Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN KADAR KLOROFIL DAUN Acacia mangium PADA LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH DI PULAU BANGKA Robika Robika; Eka Sari
EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi, dan Mikrobiologi Vol 4 No 1 (2019): Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Agriculture, Fisheries and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.038 KB) | DOI: 10.33019/ekotonia.v4i1.1009

Abstract

Tin-mined land has sandy characteristics (more than 95%), is very porous, low KTK, acidic pH and nutrient poor. Revegetation programs have been carried out to improve soil fertility using local and exotic species (Acacia mangium). Rapid growth, tolerance to various environmental conditions and high economic value are the reasons for choosing A. mangium as a revegetation plant. This study aims to analyze the growth and chlorophyll content of A. mangium leaves which grow in two locations of tin-mined land (Tanjung Ratu Village and Rebo Village). The results showed that A. mangium which was grown on a younger tin mined land (in Tanjung Ratu Village) showed an increase in root dry weight, root length, number of root nodules, and decreased leaf chlorophyll levels. On older tin mined land (in Rebo Village), root dry weight, root length, and number of root nodules were lower, but chlorophyll content increased. The characters affected can be used to determine the ability of tolerance and adaptation of A. mangium in tin mined land.
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX Riko Irwanto; Budi Afriyansyah; Robika Robika; Anggraeni Anggraeni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v7i1.1966

Abstract

Jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 132.7 juta orang dari 256.2 juta orang populasi Indonesia. Kenyataan menunjukkan, banyaknya jumlah pengguna Internet di Indonesia, serta tingginya frekuensi mengakses konten informasi dan media sosial, tidak serta-merta menjamin ‘kedewasaan’ netizen Indonesia dalam menggunakan Internet. Selain kesenjangan yang terjadi, berbagai kasus penyalahgunaan Internet juga marak, mulai dari internet fraud, adiksi atau kecanduan, pelanggaran privasi, bias realitas, hingga yang paling mutakhir adalah meluasnya hoax. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu dengan memfasilitasi peningkatan pemahaman mahasiwa terhadap literasi digital dan informasi Hoax adalah dengan mengadakan pelatihan melalui (a) Metode ceramah (b) Metode praktek (c) Metode pendampingan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa dilangsungkan di Gedung Babel IV Universitas Bangka Belitung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pengertian hoax, latar belakang seseorang memproduksi dan menyebarkan hoax, siklus penyebaran informasi dan hoax, media penyebaran hoax, lingkaran penyebaran hoax, dan cara mengantisipasi hoax.. Adapun cara caranya yaitu berupa (a) Hati-hati dengan Judul Provokatif, (b) Mencermati Alamat situs (URL), (c) Memeriksa Fakta dan Memverifikasi kebenaran, (d) Terlibat dalam berbagai group anti hoax dan (e) Memeriksa keaslian foto. Kegiatan pengabdian yang dilakukan memberikan luaran berupa terbentuk pemahaman dalam literasi digital khususnya dalam menghindari dari berita hoax sebagai bentuk berita yang tidak benar sehingga menjadi masyarakat yang cerdas dalam berliterasi. Kegiatan sosialisasi Literasi digital menuju mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) milenial anti hoax diikuti oleh mahasiswa dengan narasumber dari Perpustakaan Universitas Bangka Belitung dan hasil kerjasama dengan UPT Perpustakaan Universitas Bangka Belitung