Sugiarti, Nanik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Program Olahraga Umum (Senam Aerobik) dan Khusus (Body Language dan Senam Aerobik) terhadap Penurunan Berat Badan Sugiarti, Nanik; Noor, Zulkhah
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v8i1.1648

Abstract

Overweight is one among several risk factors of many diseases and disrupts the beautiful contour of the body. The aim of this study was to find out the difference of weight loss produced by ordinary (aerobic exercise) and special (body language and aerobic exercise) sport program for weight loss. The design of this study was observational. The subjects divided into 2 groups consisted of women less than forty years old who followed the weight loss program in Kartika Dewi gym. 25 women followed ordinary program and 11 women followed extraordinary program. Respondents filled questioner about subject criteria information and the exercise program that have been doing including exercise duration, intensity and regularity, then measured body weight one month after introduction exercise and one month after core exercise. The statistical analysis was carried out using student t- test. The mean weight loss in ordinary program group was 0,34 kg and in extraordinary program group was 1,32 withp value 0,055. Among other variables only exercise duration of ordinary program gave significant value to weight loss with p value 0,007. The conclusion was extra ordinary program was more effective to loss weight than ordinary program. If we want to get maximum weight loss, we should not only do exercise with long duration but also continuously.Kegemukan merupakan faktor resiko penting dari berbagai penyakit an dapat mengurangi keindahan bentuk tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penurunan berat badan hasil dari program olahraga umum (senam aerobik) dan khusus (body language dan senam aerobik) untuk penurunan berat badan. Desain penelitian ini adalah prospective cohort. Subyek penelitian sejumlah 36 terdiri atas perempuan yang berusia kurang dari 40 tahun yang mengikuti program penurunan berat badan di sanggar senam Kartika Dewi. Subyek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok program olah raga umum dan khusus. Semua responden mengisi kuesioner mengenai informasi kriteria subyek dan program latihan yang dijalani meliputi lama, intensitas dan keteraturan latihan, kemudian dilakukan penimbangan berat badan 1 bulan setelah latihan pendahuluan dan 1 bulan setelah latihan inti. Analisis statistik yang dipakai yaitu annova satu jalan. Rata-rata penurunan berat badan kelompok program umum sebesar 0,34 kg dan program khusus sebesar 1,32 kg dengan nilai p 0,055. Lama latihan pada program olahraga umum (senam aerobik) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan berat badan dengan nilai p 0,007, sedangkan intensitas dan keteraturan latihan tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Pengaruh Program Olahraga Umum (Senam Aerobik) dan Khusus (Body Language dan Senam Aerobik) terhadap Penurunan Berat Badan Sugiarti, Nanik; Noor, Zulkhah
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v8i1.1648

Abstract

Overweight is one among several risk factors of many diseases and disrupts the beautiful contour of the body. The aim of this study was to find out the difference of weight loss produced by ordinary (aerobic exercise) and special (body language and aerobic exercise) sport program for weight loss. The design of this study was observational. The subjects divided into 2 groups consisted of women less than forty years old who followed the weight loss program in Kartika Dewi gym. 25 women followed ordinary program and 11 women followed extraordinary program. Respondents filled questioner about subject criteria information and the exercise program that have been doing including exercise duration, intensity and regularity, then measured body weight one month after introduction exercise and one month after core exercise. The statistical analysis was carried out using student t- test. The mean weight loss in ordinary program group was 0,34 kg and in extraordinary program group was 1,32 withp value 0,055. Among other variables only exercise duration of ordinary program gave significant value to weight loss with p value 0,007. The conclusion was extra ordinary program was more effective to loss weight than ordinary program. If we want to get maximum weight loss, we should not only do exercise with long duration but also continuously.Kegemukan merupakan faktor resiko penting dari berbagai penyakit an dapat mengurangi keindahan bentuk tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penurunan berat badan hasil dari program olahraga umum (senam aerobik) dan khusus (body language dan senam aerobik) untuk penurunan berat badan. Desain penelitian ini adalah prospective cohort. Subyek penelitian sejumlah 36 terdiri atas perempuan yang berusia kurang dari 40 tahun yang mengikuti program penurunan berat badan di sanggar senam Kartika Dewi. Subyek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok program olah raga umum dan khusus. Semua responden mengisi kuesioner mengenai informasi kriteria subyek dan program latihan yang dijalani meliputi lama, intensitas dan keteraturan latihan, kemudian dilakukan penimbangan berat badan 1 bulan setelah latihan pendahuluan dan 1 bulan setelah latihan inti. Analisis statistik yang dipakai yaitu annova satu jalan. Rata-rata penurunan berat badan kelompok program umum sebesar 0,34 kg dan program khusus sebesar 1,32 kg dengan nilai p 0,055. Lama latihan pada program olahraga umum (senam aerobik) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan berat badan dengan nilai p 0,007, sedangkan intensitas dan keteraturan latihan tidak memberikan pengaruh yang signifikan.