Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

OPTIMASI SEDIAAN GEL EKSTRAK RAMBUT JAGUNG (Zea mays L.) MENGGUNAKAN GELLING AGENT CARBOPOL DAN HUMEKTAN PROPILEN GLIKOL Lely, Nur; Setiyadi, Gunawan
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i4.183

Abstract

Ekstrak rambut jagung (Zea mays L.) sebelumnya telah dilaporkan mempunyai kemampuan antioksidan yang baik. Ekstrak ini berpotensi untuk dijadikan sebagai komponen bahan aktif dalam pengembangan sediaan topikal seperti gel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi ekstrak rambut jagung menjadi sediaan gel menggunakan carbopol sebagai gelling agent dan propilen glikol sebagai humektan dengan perbandingan yang optimum. Optimasi kedua komponen gel tersebut dilakukan dengan menggunakan metode D-optimal design. Respon sifat gel yang digunakan sebagai parameter optimasi adalah viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH. Uji aktivitas antioksidan kemudian dilakukan terhadap formula gel optimum. Formula dibuat dengan mencampurkan carbopol dan propilen glikol dengan perbandingan sesuai rancangan D-optimal yang telah ditentukan menggunakan software Design Expert (Stat-Ease, Inc.) versi 13, metil paraben, bersama dengan bahan-bahan lain, yaitu TEA, ekstrak rambut jagung, dan akuades dengan porsi yang sama pada semua formula. Percobaan menunjukkan hasil formula optimum gel dengan carbopol 0,75% dan propilen glikol 14,25%, dengan respon prediksi untuk sifat viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH masing-masing berturut-turut adalah 3.197,37 cP.s; 7,09 cm; 2,83 detik dan 5,00. Verifikasi dengan mengukur respon sediaan yang dibuat berdasarkan formula prediksi memberikan hasil respon verifikasi untuk sifat-sifat tersebut sebesar 3,190 ± 39,463 cps; 7,2 ± 0,1 cm; 2,86 ± 0,14 detik; 4,99 ± 0,03. Nilai-nilai respon verifikasi tersebut berada dalam rentang 95% PI yang berarti respon prediksi terverifikasi dengan baik. Nilai IC50 dari formula optimal gel ekstrak rambut jagung tergolong lemah dengan nilai 126,37 g/mL.
OPTIMASI FORMULA TABLET KEMPA LANGSUNG DISINTEGRASI-CEPAT NATRIUM DICLOFENAK DENGAN VARIASI PROPORSI AVICEL 102, SODIUM STARCH GLYCOLATE, DAN MANITOL Sari, Safitri Indah Kartika; Setiyadi, Gunawan
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i2.312

Abstract

Telah dilakukan optimasi untuk mendapatkan formula tablet disintegrasi-cepat (fast-disintegrating tablet, FDT) natrium diklofenak (Na-diklofenak) dengan kombinasi Avicel 102, sodium starch glycolate (SSG), dan manitol dengan sifat fisik tablet yang optimum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi Avicel 102, SSG, dan manitol yang menghasilkan FDT dengan sifat fisik optimum yaitu memiliki kekerasan yang baik, kerapuhan yang rendah, waktu hancur yang cepat, dan rasa yang manis. Penelitian dilakukan dengan metode mixture optimal design dan dianalisis menggunakan software Design Expert 13. Tablet dibuat dengan metode kempa langsung. Keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, dan tanggap rasa digunakan sebagai respons pada penentuan formula optimum. Formula optimum FDT Na-diklofenak yang didapatkan adalah formula dengan proporsi Avicel 102, SSG, dan manitol berturut-turut adalah 19,24%, 1,56%, dan 57,2% dari total bobot tablet dengan desirability 0,383. Respons prediksi formula optimum yang didapatkan untuk sifat kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan rasa tablet, berturut-turut adalah 3,4 kg, 0,023%, 94 detik dan rasa tablet yang manis namun kurang dapat menutupi sempurna rasa pahit Na-diklofenak.
FORMULASI SEDIAAN KRIM MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP Sarcoptes scabiei Putra, Ananto Nugroho; Setiyadi, Gunawan
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i3.406

