Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pesantren sebagai Pusat Pendidikan untuk Menguatkan Pemahaman Ilmu Hukum Islam Bagi Generasi Muda S, Riyandi
Ameena Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i3.117

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada peran pesantren sebagai pusat pendidikan yang memperkuat pemahaman hukum Islam bagi generasi muda. Di tengah arus globalisasi dan pengaruh budaya luar, pesantren tetap mempertahankan ajaran-ajaran Islam yang autentik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran pesantren dalam mengajarkan ilmu hukum Islam, serta untuk mengidentifikasi bagaimana pesantren dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penggunaan teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan berbagai referensi dari buku, artikel, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat pemahaman hukum Islam bagi generasi muda, melalui pengajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik hukum Islam. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun tantangan teknologi masih ada, pesantren telah berusaha beradaptasi dengan mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pesantren tidak hanya berperan dalam menjaga pemahaman hukum Islam, tetapi juga dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pesantren dalam pendidikan hukum Islam dan memberikan rekomendasi terkait penggunaan teknologi dalam pengajaran.
Implikasi Poligami dalam Interpretasi Al-Qur'an: Pandangan Ulama, Tafsir Kontemporer, dan Perspektif Kementerian Agama RI S, Riyandi
Ameena Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v1i3.29

Abstract

Polygamy is a term that refers to the practice of marriage in which a man has more than one wife simultaneously within the bounds of legality. This practice can be found in various cultures and religions worldwide, but it is most common in the contexts of religions that permit or regulate polygamy. In Islam, for example, polygamy is allowed with certain requirements that must be fulfilled by a man who wishes to have more than one wife. Other cultures and societies also have forms of polygamy that are recognized legally or socially. This study aims to discuss the implications of polygamy in the interpretation of the Qur'an: the views of scholars, contemporary interpretations, and the perspective of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The research methodology employed in this study is literature review. The findings of this study reveal that in the field of Qur'anic exegesis (tafsir) and Islamic jurisprudence (fiqh) related to marriage, there are approaches that permit the practice of polygamy under three specific conditions. Firstly, a wife's medical condition that prevents her from bearing children is considered as one of the important criteria. Secondly, when a wife enters menopause and can no longer fulfill the needs of her husband who is still in a physically strong condition, and to avoid the risk of committing adultery. Thirdly, permission for polygamy can be granted when the number of women significantly exceeds the number of men. However, the requirement of treating wives fairly must always apply.
Menjaga Kesucian Pakaian Sebagai Wujud Kepatuhan Hukum Islam dan Upaya Meningkatkan Kesadaran Keagamaan Wanita Muslimah S, Riyandi
Journal of Islamic Education and Law Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya menjaga kesucian pakaian sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum Islam serta upaya meningkatkan kesadaran keagamaan di kalangan wanita Muslimah. Menjaga kesucian pakaian merupakan kewajiban agama yang sering kali terabaikan, terutama di tengah pengaruh budaya global yang semakin kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali pemahaman dan praktik menjaga kesucian pakaian serta peranannya dalam meningkatkan kesadaran keagamaan wanita Muslimah. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan hukum Islam dan kesadaran keagamaan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak wanita Muslimah yang mengetahui kewajiban ini, pemahaman dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih terhambat oleh pengaruh budaya dan mode global. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan pendidikan agama dan peran keluarga sangat penting dalam menjaga dan menumbuhkan kesadaran tersebut. Kontribusi dari penelitian ini adalah memberikan wawasan baru dalam meningkatkan pemahaman wanita Muslimah mengenai pentingnya menjaga kesucian pakaian sesuai dengan ajaran Islam.