Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potret Pemberitaan Bunuh Diri Mahasiswa Pada detik.com Tahun 2023 - 2024 Nugroho, Dimas Prakoso; Atmaja, Satria Dwi
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i1.1727

Abstract

Fenomena bunuh diri mahasiswa mewarnai banyak pemberitaan media dan unggahan sosial media di Indonesia dalam rentang periode tahun 2023-2024. Tingginya aksesibilitas internet membuat pemberitaan tentang hal tersebut berpotensi untuk dibaca secara daring melalui media siber. Penelitian ini memotret pemberitaan bunuh diri mahasiswa yang dilakukan detik.com pada tahun 2023 - 2024. Secara umum pemberitaan detik.com masih belum optimal. Belum semua pemberitaan detik.com memiliki unsur kelengkapan berita. Sebagian berita masih bersifat multitafsir. Pemberitaan media ini juga berpotensi untuk memicu terjadinya aksi serupa. Sebagai pelopor media siber detik.com tidak melakukan upaya untuk memotivasi adanya tindakan preventif aksi serupa. Meskipun demikian, media ini memberi ruang privasi pada korban sekaligus menjadi kontrol sosial bagi lembaga pendidikan tinggi untuk lebih peduli pada isu ini. Metode penelitian analisis isi kuantitatif digunakan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. During the years 2023-2024, news stories from the media and social media posted in Indonesia contained suicidal action by the university students. The news stories are potentially read by the public through the online media as the impact of the high number of internet accessibility in Indonesia. This research portrayed the university students suicidal action phenomenon that was published on detik.com during that time. In general, the way detik.com covered this issue through their news was less optimal. Detik.com news stories are mostly lacking in news element completeness. Some of the news stories are multi-interpretable. Their news stories are potentially motivating the same suicidal actions. As the pioneers of Indonesian online media, they should prevent the same action in the near future through their news. On the contrary, detik.com is still concerned about the privacy issue for the suicide perpetrators. They also play their role as the social control for motivating the higher education to be more aware of this issue. Quantitative content analysis is used for answering the research questions and analyzing the research result.
HIPERREALITAS DALAM AKUN INSTAGRAM @GOLKARJATIM PADA PERIODE TAHUN 2022 Sidqi, Muhamad Asad Muhamiyus; Nugroho, Dimas Prakoso
QAULAN: Journal of Islamic Communication Vol. 5 No. 2 (2024): Qaulan: Journal of Islamic Communication
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: 2022 is the timestarting point for political parties in building the image of society. All efforts and actions are made in order to build closeness with the community. Starting from activities carried out directly to activities carried out through social media. The role of social media, which is an important requirement for society, demands more political parties to provide online activities and content that can build an image. All realities are affixed in this way, to help increase their popularity and also their electability so they can provide their support during the 2024 elections. One of the many political parties that are intensively creating content is the Golkar party. Through the @golkarjatim account, this party has built a good image for the party and candidate, namely Airlangga Hartanto. This research was conducted to reveal the hyperreality of the content created by the @golkarjatim account in building the image of Airlangga Hartanto. In this study, researchers used Roland Barthes' semiotic analysis method to obtain in-depth data. The results of the analysis that has been carried out, the researcher found a simulation process in @golkarjatim content, which allows hyperreality to emerge. Keywords : Content, Hyperreality, Instagram, Simulation Abstrak:Tahun 2022 merupakan waktu starting point bagi para partai politik dalam membangun citra masyarakat. Segala upaya dan tindakan dilakukan agar bisa membangun kedekatan dengan masyarakat. Mulai dari kegiatan yang dilakukan secara langsung hingga kegiatan yang dilakukan melalui sosial media. Peranan media sosial yang menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat menuntut lebih partai politik untuk memberikan kegiatan-kegiatan online maupun konten yang dapat membangun membangun citra. Segala realita dibubuhkan melalui cara ini, untuk membantu eningkatkan kembali popularitas dan juga elekbilitasnya supaya bisa memberikan dukungannya saat pemilu di 2024. Salah satu diantara banyak partai politik yang gencar membuat konten adalah partai Golkar. Melalui akun @golkarjatim partai ini membangun citra baik partai dan calon yang diusung, yakni Airlangga Hartanto. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap hiperrealitas terhadap konten yang dibuat oleh akun @golkarjatim dalam membangun citra Airlangga Hartanto. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk mendapatkan data secara mendalam. Hasil dari analisis yang sudah dilakukan, peneliti menemukan proses simulasi pada konten-konten @golkarjatim, yang memungkinkan munculnya hiperrealitas. Kata Kunci: Hiperrealitas, Konten, Kualitatif, Instagram, Simulasi