Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan pH Alkali Dalam Pencelupan Kain Kapas dengan Zat Warna Reaktif Monoklorotriazin Metode Perendaman Mulyani, Wiwiek Eka; Khoerunnisa, Izmie; Wardani, Lestari; Pudjiati, -; Pradana, Samuel Martin
Texere Vol 22, No 1 (2024): Texere Volume 22 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v22i1.01

Abstract

Zat warna reaktif panas jenis monoclorotriazin merupakan zat warna yang memiliki sifat tidak tahan terhadap alkali. Namun, dalam proses pencelupan dengan zat warna reaktif memerlukan alkali untuk proses fiksasi agar zat warna dapat berikatan dengan serat.  Faktor yang berpengaruh pada proses fiksasi adalah penggunaan alkali dan pH larutan pencelupan. Dalam penelitian membahas mengenai pengaruh pH alkali pada larutan pencelupan zat warna monoclorotriazin (C.I Reactive Orange 13) untuk mendapatkan hasil pencelupan pada kain  kapas yang memiliki ketuaan dan kerataan warna, serta ketahanan warna terhadap pencucian yang baik (nilai 4-5). Alkali yang digunakan menggunakan alkali kuat (natrium hidroksida) dengan rentang pH 10, 10,5, 11, 11,5, dan 12. Metode pencelupan menggunakan metode perendaman pada suhu 80  selama 60 menit. Evaluasi ketuaan dan kerataan warna menggunakan spektrofotrometer dan laundry O meter untuk menganalisis ketahanan luntur warna terhadap pencucian. Hasil penelitian menunjukkan  penggunaan alkali berpengaruh terhadap ketuaan warna tetapi tidak berpengaruh terhadap kerataan dan ketahanan luntur warna. Hasil pencelupan optimum didapat pada pH 10.5 dengan nilai ketuaan warna (K/S) sebesar 2,94, nilai standar deviasi (kerataan warna) sebesar 0,01, nilai 5 pada  ketahanan luntur terhadap pencucian.    
Analisis Absorbansi Erionyl Blue Berbasis AI dan Synthetic Data pada Kuvet Kuarsa dan Akrilik Hartami Dewi; Wardani, Lestari; Saputra, Andri
Journal of Big Data Analytic and Artificial Intelligence Vol 8 No 2 (2025): JBIDAI Desember 2025
Publisher : STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71302/jbidai.v8i2.75

Abstract

The use of UV-Vis spectrophotometry in absorbance determination is a fundamental yet critical technique within the textile industry, particularly for quality control in dyeing processes. Recent advancements in Big Data and Artificial Intelligence (AI) offer opportunities to enhance the precision of spectrophotometric analysis through more extensive, accurate, and adaptive data processing. This study compares the performance of two cuvette materials, quartz and acrylic in the absorbance measurement of the synthetic textile dye Erionyl Blue. Samples were measured at six concentration levels with ten repetitions each, generating 120 data points. The dataset was analyzed using conventional statistical methods (two-way ANOVA with replication) and further enriched through AI-assisted data profiling to examine microvariance patterns.The ANOVA results indicated a statistically significant difference between quartz and acrylic cuvettes (p < 0.0001). However, AI-based profiling revealed that the effect size of this difference was minimal (<1.5%), suggesting negligible practical impact on absorbance interpretation. Therefore, acrylic cuvettes can be considered an economical alternative for academic and educational laboratory use, especially in high-throughput measurement scenarios.