lokal serta melibatkan dukungan keluarga Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis budaya memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan ibu terhadap edukasi kesehatan, dimana sebanyak 22 responden (88%) menyatakan bahwa metode ini memudahkan mereka dalam memahami dan menerapkan ASI eksklusif. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan, perubahan sikap ke arah positif, serta perbaikan perilaku ibu dalam praktik menyusui. Pendampingan berbasis budaya terbukti efektif karena mampu menyesuaikan intervensi dengan nilai dan kepercayaan lokal masyarakat, sehingga lebih mudah diterima dan diterapkan oleh ibu nifas. Pendekatan ini dapat dijadikan sebagai strategi intervensi yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan cakupan ASI eksklusif serta derajat kesehatan ibu dan bayi di masyarakat.