Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Seledri Kombinasi Wortel dan Madu terhadap Penurunan Hipertensi pada Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga: The Influence of Giving Celery Juice Combinating of Carrots and Honey to reduce Hypertension at Menopause the Work Area of Telaga Biru Health Centre Efri Leny Rauf; Ulfiana Djunaid; Siskawati Umar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.001 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2217

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang menunjukkan peningkatan sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Hipertensi dapat dicegah dengan cara farmakologis dan non farmakologis. Penanganan dengan non farmakologis salah satunya dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu. Seledri mengandung apigenin, wortel mengandung kalium, dan madu mengandung asetilkolin yang dapat menurunkan hipertensi. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada menopause di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Metode: Jenis Penelitian menggunakan quasi experimental non-equivalent control grub design. Jumlah populasi 28 menopause, pengambilan sampel menggunakan non-probality sampling dengan membagi 14 kelompok intervensi dan 14 kelompok kontrol. Hasil penelitian menggunakan uji simple paired t-test dengan indikator frekuensi penurunan tekanan darah pValue= 0,000 yakni 0,000 <0,05 yang artinya Ha diterima. Sehingga pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan hipertensi. Kesimpulan: Presentase tekanan darah ibu menopause sebelum diberikan jus seledri kombinasi wortel dan madu berada pada hipertensi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Derajat II sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah ibu menopause kelompok kontrol pada pengukuran sebelum yaitu hipertensi Stadium I sebanyak 12 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak 2 orang dan Presentase Sesudah diberikan intervensi dengan pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu tekanan darah responden menjadi normal sebanyak 7 orang, pre hipertensi sebanyak 6 orang, hipertensi Stadium I sebanyak satu orang. Presentase tekanan darah pada pengukuran kelompok kontrol yaitu hipertensi menjadi Stadium I sebanyak 13 orang dan hipertensi Stadium II sebanyak satu orang. Ada pengaruh pemberian jus seledri kombinasi wortel dan madu terhadap penurunan hipertensi pada ibu menopause.
Efektifitas Pemberian Minuman Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja Putri di Wilayah Kecamatan Paguyaman: The Effectiveness of Green Bean Side Drinking on Hemoglobin Increase in Adolescent Women in Paguyaman District Efri Leny Rauf; Ulfiana Djunaid
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.766 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2404

Abstract

Latar Belakang: Anemia yang lebih dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah merupakan berkurangnya hingga dibawah normal sel darah matang yang membawa oksigen keseluruh jaringan yang dijalankan oleh protein yang disebut hemoglobin (HB) dengan level normal 11 gr/dl untuk perempuan dan 13 gr/dl untuk laki-laki Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian Minuman sari Kacang Hijau Terhadap peningkatan hemoglobin Pada Remaja putri di Wilayah Kecamatan Paguyaman. Metode: Jenis penelitian pre eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sample dalam penelitian ini dilakukan dengan total sampling. Hasil: Uji statistik dan hasil uji one-sample test didapatkan nilai p = 0.000 diketahui terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan kelompok posttest, oleh karena itu nilai signifikan lebih kecil dari 5% (p = 0.000 < 0.05) sehingga pada kasus ini terdapat efektifitas pemberian minuman sari kacang hijau dengan peningkatan hemoglobin pada remaja putri di Wilayah Kecamatan Paguyaman. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar hemoglobin pada remaja putri sebelum diberikan minuman kacang hijau memiliki anemia ringan dan berat. Kadar hemoglobin pada remaja putri setelah diberikan minuman kacang hijau memiliki anemia ringan menjadi normal dan anemia berat menjadi anemia sedang. Adanya efektifitas pemberian minuman sari kacang hijau dengan peningkatan hemoglobin pada remaja putri dengan nilai signifikan ( p= 0.00 <0,05).
Validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPA Kelas VII sebagai Luaran Mata Kuliah Strategi Pembelajaran: Penelitian Ninda Langgoang; Aswan Bannang; Ulfiana Djunaid; Daniyati Musa; Sintia Aboka; Rivaldi Banang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7564

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perangkat pembelajaran yang teruji secara ilmiah untuk mengoptimalkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam mendesain perangkat instruksional sekolah yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Masalah utama yang diidentifikasi adalah perlunya pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk tingkat SMP Kelas VII yang secara konsisten mengintegrasikan lima fase penuh model Problem Based Learning (PBL) sebagai wujud penyelesaian projek pada mata kuliah Strategi Pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan mendeskripsikan validitas kelayakan draf RPP IPA SMP Kelas VII berbasis PBL ditinjau dari aspek isi, konstruk, bahasa, dan penyajian. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model 4-D, yang dibatasi hingga tahap pengembangan (Develop) pada fase uji validitas ahli (expert appraisal). Data dikumpulkan melalui instrumen lembar validasi dengan skala Likert yang diisi oleh tiga orang validator ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP berbasis PBL memperoleh skor validitas isi dan konstruk sebesar 91,6%, serta kelayakan bahasa dan penyajian sebesar 90,0%. Secara akumulatif, RPP memperoleh nilai validitas keseluruhan sebesar 90,7% dengan kategori "Sangat Valid". Simpulan dari penelitian ini adalah RPP IPA SMP Kelas VII berbasis PBL yang disusun oleh mahasiswa sebagai tugas mata kuliah Strategi Pembelajaran telah memenuhi syarat kelayakan ilmiah yang sangat tinggi dan siap digunakan dalam pembelajaran sekolah.
VALIDITAS MODUL AJAR PBL TERINTEGRASI DIGITAL UNTUK PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Jenifer Ahmad; Ulfiana Djunaid; Suleman Suleman; Moh.Zainal Abd. Malik; Nolmi Karim; Fidya Patila
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8461

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran IPA, tetapi perangkat pembelajaran belum selalu memfasilitasi siswa untuk mengidentifikasi masalah, melakukan penyelidikan, merumuskan solusi, dan mengevaluasi hasil secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas modul ajar berbasis Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi digital untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Validasi dilakukan oleh dua validator, yaitu ahli materi IPA dan ahli media pembelajaran digital, menggunakan lembar validasi skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan persentase skor terhadap skor maksimum. Hasil menunjukkan validitas ahli materi sebesar 90,59%, ahli media 88,75%, dan validitas gabungan 89,70% dengan kategori sangat valid. Kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran memperoleh 95,00%, sintaks PBL 92,00%, kelayakan bahasa 87,50%, desain tampilan dan tipografi 90,00%, serta integrasi media digital 87,50%. Dengan demikian, modul ajar dinyatakan sangat valid dan layak secara teoritis untuk dilanjutkan ke uji praktikalitas dan efektivitas.