Cahyani, Agnes Dhear Nur
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Permainan Balok Angka Cahyani, Agnes Dhear Nur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 8, No 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25070

Abstract

Rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun sering terjadi dan selalu menjadi topik hangat yang diperbincangkan setiap tahunnya oleh pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dimana seharusnya anak usia empat sampai lima tahun sudah mampu mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan anak usia empat sampai lima tahun dalam mengenal lambang bilangan adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kajian pustaka. Subjek dalam artikel ilmiah ini adalah anak usia empat sampai lima tahun. Berdasarkan sumber-sumber kajian pustaka yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa cara mengenalkan lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun yang paling tepat adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Hal ini sudah terbukti akurat dari hasil-hasil penelitian para peneliti yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Kesimpulan dari artikel ilmiah ini adalah terdapat empat langkah pelaksanaan permainan balok angka guna meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun.
DAMPAK METODE BERMAIN PERAN TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI Nurjanah, Novita Eka; Cahyani, Agnes Dhear Nur
JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 6, No 1 (2021): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v6i1.5824

Abstract

Problems often arise regarding the not-yet optimal creativity of early childhood due to the lack of freedom in playing, the many prohibitions, and learning activities that are less fun for children. These problems can be overcome by applying the role-playing method. This scientific article aims to recognize and determine the impact of the role-playing method on early childhood creativity. The method used in this article is a literature study with data analysis using narrative synthesis. Data and information collection is carried out by collecting, reading, understanding, criticizing, and reviewing 33 reputable and relevant reading sources in the 2015-2021 publication range. This scientific article succeeded in finding the positive and negative impacts of the application of the role-playing method on early childhood creativity. The positive impacts that arise include (a) Children feel happy so they can produce something out of the box; (b) The nature of the imagination is stimulated; (c) Children like challenges; (d) Curiosity is stimulated; (e) The child's speaking ability and self-confidence develop; (f) More proficient in problem-solving; and (g) Able to make decisions and willing to accept consequences. Meanwhile, the negative impact is that it takes a long time, educators are less creative, and children become passive. The recommendation given is that other researchers are advised to study more deeply in the impact of role-playing on creativity in early childhood.AbstrakSering munculnya problematika mengenai belum optimalnya kreativitas anak usia dini akibat kurangnya kebebasan dalam bermain, banyaknya larangan, dan kegiatan pembelajaran yang kurang menyenangkan bagi anak. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menerapkan metode bermain peran. Tujuan artikel ilmiah ini yaitu untuk mengenal dan mengetahui dampak metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah literature review dengan analisis data menggunakan narrative synthesis. Pengumpulan data dan informasi dilaksanakan dengan mengumpulkan, membaca, memahami, mengkritik, dan me-review 33 sumber bacaan yang reputasi dan relevan dengan rentang publikasi tahun 2015-2021. Artikel ilmiah ini berhasil menemukan dampak positif dan dampak negatif dari penerapan metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini. Dampak positif yang muncul meliputi (a) Anak merasa senang sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang out of the box; (b) Sifat imajinasi terstimulasi; (c) Anak menyukai tantangan; (d) Rasa ingin tahu terstimulasi; (e) Kemampuan berbicara dan kepercayaan diri anak berkembang; (f) Semakin mahir dalam hal pemecahan masalah; serta (g) Mampu mengambil keputusan dan mau menerima konsekuensi. Sedangkan, untuk dampak negatifnya adalah membutuhkan waktu yang lama, pendidik yang kurang kreatif, dan anak menjadi pasif. Rekomendasi yang diberikan yaitu peneliti lain disarankan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai dampak bermain peran terhadap kreativitas pada anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Melalui Permainan Balok Angka Cahyani, Agnes Dhear Nur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i3.25070

Abstract

Rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun sering terjadi dan selalu menjadi topik hangat yang diperbincangkan setiap tahunnya oleh pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dimana seharusnya anak usia empat sampai lima tahun sudah mampu mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan anak usia empat sampai lima tahun dalam mengenal lambang bilangan adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan dalam artikel ilmiah ini adalah kajian pustaka. Subjek dalam artikel ilmiah ini adalah anak usia empat sampai lima tahun. Berdasarkan sumber-sumber kajian pustaka yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa cara mengenalkan lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun yang paling tepat adalah dengan menggunakan permainan balok angka. Hal ini sudah terbukti akurat dari hasil-hasil penelitian para peneliti yang menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan satu sampai sepuluh pada anak usia empat sampai lima tahun melalui permainan balok angka. Kesimpulan dari artikel ilmiah ini adalah terdapat empat langkah pelaksanaan permainan balok angka guna meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia empat sampai lima tahun.
DAMPAK METODE BERMAIN PERAN TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA DINI Nurjanah, Novita Eka; Cahyani, Agnes Dhear Nur
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 8 No 2 (2024): Januari: Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v6i1.5824

Abstract

Problems often arise regarding the not-yet optimal creativity of early childhood due to the lack of freedom in playing, the many prohibitions, and learning activities that are less fun for children. These problems can be overcome by applying the role-playing method. This scientific article aims to recognize and determine the impact of the role-playing method on early childhood creativity. The method used in this article is a literature study with data analysis using narrative synthesis. Data and information collection is carried out by collecting, reading, understanding, criticizing, and reviewing 33 reputable and relevant reading sources in the 2015-2021 publication range. This scientific article succeeded in finding the positive and negative impacts of the application of the role-playing method on early childhood creativity. The positive impacts that arise include (a) Children feel happy so they can produce something out of the box; (b) The nature of the imagination is stimulated; (c) Children like challenges; (d) Curiosity is stimulated; (e) The child's speaking ability and self-confidence develop; (f) More proficient in problem-solving; and (g) Able to make decisions and willing to accept consequences. Meanwhile, the negative impact is that it takes a long time, educators are less creative, and children become passive. The recommendation given is that other researchers are advised to study more deeply in the impact of role-playing on creativity in early childhood.AbstrakSering munculnya problematika mengenai belum optimalnya kreativitas anak usia dini akibat kurangnya kebebasan dalam bermain, banyaknya larangan, dan kegiatan pembelajaran yang kurang menyenangkan bagi anak. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menerapkan metode bermain peran. Tujuan artikel ilmiah ini yaitu untuk mengenal dan mengetahui dampak metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah literature review dengan analisis data menggunakan narrative synthesis. Pengumpulan data dan informasi dilaksanakan dengan mengumpulkan, membaca, memahami, mengkritik, dan me-review 33 sumber bacaan yang reputasi dan relevan dengan rentang publikasi tahun 2015-2021. Artikel ilmiah ini berhasil menemukan dampak positif dan dampak negatif dari penerapan metode bermain peran terhadap kreativitas anak usia dini. Dampak positif yang muncul meliputi (a) Anak merasa senang sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang out of the box; (b) Sifat imajinasi terstimulasi; (c) Anak menyukai tantangan; (d) Rasa ingin tahu terstimulasi; (e) Kemampuan berbicara dan kepercayaan diri anak berkembang; (f) Semakin mahir dalam hal pemecahan masalah; serta (g) Mampu mengambil keputusan dan mau menerima konsekuensi. Sedangkan, untuk dampak negatifnya adalah membutuhkan waktu yang lama, pendidik yang kurang kreatif, dan anak menjadi pasif. Rekomendasi yang diberikan yaitu peneliti lain disarankan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai dampak bermain peran terhadap kreativitas pada anak usia dini.