Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menyusun Soal PKP-PKA Berstandar Adalah Keniscayaan Tahir, Budiman
Phinisi Integration Review Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v4i1.19355

Abstract

Artikel ini didasari belum tuntasnya tugas widyaiswara melaksanakan tugas pokoknya dalam proses pembelajaran, yakni melaksanakan evaluasi pembelajaran. Tidak sedikit widyaiswara abai terhadap evaluasi pembelajaran, tidak membuat instrumen apatahlagi melaksanakan evaluasi pembelajaran. Bertujuan untuk mendeskripsikan cara menyusun kisi-kisi soal, menyusun soal PKP-PKA berstandar, dan menyusun soal PKP-PKA berstandar secara online menggunalan aplikasi.  Artikel ini merupakan kajian pustaka. Hasil pembahasan dinyatakan bahwa kriteria menyusun kisi-kisi soal meliputi: pemilihan sampel materi, jenis tes yang akan digunakan, dan jenjang kemampuan berpikir yang ingin diuji. Menyusun soal pilihan ganda atau uraian mengacu pada aspek: materi, konstruksi, dan bahasa. Membuat soal kuis menggunakan aplikasi, misalnya google form, dengan langkah-langkah: Buka Google Formulir, kemudian klik ikon Plus; Di bagian kanan atas, klik Setelan; Klik Kuis lalu Jadikan ini sebagai kuis; Opsional: Untuk mengumpulkan alamat email, klik Umum lalu kumpulkan alamat email; dan e) Klik Simpan.
Pengembangan Model Pembelajaran Antikorupsi Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pelatihan Dasar CPNS Tahir, Budiman
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v9i1.70374

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran antikorupsi yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah penelitian pengembangan dengan prosedur penelitian tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan melalui kajian kepustakaan dan survey pendahuluan; tahapan pengembangan dengan menyusun draft model, ujicoba terbatas, ujicoba lebih luas, dan finalisasi model; dan tahap pengujian/validasi model. Hasil penelitian adalah Pertama, kondisi pembelajaran antikorupsi saat ini cukup memadai, mulai dari dukungan fasilitator dengan latar belakang pendidikan yang berstandar, termasuk dukungan sarana dan prasarana pendidikan, sumber/media pembelajaran yang dapat dioptimalkan dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Kedua, model PMPA-BKPM yang dikembangkan dalam penelitian ini, mulai dari tahapan desain, implementasi, dan evaluasi, dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pembelajaran antikorupsi. Ketiga, hasil uji model menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah setelah menggunakan model PMPA-BKPM dalam proses pembelajaran. Keempat, karakteristik model PMPA-BKPM terletak pada pemecahan masalah sebagai kegiatan pembelajarannya.