Abstract

Skabies telah menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia yang disebabkan oleh Sarcoptes  scabiei. Pengobatan skabies dapat menggunakan skabisida topikal dari tanaman kemangi (Ocimum sanctum L.) disertai dengan pola hidup bersih dan sehat pada penderita dan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim minyak dalam air (m/a) dengan berbagai konsentrasi zat aktif minyak atsiri daun kemangi, dan untuk mengetahui pengaruh kadar minyak atsiri daun kemangi  terhadap sifat fisik sediaan krim dan aktivitas skabisidanya. Formula konsentrasi minyak  atsiri daun kemangi divariasikan menjadi Formula I (5%), Formula II (10%), dan Formula III (20%). Pembuatan krim menggunakan dasar pembentukan sabun anionik trietanolamin stearate dari gabungan reaksi antara asam stearat dan trietanolamin. Hasil uji aktivitas skabisida dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan signifikan Formula I, II, dan III (P = 0,002 < 0,05) dimana dengan pertambahan konsentrasi minyak atsiri daun kemangi meningkatkan uji efektivitasnya membunuh tungau Sarcoptes scabiei. Formula III (32,6 menit) memiliki potensi sebagai skabisida yang lebih baik dibandingkan Formula I (39,17 menit) dan Formula II (36,98 menit) dengan pembanding kontrol permetrin (29 menit).
OPTIMASI FORMULA FAST DISINTEGRATING TABLET EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN KOMBINASI BAHAN PENGIKAT POLIVINILPIROLIDON DAN PENGHANCURSODIUM STARCH GLYCOLATE Setiyadi, Gunawan; Ihsani, Salsabila
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i2.2276

Abstract

Guava leaves (Psidium guajava L.) can be used as an antidiarrheal with the presence of tannin compounds in them. One way to obtain the benefits of guava leaves is to develop them in practical and easy-to-use preparations such as Fast Disintegrating Tablets (FDT) which are very useful for pediatric and geriatric patients who have difficulty swallowing whole tablets. In addition, FDT has a faster onset of action than regular tablets. This study aims to determine the effect of the combination of Sodium Starch Glycolate (SSG) as a disintegrant and polyvinylpyrrolidone (PVP) as a binder and the optimum concentration of the combination of both that provide good physical properties of guava leaf FDT. This study was conducted using a simplex lattice experimental design. The components of the guava leaf FDT formula that were optimized were PVP and SSG, while the response used for formula optimization was the physical properties of the tablet, namely weight uniformity, hardness, fragility, and tablet disintegration time. In this study, the manufacture of guava leaf FDT was carried out using the wet granulation method. The results showed that the optimum formula was obtained at a ratio of PVP 2.947% and SSG 9.553% with a desirability value of 0.622 which resulted in a weight uniformity (coefficient of variation) of 1.20%, a hardness of 4.55 kg, a friability of 1.68%, and a disintegration time of 124.78 seconds. Verification of the predicted response of the optimum formula showed that the optimization process could predict the response well.
Optimasi Formula dan Upaya Penutup Rasa (Taste Masking) Sediaan Orally Dissolving Film (ODF) Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Sebagai Penyegar Mulut Nugraheni, Firdha; Setiyadi, Gunawan
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1137

Abstract

Halitosis is caused mainly by bacterial decay and the generation of volatile sulfur compounds. Halitosis has oral causes, such as poor oral hygiene, periodontal disease, tongue coat, food impaction, dentures, damaged restorations, oral carcinoma, and throat infections. Green betel leaves are beneficial for oral health. Betel leaves contain flavonoid compounds, polyphenols, tannins and essential oils. Betel leaves contain essential oils of 1 – 4.2%, phenol compounds and kavikol. Kavikol has activity as a bactericide five times stronger than phenol. This extract can potentially be used as an active ingredient component in orally dissolving film (ODF) preparations. The purpose of this study was to determine the optimal concentration value of HPMC as a polymer and propylene glycol as a plasticizer based on physical properties such as pH, weight uniformity, film thickness, dissolving time and taste masking test of orally dissolving film (ODF) preparations of green betel leaf extract (Piper betle l.). The method used was Simplex Lattice Design (SLD) with a composition of 2% HPMC and 5% propylene glycol. The response results from the pH and dissolution time experiments with an average standard deviation, respectively, ranged from 6.67±0.020-6.73±0.026; 122.21±0.33 -122.85±0.29 mg; 0.2±0.005 mm - 0.21±0.01 mm, and 20.5±0.06 - 30.1±0.05 seconds. In taste masking, it has a fairly good ability to cover the bitter taste of green betel leaf extract.