Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Annisha, Dini
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7706

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan penggunaan kearifan lokal sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi penggunaan kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada Konsep kurikulum Merdeka belajar. Metode penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan sumber literatur berupa artikel jurnal, prosiding, dan laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi penggunaan kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada kurikulum Merdeka Belajar tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih holistik, inklusif, dan bermakna. Selain itu, integrasi kearifan lokal semakin memperkuat pilar-pilar pendidikan seperti: (1) pilar karakter, (2) pilar kognitif, (3) pilar emosional dan social, dan (4) pilar estetika. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadikan individu peserta didik yang menjadi pribadi kuat yang berkarakter budaya, berpengetahuan luas, dan berdaya saing sesuai kebutuhan di era globalisasi
Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Annisha, Dini
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7706

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan penggunaan kearifan lokal sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi penggunaan kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada Konsep kurikulum Merdeka belajar. Metode penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan sumber literatur berupa artikel jurnal, prosiding, dan laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi penggunaan kearifan lokal dalam proses pembelajaran pada kurikulum Merdeka Belajar tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih holistik, inklusif, dan bermakna. Selain itu, integrasi kearifan lokal semakin memperkuat pilar-pilar pendidikan seperti: (1) pilar karakter, (2) pilar kognitif, (3) pilar emosional dan social, dan (4) pilar estetika. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadikan individu peserta didik yang menjadi pribadi kuat yang berkarakter budaya, berpengetahuan luas, dan berdaya saing sesuai kebutuhan di era globalisasi
Edukasi Pemanfaatan Pangan Lokal: Upaya Peningkatan Pengetahuan Kebutuhan Gizi Masyarakat Desa Sangat Tertinggal Kabupaten Bireuen Annisha, Dini; Husna, Naziratil
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i2.18745

Abstract

Desa sangat tertinggal memiliki potensi besar dalam hal sumber daya pangan lokal. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah pangan lokal secara optimal dapat menghambat upaya peningkatan nilai gizi dan status gizi masyarakat. Salah satu desa dengan kategori desa sangat tertinggal yang ada di Kabupaten Bireuen yaitu Desa Alue Keutapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengedukasi masyarakat Desa Sangat Tertinggal mengenai pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang kebutuhan gizi. Dengan mengidentifikasi potensi sumber daya pangan yang ada di daerah tersebut, penelitian ini mengembangkan program edukasi yang melibatkan pelatihan dan sosialisasi mengenai gizi seimbang dan pentingnya konsumsi pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang nilai gizi makanan lokal dan perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan pangan lokal
Development of Interactive Media Integrated with Local Wisdom to Enhance Students’ Concept Mastery and Creative Thinking Purnama, Dunia; Annisha, Dini; Yolida, Berti; Hermansyah, Hermansyah
Indonesian Journal of Educational Innovation Vol. 1 No. 2 (2025): May - August
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha Salahudin Syawal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of local wisdom into learning media is considered to make science lessons more contextual, engaging, and meaningful for students. This study aims to develop and assess an interactive learning medium that integrates local wisdom, based on the traditional game begasingan, to enhance students’ conceptual understanding and creative thinking in science learning, particularly in the context of force and motion. The research used a 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate) involving expert validation, practicality testing with teachers and students, and effectiveness evaluation through a quasi-experimental design. The sample consisted of 60 junior high school students, divided into an experimental and a control group. The media was validated with high results (Aiken’s V = 0.83–0.92), considered highly practical by teachers (92.6%) and students (89.4%). The experimental group achieved higher NGain scores (0.68) than the control group (0.44), indicating better concept mastery. Creative thinking skills, including fluency, flexibility, and originality, also improved significantly in the experimental group. The results suggest that integrating cultural elements into interactive media effectively supports contextual science learning while preserving local identity.
Analisis Penerapan Critical Journal Review sebagai Metode Pengembangan Berpikir Kritis Mahasiswa terhadap Artikel Ilmiah Nuzalifa, Yossie Ulfa; Annisha, Dini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11487

Abstract

Abstrak: Perkembangan revolusi industri dan transisi menuju era Society 5.0 menuntut perubahan mendasar dalam pendidikan tinggi. Lulusan tidak hanya perlu kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan memiliki keterampilan berpikir kritis untuk menghadapi tantangan global. Keterampilan berpikir kritis menjadi kompetensi esensial bagi mahasiswa abad ke-21, penting untuk menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan mengambil keputusan berbasis bukti. Namun, kemampuan berpikir kritis mahasiswa Indonesia masih rendah, terutama dalam evaluasi argumen dan sintesis gagasan, menunjukkan perlunya strategi pedagogis yang efektif. Critical Journal Review (CJR) adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendorong mahasiswa mengkaji jurnal ilmiah secara mendalam. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa CJR dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui analisis sistematis literatur. Di Universitas Negeri Medan, meskipun CJR telah diterapkan, mahasiswa masih kesulitan memahami makna mendalam dari telaah kritis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan metode CJR dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa terhadap artikel ilmiah. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang reflektif dan kontekstual, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan akademik dan profesiona