Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A new approach to determining the slip surface in tuff to determine the volume of landslide material: A case study on the West Sinjai road section, Sinjai Regency, South Sulawesi, Indonesia Busthan, Busthan; Pachri, Hendra; Alimuddin, Ilham; Bahri, Syamsul; Bundang, Syarifullah
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2024.112.5533

Abstract

Analysis of landslide slip surface based on the engineering properties of tuff rocks, including shear strength, water content, and infiltration rate on the West Sinjai road section, South Sulawesi, Indonesia. This study aimed to analyze the effect of shear strength, water content infiltration rate, and weathering grade of tufa rocks in the study area. The methods used in this study area included a study of weathered tuff profile characteristics, weathered tuff infiltration testing and residual soil (RS) determination of weathered tuff water content and residual soil, and testing of shear strength of weathered tuff and residual soil. This research used aspects of engineering geology, including shear strength, water content, and infiltration rate, as well as rock weathering grade to determine the slip surface in tuff to determine the volume of landslide material. The results showed that the tuff profile consisted of four grades, namely moderately weathered tuff (MW), highly weathered tuff (HW), completely weathered tuff (CW), and soil residual (RS). The rate of tuff infiltration increases with increasing weathering grade. The water content is more significant with the high degree of weathering of tuff. At the same time, the shear strength decreases with high weathering. Therefore, the research area is prone to landslide events. The slip surface is in a layer of moderately weathered tuff rock (MW), and those that experience landslides are highly weathered tuff rock (HW), completely weathered (CW), and residual soil (RS).
Penguatan Kapasitas Masyarakat dan Pelaku Usaha Tambang dalam upaya Pertambangan Berkelanjutan di Sungai Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur Kabupaten Takalar Imran, A M; Safruddim, Safruddim; Irvan, Ulva Ria; Farida, Meutia; Busthan, Busthan; Sultan, Sultan; Burhanuddin, Muh Sulhuzair; Hidayah, Bahrul; Masse, Asti Gindasari; Jamil, Arifuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.817

Abstract

Pemanfaatan lahan Sungai Barugaya untuk kegiatan pertambangan aluvial di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dilakukan secara intensif guna memenuhi kebutuhan material masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Aktivitas ini berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, melibatkan masyarakat serta pelaku usaha tambang dalam setiap tahapan kegiatan. Program difokuskan pada penguatan kapasitas melalui pelatihan teknis tentang praktik pertambangan ramah lingkungan, reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, serta pengelolaan limbah tambang. Selain pelatihan, dilakukan observasi langsung di lokasi tambang dan wawancara mendalam (in-depth interview) untuk mengidentifikasi praktik, tantangan, dan kebutuhan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan prinsip pertambangan berwawasan lingkungan. Program ini efektif dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab, mandiri, dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada upaya perlindungan ekosistem Sungai Barugaya.