Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Tentang Kain Tenun Songket Di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto Putri, Cintya Maesi; Zamil, Ilham; Novrita, Sri Zulfa; Pradana, Samuel Martin
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v15i2.852

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pewarnaan benang tenun songket menggunakan pewarna alami yang tidak banyak dilakukan oleh pengrajin tenun songket lainnya, terutama di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Disamping itu belum adanya penelitian akademis yang mengkaji tentang pewarnaan alam pada benang tenun songket di Gallery Dolas Songket. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bahan alam yang digunakan pada pewarnaan alami benang tenun songket dan mendeskripsikan proses pewarnaan alam pada benang tenun songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif. Dengan lokasi penelitian yaitu di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Informan penelitian ini terdiri dari owner Dolas Songkket dan anak tenun Dolas Songket. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan yaitu dengan perpanjangan pengamatan, triangulasi, pengecekan sejawat, meningkatkan ketekunan, dan auditing. Teknik analisi data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data Milles dan Huberman.Hasil penelitian yaitu 1) Bahan alam yang digunakan dalam pewarnaan benang songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto yaitu daun jambu air dan Buah Pinang. 2) Proses pewarnaan alam  benang songket di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto meliputi yang pertama pembuatan ekstrak pewarna alam kemudian dilanjutkan dengan pemasakan benang, mordanting, selanjutnya pencelupan pada ekstrak pewarna alam, dan yang terakhir fiksasi. Warna yang dihasilkan tergantung pada mordan yang digunakan. Kata Kunci: Tenun Songket, Pewarnaan alam.  AbstractThis research is motivated by the use of natural dyes in songket woven yarn coloring, which is not commonly practiced by other songket weavers, especially in Lembah Segar District, Sawahlunto City. Moreover, there has been no academic research that examines natural dyeing on songket woven yarn at the Dolas Songket Gallery. The purpose of this research is to describe the natural materials used in natural dyeing of songket woven yarn and to describe the natural dyeing process on songket woven yarn at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City. This research uses a qualitative descriptive analysis method. The research location is in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City. The research informants consist of the owner of Dolas Songket and the weavers of Dolas Songket. Data collection techniques used are direct observation, interviews, and documentation. Data validity checking techniques used are prolonged observation, triangulation, peer checking, persistence, and auditing. Data analysis techniques used are Milles and Huberman's data analysis techniques. The research results are 1) Natural materials used in songket yarn dyeing at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City are water apple leaves and betel nut. 2) The natural dyeing process of songket yarn at the Dolas Songket Gallery in Lunto Timur Village, Lembah Segar District, Sawahlunto City includes the preparation of natural dye extract, followed by yarn boiling, mordanting, dyeing in natural dye extract, and finally fixation. The resulting color depends on the mordant used.Keywords: Tenun Songket, Natural Dyeing 
Efektifitas Penggunaan pH Alkali Dalam Pencelupan Kain Kapas dengan Zat Warna Reaktif Monoklorotriazin Metode Perendaman Mulyani, Wiwiek Eka; Khoerunnisa, Izmie; Wardani, Lestari; Pudjiati, -; Pradana, Samuel Martin
Texere Vol 22, No 1 (2024): Texere Volume 22 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v22i1.01

Abstract

Zat warna reaktif panas jenis monoclorotriazin merupakan zat warna yang memiliki sifat tidak tahan terhadap alkali. Namun, dalam proses pencelupan dengan zat warna reaktif memerlukan alkali untuk proses fiksasi agar zat warna dapat berikatan dengan serat.  Faktor yang berpengaruh pada proses fiksasi adalah penggunaan alkali dan pH larutan pencelupan. Dalam penelitian membahas mengenai pengaruh pH alkali pada larutan pencelupan zat warna monoclorotriazin (C.I Reactive Orange 13) untuk mendapatkan hasil pencelupan pada kain  kapas yang memiliki ketuaan dan kerataan warna, serta ketahanan warna terhadap pencucian yang baik (nilai 4-5). Alkali yang digunakan menggunakan alkali kuat (natrium hidroksida) dengan rentang pH 10, 10,5, 11, 11,5, dan 12. Metode pencelupan menggunakan metode perendaman pada suhu 80  selama 60 menit. Evaluasi ketuaan dan kerataan warna menggunakan spektrofotrometer dan laundry O meter untuk menganalisis ketahanan luntur warna terhadap pencucian. Hasil penelitian menunjukkan  penggunaan alkali berpengaruh terhadap ketuaan warna tetapi tidak berpengaruh terhadap kerataan dan ketahanan luntur warna. Hasil pencelupan optimum didapat pada pH 10.5 dengan nilai ketuaan warna (K/S) sebesar 2,94, nilai standar deviasi (kerataan warna) sebesar 0,01, nilai 5 pada  ketahanan luntur terhadap pencucian.    
Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap Minat Berwirausaha Bidang Busana Siswa Kelas XII Jurusan Tata Busana SMKN 1 Merangin Almirah, Icasia; Nelmira, Weni; Pradana, Samuel Martin; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jktn2w15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyak siswa SMK yang tidak menunjukkan minat yang tinggi untuk berwirausaha setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sehingga belum diketahui pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Merangin. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII Tata Busana, diperoleh menggunakan teknik total sampling sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Pada Penelitian ini dilaksanakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan menggunakan uji linear sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Pelaksanaan praktik kerja lapangan menunjukkan pada kategori tinggi yaitu 81%. (2) Minat berwirausaha bidang busana pada kategori skor tinggi yaitu 73%. (3) Terdapat pengaruh antara pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukan nilai R Square sebesar 0,882 yang artinya bahwa Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan memberikan pengaruh sebesar 88,2% terhadap minat berwirausaha bidang busana siswa. Sedangkan 11,8% dipengaruhi oleh faktor lain, yang tidak diteliti pada penelitian ini. Implikasi praktis dari temuan penelitian ini bagi pihak sekolah dan pengambil kebijakan adalah perlunya penguatan kualitas dan relevansi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan sebagai strategi utama dalam menumbuhkan minat berwirausaha siswa SMK.
Pengaruh Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap Minat Berwirausaha Bidang Busana Siswa Kelas XII Jurusan Tata Busana SMKN 1 Merangin Almirah, Icasia; Nelmira, Weni; Pradana, Samuel Martin; Husni, Rafikah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jktn2w15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena banyak siswa SMK yang tidak menunjukkan minat yang tinggi untuk berwirausaha setelah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan sehingga belum diketahui pengaruh Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang telah dilakukan di SMK Negeri 1 Merangin. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII Tata Busana, diperoleh menggunakan teknik total sampling sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Pada Penelitian ini dilaksanakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan menggunakan uji linear sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Pelaksanaan praktik kerja lapangan menunjukkan pada kategori tinggi yaitu 81%. (2) Minat berwirausaha bidang busana pada kategori skor tinggi yaitu 73%. (3) Terdapat pengaruh antara pengalaman praktik kerja lapangan terhadap minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukan nilai R Square sebesar 0,882 yang artinya bahwa Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan memberikan pengaruh sebesar 88,2% terhadap minat berwirausaha bidang busana siswa. Sedangkan 11,8% dipengaruhi oleh faktor lain, yang tidak diteliti pada penelitian ini. Implikasi praktis dari temuan penelitian ini bagi pihak sekolah dan pengambil kebijakan adalah perlunya penguatan kualitas dan relevansi pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan sebagai strategi utama dalam menumbuhkan minat berwirausaha siswa SMK.