Nurditasari, Intan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 MADIUN Nurditasari, Intan; Ariyanti, Gregoria
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar menggunakan pendekatan saintifik. Prestasi belajar matematika siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes – nilai pretes.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak (cluster random sampling). Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 9 Madiun dengan populasi kelas VIII. Untuk sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang mempunyai banyak siswa (  dengan rata-rata ( dan mempunyai varian ( ) = 58,8717dan pada kelompok siswa yang diajar menggunakan pendekatan saintifik mempunyai banyak siswa  dengan rata-rata danmempunyai varian ( ) = 61,54228. Pengujian hipotensis menggunakan uji t-student dengan taraf nyata 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dengan rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas VIII SMPN 9 Madiun.
Comparative Effects of the Numbered Heads Together and Two Stay Two Stray Models on Higher-Order Thinking Skills: The Moderating Role of Adversity Quotient in Learning Number Patterns Nurditasari, Intan; Siswanto, Siswanto; Nurhasanah, Farida
International Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijmme.v4i1.1805

Abstract

Purpose – This study aims to examine the comparative effectiveness of Numbered Heads Together (NHT) and Two Stay Two Stray (TSTS) cooperative learning models on students' Higher-Order Thinking Skills (HOTS), investigate the influence of Adversity Quotient (AQ) types (Climbers, Campers, Quitters), and explore the interaction effect between learning models and AQ on HOTS. Methodology – This research employed a quasi-experimental 3x2 factorial design with stratified cluster random sampling among 8th-grade students in junior high schools. Data were collected through HOTS tests and AQ questionnaires and analyzed using two-way ANOVA. Findings – The statistical analysis revealed no significant main effect regarding the effectiveness of the NHT versus TSTS models on HOTS overall. However, a significant interaction was found between the learning models and students' Adversity Quotient (AQ). Specifically, the findings indicate that the NHT model is more effective for students with higher resilience (Climbers and Campers), whereas the TSTS model offers greater benefits for students with lower resilience (Quitters). This demonstrates that the effectiveness of cooperative learning strategies on HOTS is moderated by students' psychological resilience profiles. Novelty – This study uniquely integrates cooperative learning models with students' psychological resilience levels, offering insights into differentiated instructional strategies tailored to learners' AQ profiles. Significance – This study provides practical benefits for educators and curriculum designers in selecting learning models that align with students' psychological characteristics to optimize HOTS. The findings are also significant for school counselors in developing intervention programs to enhance students' learning resilience.