Peli, Yohanes Suban
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PPPUD Produk Olahan Pisang Lokal Khas NTT Berbasis Inovasi Teknologi Semi Otomatis Bire, Christa Elena Blandina; Sudarmadji, Petrisia Widyasari; Hattu, Edwin Pieter Dominggus; Manafe, Janri Delastriani; Peli, Yohanes Suban
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2020.v4i2.1172

Abstract

PPPUD merupakan program pengembangan produk unggulan daerah dalam bentuk pengabdian masyarakat dengan keunikan/ciri khas yang di hasilkan oleh kelompok usaha tertentu. Kelompok usaha bersama (KUBE) Legit Sari di desa Nunleu – Kecamatan Oebobo – Kupang – Nusa Tenggara Timur adalah mitra kerja tim dosen Politeknik Negeri Kupang pada kegiatan pengabdian masyarakat, yang mana usahanya sudah berjalan kurang lebih lima tahun dan bergerak pada usaha olahan pangan lokal. Permasalahan yang di temui pada mitra ini adalah proses produksi, inovasi produk, pembenahan fasilitas untuk menunjang kualitas produk. Metode yang di gunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : metode transfer teknologi dan metode knowledge. Solusi permasalahan yang menjadi target kegiatan adalah : Perbaikan kecepatan proses produksi dengan penerapan mekanisasi pengaduk dodol dan mekanisasi pengiris dodol yang ergonomis; perbaikan kualitas produksi dengn inovasi penambahan varian rasa pada dodol; perbaikan model labelling dan pengemasan/pengepakan untuk meningkatkan higienis dan kualitas produk dodol; pengadaan fasilitas penunjang produksi dan semua kegiatan ini di akhiri dengan evaluasi berupa monitoring hasil kerja dari mitra dengan tim dosen Politeknik Negeri Kupang.
RANCANG BANGUN FILTER AKTIF DAN PASIF UNTUK MEREDAM TERJADINYA HERMONIK PADA DESAIN PENYEARAH TERKENDALI 3 FASA DENGAN BEBAN MOTOR DC Koten, David Suban; Peli, Yohanes Suban; Reiwuty, Vian Alfa
Jurnal Ilmiah Flash Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/flash.v10i1.1275

Abstract

Abstrak Dalam mengontrol tenaga listrik biasanya digunakan suatu konverter yang merubah tenaga listrik AC menjadi DC dengan tegangan yang bervariabel, yakni berupa penyearah terkendali. Pada aplikasi ini biasanya digunakan komponen elektronika daya penyearah thyristor, dimana perubahan tegangan keluaran penyearah thyristor ini tergantung pada pengontrolan penyalaan dari thyristor. Namun adanya penggunaan konverter dalam sistem akan menimbulkan tegangan atau arus yang non-sinusoidal. Bentuk tegangan atau arus yang non-sinusoidal tersebut akan menghasilkan arus harmonik. Harmonik merupakan salah satu fenomena gangguan sistem tenaga listrik karena terjadinya distorsi pada bentuk gelombang arus dan tegangan. distorsi pada arus dan tegangan ini bersifat periodik dan disebabkan karena dihasilkannya komponen-komponen gelombanng dengan frekwensi berbeda dari gelombang fundamentalnya, oleh karena itu di butuhkan filter untuk mengurangi besarnya harmonik yang timbul. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi riak frekwensi rendah pada sistem 3 fasa serta menganalisa kinerja penyearah terkendali tiga fasa dengan menggunakan PSPICE ( Simutation program With Integrated Circuit Emphasis) Penelitian ini juga bertujuan untuk melakukan analisis dan simulasi SPSPICE perbandingan kinerja filter hibrid dengan membandingakn hasil simulasi dengan pengujian laboratorium guna mengetahui berapa besar harmonik (THD), Efisiensi, Faktor kerja dan Riak tegangan dan Arus pada sistem Tiga fasa. Dengan diketahui kinerja dari filter hibrid yang di buat dalam penelitian ini, penelitian ini bisa dilakukan penelitian lanjutan yakni mendesain filter hibrid pada sistem pembangkitan. Mengkompensasi harmonik pada sistem Tenaga listrik.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS TEKNOLOGI IRIGASI TETES DENGAN ENERGI HIJAU PADA KELOMPOK TANI Koehuan, Verdy A.; Odja, Molina Olivia; Peli, Yohanes Suban; Nampa, I Wayan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.21035

Abstract

Abstrak: Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) bekerja sama dengan mitra kelompok tani Bethesda yang dilaksanakan di lokasi mitra di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, propinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendorong peningkatan usaha budidaya produksi tanaman hortikultura. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penerapan teknologi Sistem Irigasi Tetes (SIT) dengan energi hijau sebagai sumber energi sistem berupa aplikasi energi surya. Pendampingan kepada anggota kelompok tani Bethesda (15 orang) dan aplikasi penggunaan teknologi tersebut untuk mengatasi persoalan mitra yakni menurunnya tingkat produksi hingga kegagalan panen oleh petani akibat kekeringan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melalui focus group discussion (FGD) dan praktik langsung dilapangan tentang teknologi tersebut. Evaluasi melalui kuisioner yang diberikan kepada responden (mitra) sebelum dan sesudah kegiatan untuk melihat presentasi peningkatan kemampuan petani. Hasil kegiatan ini adalah selain produk teknologi pada lokasi mitra, terjadi peningkatan level dan kapasitas petani hingga 85,93 % dengan harapan adanya keberlanjutan teknologi pertanian untuk membantu petani dalam usaha budidaya tanaman hortikultura.Abstract: The Community Empowerment Program by Students (PMM) in collaboration with Bethesda farmer group partners is carried out at partner locations in East Penfui Village, Central Kupang District, East Nusa Tenggara province to encourage increased cultivation of horticultural crop production. This activity aims to implement Drip Irrigation System (SIT) technology with green energy as a system energy source in the form of solar energy applications. Assistance to members of the Bethesda farmer group (15 people) and application of the use of this technology to overcome partners' problems, namely decreasing production levels and crop failure by farmers due to drought. The method of implementing activities is through focus group discussions (FGD) and direct practice in the field regarding this technology. Evaluation through questionnaires given to respondents (partners) before and after the activity to see the presentation of increasing farmers' abilities. The result of this activity is that apart from technology products at partner locations, there has been an increase in the level and capacity of farmers by up to 85.93% with the hope of sustainable agricultural technology to help farmers in cultivating horticultural crops.